Home » , , » Bagaimana Teknik Menghafal Quran ala Mesin Kecerdasan STIFIN

Bagaimana Teknik Menghafal Quran ala Mesin Kecerdasan STIFIN

Penulis : rumah quran stan on Sabtu, 22 Februari 2020 | 06.50.00


Tulisan ini sengaja dibuat setelah menyaksamai (dan mentadaburi) buku Era Genetik yang ditulis oleh 15 penggagas Era Genetika dan dipengantari oleh Farid Poniman, penemu konsep STIFIn.

Dari konsep ini, kita perlu menyadari: cara kita menghafal, bergantung pada tipe STIFIn mana diri kita termasuk di dalamnya? Karena STIFIn itu kepanjangan dari 5 tipe tersebut: SENSING, THINKING, INTUITING, FEELING, dan INSTING.


Oiya bagi yg sudah tes STIFIN, mungkin kita sudah tahu cenderung di teknis menghafal berdasarkan ke-5 tipe tadi. Nah, bagi yang belum, silakan bisa mencoba-coba teknis menghafal sesuai tipe-tipe berikut ini. Siapa tahu setelah cocok, kita jadi makin semangat dalam menghafal...

1. SENSING
  1. Pilih 3 bolpoin beda warna dgn warna2 yg kontras
  2. Definisikan tanda: warna, lingkaran, dan garis
  3. Tandai:
    • Ra’sul: awal ayat
    • Potongan ayat yang sama (contohnya: walaqod / laqod)
    • Tandai yg sulit diingat, sering tertukar, sering lupa
  4. Ketika akan menghafal ½ atau 1 halaman, tandai seperti poin 3 (jangan pas menghafal)
  5. Baca ½ atau 1 halaman + terjemahan (1x)
  6. Mulai membaca bagian pertama ( ½ yg pertama) sambil melihat mushaf sebanyak 20x dan usahakan mengingat urutan “awal” ayat
  7. Lafalkan tanpa melihat mushaf sebanyak 10x (boleh ngintip)
  8. Tandai yg sulit (bila ditemukan ada yg sulit di luar poin 4)
  9. Lafalkan tanpa melihat mushaf sebanyak 10x (eits, ga boleh ngintip)
  10. Lanjut ke bagian kedua ( ½ yg kedua) dari poin 6-9
  11. Gabungkan bagian pertama dan kedua dari poin 5
  12. Ulang hafalan tersebut 3x tanpa melihat mushaf
  13. Setorkan… 

2. THINKING

  1. Bagi 1 halaman jadi 3 = 5 baris
  2. Gunakan alat tulis utk tandai awal ayat dan akhir ayat
  3. Gunakan lembar catatan utk catat awal ayat dan nomornya
  4. Tentukan target waktu. Misal 60 menit / 6 = 10 menit
    • 10 menit / 2 = 5 menit utk membaca lafal, 5 menit utk terjemahan
    • 10 menit utk hubungkan lafal dengan terjemahan
    • 10 menit utk hafalkan 5 baris pertama (cth: dgn cara mengulang-ulang)
    • 10 menit utk hafalkan 5 baris kedua 
    • 10 menit utk hafalkan 5 baris ketiga
    • 10 menit utk gabungkan hafalan ke-3 bagian baris: poin c, d, e
  5. Hafalkan halaman kedua dengan cara no. 4
  6. Lafalkan ke-2 halaman tsb (poin 4 dan 5) tanpa lihat mushaf sampai lancar selama 30 menit
3. INTUITING

  1. Mulai menghafal dgn baca terjemahan, pahami kisah/alur ceritanya
  2. Baca per ayat dan diulang-ulang sampai hafal. 
  3. Tidak ada patokan waktu, yang penting terus diulang sampai hafal/lancar
  4. Saat menghafal, tandai kata2 sulit/mirip dgn cara dibulatkan (pulpen/pensil/stabilo)
  5. Jangan menghafal sebelum baca terjemahan krn intuiting punya daya ingat berperistiwa
  6. Ekspresikan dgn mimic wajah, gerakan tangan. Bila perlu menghafal di depan cermin, sehingga memudahkan utk menghafal
4. FEELING

  1. Mendengarkan 1 ayat 10x tanpa lihat mushaf = merekam scr audio. Perhatikan waqof, kadar panjang pendek dan dengung, utk memudahkan menghafal
  2. Membaca 1 ayat 10x = merekam scr visual. Baca dgn hayati maknanya utk hadirkan tokoh sambil amati dgn cermat agar dapatkan gambaran utuh ttg lafal dan makna.
  3. Mendengarkan + membaca 1 ayat 10x = sambil dengarkan, iringi dgn membaca
  4. Menghafal 10x = tanpa dengarkan/tanpa lihat mushaf. Caranya:
    • Menghafal sedikit2 per kalimat, diulang sambil hayati terjemah, bayangkan letak dan barisnya
    • Setelah lancar, tambah kalimat berikutnya, diulang sampai benar2 hafal 1 ayat
    • Pindah ke ayat2 berikutnya dgn cara 1-4
    • Rangkaikan antar ayat dgn mengulanginya 10x (lafalkan tanpa melihat mushaf)
    • Bila perlu, kalimat sulit diberi tanda dan slalu diulang-ulang
    • Dalam merangkai antar ayat, perhatikan akhir ayat dgn awal ayat berikutnya
  5. Setorkan ke teman 2 halaman sebelum ke musyrif dgn 5x tasmik (utk setor halaman kedua, halaman pertama ikut disetorkan)
*dilarang mengganti2 mushaf

6. INSTING

  1. Cari tempat tenang, kondusif, jauh dr ramai/bising. Prioritaskan utk bisa berkonsentrasi dan tenang (tdk terbawa emosi). Perbaiki mood.
  2. Gunakan pintu apa saja yg bisa: audio, visual, kinestetik. Mainkan nada murottal (optimalkan kecerdasan musical).
    • Daya pikir: fokuskan pikiran, baca terjemahan, pahami makna
    • Visual: Hafalkan tata letak, posisi kata
    • Kinestetik: gunakan gerakan tubuh utk ekspresikan ketika terjemahkan ayat
  3. Hafalkan per ayat dr tiap halaman
  4. Formulasi 20:
    • 20x baca dgn khusyu’ dan tawadhu 1 halaman penuh
    • 20X baca per ayat dgn merekam/menghafal
    • Lakukan penggabungan ayat tiap selesai menghafal ayat baru. Ayat 1 dan 2 dibaca 10x, lalu Ayat 1-3 = 3-10x. Begitu seterusnya sampai 1 halaman.
    • 10x melafalkan tanpa lihat mushaf

Secara umum, cara kita menghafal Quran adalah sebagai berikut:

  1. Membaca keseluruhan ayat dan artinya sehingga tergambar maknanya
  2. Mengulang-ulang sambil melihat mushaf 40x (hingga 100x)
  3. Berupaya menghafal tanpa lihat mushaf. Setelah hafal, bisa juga dengarkan murattal utk melancarkan
  4. Dalam kondisi apapun, upayakan berkonsentrasi saat menghafal: melatih otak utk konsentrasi dlm berbagai keadaan
  5. Bersiap setorkan hafalan serta berkomitmen utk rutin tilawah sehari 5-10 juz




Disadur dari Buku “Era Genetik” para aktivis STIFIN

Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |