Home » , » Kulgram 4 - Sinergi Dakwah dengan Pesantren di Jeneponto

Kulgram 4 - Sinergi Dakwah dengan Pesantren di Jeneponto

Penulis : rumah quran stan on Jumat, 17 April 2020 | 23.20.00

Ustadz Ahmad Ulul Azmi -peci hijau-

14 Maret 2020...
Yang terjadi saat itu di luar dugaan...

RQ STAN bersiap hidupkan masjid dengan kajian...
ketika tiba-tiba banyak pengajian tutup dan menutup diri....
Bahkan sang narasumber mengingatkan sekali lagi, "Akhi, antum yakin kajian kita tetap jalan?"

Saat itulah, diambil keputusan yang cukup berat...
Pihak MBM menyarankan ditunda, pihak ANNUR tidak berani menerima aktivitas selain hanya shalat 5 waktu, pihak kampus juga sudah lakukan keputusan mendadak: "liburan diperpanjang"

Dan kajian Bekal Pengajar Quran itupun gagal total...
Tapi kami tidak kemudian bersedih, karena masih ada kajian di maam harinya...
sudah teragendakan sejak lama...

KULGRAM RQ STAN...
Sinergi Dakwah dengan Pesantren di Jeneponto

Sebuah pengantar KULGRAM:
Dibalik segala kesulitan, Allah tetap hadirkan tak terhitung ni'mat, yang semoga bisa tetap qt syukuri dgn berperan optimal di dalam kehidupan ini. No worries, no panic, keep watch, but empower smile and happy 😊 smoga imun kita kuat, mental kita terbaek, ruhani qt dahsyat, sejalan dengan ikhtiar kita. Aamiin ya Rabb...

Mari kita MOVE-ON, membahas materi Kulgram kita yang satu ini. Ahay, habis dari Papua, sharing dakwah Quran ala Kulgram kita bergeser ke kakinya pulau Sulawesi, disana ada Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dan di sana, jauh dari hiruk pikuk dan deru kesunyian desa, ada akhina, ustadz Ahmad Ulul Azmi, dengan sinerginya bersama pesantren Quran Jeneponto. Yuk kita tengok sosok narsum kita dulu:

  1. Bukan kebetulan nih ya, ternyata narsum kulrgam 3 kita pekan sebelumnya, Ustadz Mukhlis satu daerah asal dengan narsum kali ini, ustadz Ahmad Ulul Azmi yakni: Pamekasan, Madura. Maa syaa Allah. Bumi yang diberkahi, karena menghasilkan kader Quran ke Papua dan Jeneponto.
  2. Bedanya, ustadz Mukhlis kuliah di STAN saat RQ STAN baru diinisiasi. Sedangkan ustadz Ahmad Ulul Azmi ini memang santri RQ STAN cabang MBM tahun 2016-2017.
  3. Kalau ustadz Mukhlis pernah ngajar di: FHQ An Nashr + FHQ Ar Ridho, maka, ustadz Ahmad Ulul Azmi: FHQ MBM + FHQ Ar Ridho. Hm... mirip-mirip yaa, walaupun beda tahun 2011 >> 2017.
  4. Kalai ustadz Mukhlis tipenya santuy dengan materi slide saja tapi isi materinya menggebu-gebu. Nah, ustadz Ahmad Ulul Azmi ini detail (materinya audio dan slide), serta penyampaiannya yang santuy. 
  5. Histori bagaimana ustadz Ahmad Ulul Azmi bisa memperoleh channel pesantren Quran di kota kecil Jeneponto, ternyata tidak lepas dari FHQ ANNASHR. Dari jaringan FHQ inilah, sudah berdiri sebuah pesantren di Jeneponto tempat ustadz Ahmad Ulul Azmi akhirnya ikut bersinergi... Kuy kita lihat bagaimana alur diskusi selama kulgram?

Materi Kulwap 4 - Klik DISINI  
Isi Materi:
- File ppt: Sinergi Dakwah Quran di Pesantren Jeneponto 18 slide + Biodata
- File audio: 10 file sesuai nomor slide


Tanya Jawab Slido:

1...
Bagaimana kurikulum FHQ di sana, Ustaz, apakah seperti di sini (dibagi menjadi kelas tahsin 1, 2, 3, takhasus)? ² Santri di sana rata2 usia berapa, Ustaz?
===========================

Kurikulum mirip seperti FHQ An-Nashr, karena memang dulu Ustadz Imam (Al Faruq) datang kesini kemudian bertemu Ustadz Abdurrahman..

Santri FHQ mirip2 disana juga usianya, tapi mayoritas disini Ibu2 😁

Kalau santri pondok dari usia SD, SMP, SMA, Kuliah ada semua..

Yg seumuran saya juga ada..


2...
Apa tantangan terberatnya ustadz? Apakah sempat ada penolakan dari pesantren terhadap konsep yang antum tawarkan?
===========================

Tantangan terberat sebenarnya dalam proses pencarian, sebagai orang baru yg tinggal di tempat baru butuh adaptasi terlebih dahulu dengan lingkungan baru..

Alhamdulillah sejauh ini tidak ada penolakan dan didukung penuh oleh pesantren..

3...
Berapa jumlah santri aktif tetap dan PP di sana. bagaimana membuat mereka semangat terus utk menghafal. Pas jenuh misalnya?
===========================

Jumlah santri aktif tetap -+40 orang, memang dari Ustadz Abdurrahman sengaja menahan jumlah santri di kisaran angka tsb dikarenakan keterbatasan tempat dan status pondok yg saat ini statusnya menumpang tempat.

Santri PP dulu ada 2, saya dan teman kantor saya (tenaga PPNPN 2 tahun lebih muda dari saya). Sekarang sisa 1, tinggal saya sendiri 😆. Teman saya memilih resign dan fokus untuk menghafal Qur'an di pondok sebagai santri tetap (tanpa ada paksaan dari saya, saya sendiri kaget tiba2 teman saya memilih resign, tapi masyaallah ini sebuah hikmah nyata dari Allah untuk menjadi pelajaran).


Sebagaimana Pondok Pesantren pada umumnya setiap pekan ada jadwal olahraga, biasa main bola/futsal dan setiap ada santri yg selesai sima'an baik 1 juz/ 5 juz biasanya diundang makan ke rumah santri tsb, cukup menjadi hiburan bagi santri disini karena biasa makan mie dan 2T (tahu, tempe) tiap hari 😂

biar ga jenuh, ada olahraga futsal dan makan2 di rumah yg sdh selesai sima'an. Jurus terakhir kalau sudah pada jenuh yaitu motivasi2/cerita Ustadz Abdurrahman sewaktu dulu Beliau jadi santri 😁


4...
Sebagai alumni/anak STAN, selain nyantri qt bisa membantu apa saja di pesantren tsb? Benchmarking ke ust Azmi, hehe
===========================

Banyak sebenarnya sesuai dengan kemampuan masing2 dan siap jika sewaktu2 ditugaskan oleh Pak Kiai/Ustadz...

Kalau santri disini biasa ditugaskan untuk menjadi pengajar FHQ, mengisi khotbah jumat, imam tarawih..


Kalau sebagai alumni STAN yg basicnya paham tentang keuangan, bisalah kita ikut bantu terkait keuangan juga..


5...
Apakah disana ada program talaqqi/setoran hafalan online?
===========================

Tidak ada ustadz, offline semua.. 
Santri PP nya cuman 1 soalnya 😆


6...
Gimana kiat bagi waktunya ust Azmi, kerja di KP2KP (pajak) sembari nyanttri? hm... sibuk gak ya? setau saya KP2KP itu semacam eselon 4 dibawahnya KPP (pelayanan pajak)
===========================

Betul ustadz dibawahnya KPP Pratama Bantaeng..

Alhamdulillah sejauh ini saya usahakan untuk urusan pekerjaan cukup dari jam 07.30-17.00..

Saya luangkan waktu untuk tilawah/murojaah dari ba'da shalat subuh-selesai..
Biasanya selesainya sambil ngantor sekitar jam 10an..

Habis ngantor jam 17.00 istirahat sejenak untuk persiapan pergi ke pondok..


Maghrib di pondok-selesai... 😁


CLOSING STATEMENT

  • Teman2 selebgram yg dirahmati Allah..
  • Menghafal Al-Qur'an adalah suatu pekerjaan yg mulia..
  • Para penghafal Qur'an adalah hamba pilihan.. 
  • Maka beruntunglah kita yg setiap harinya kita lalui dengan membaca/menghafal Qur'an..
  • Teruslah menghafal meskipun tidak hafal2.. 
  • Carilah kawan yg bisa menyemangatimu dalam menghafal..
  • Karena menghafal Qur'an bukan tentang seberapa cepat kita bisa menghafal.. Melainkan tentang seberapa kuat tekad kita dan iman kita terhadap ayat2 Allah.. 
  • Teruskanlah perjuanganmu menghafal Qur'an dimanapun berada..
  • Dan ketika ada orang yg bertanya..
  • "Dulu kuliah dimana?" 
  • Jawablah..
  • "STAN (Sekolah Tahfidz Al-Qur'an Negara)" 😁
  • Demikian dari saya,
  • Tetap semangat.. 



Wassalamu'alaikum wr. wb.

Disebutkan di slide beliau:SEKALI MEMULAI JANGAN PERNAH MENGAKHIRI TAPI SELESAIKAN 😭
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |