Home » , , » Kenapa Sih Kita Menghafal Quran? (+Action Learning Tahfidz Camp)

Kenapa Sih Kita Menghafal Quran? (+Action Learning Tahfidz Camp)

Penulis : rumah quran stan on Senin, 30 Desember 2019 | 21.59.00


4 hari ziyadah 1 juz tidak akan bisa berhasil tanpa didukung skema pascakegiatan yang powerful dan optimistis. Kenapa powerful? Karena kegiatan yang fokus dan tertata tersebut dapat menjaga hafalan yang sudah disetorkan secara sporadis selama tahfidz camp. Kenapa optimistis? Karena ia akan menjaga hati dari baper, ketika kegiatan powerful itu sudah dilakukan ternyata hafalan belum juga kuat. Disinilah butuhnya kesabaran dalam menjaga hafalan. Jangan mudah menyerah untuk terus mengulang, mengulang, dan mengulang hafalan.

Sebegitu pentingnya kegiatan penutupan tahfidz camp, demi terciptanya action learning peserta yang tidak berhenti hanya sampai di penutupan ini saja, maka diperlukan motivasi yang kuat. Alhamdulillah founder motivasingle, BarbeQu, sekaligus Qori' Ammar TV, Ustadz Rizal Wahid, berkenan hadir dan memotivasi kami semua.


KENAPA Kita Harus Menghafal Quran?
Sering kita mendengar pertanyaan dasar "bagaimana" semisal "bagaimana sih, caramu menghafal Quran? Bagaimana sih caramu menghilangkan baper ketika menghafal? Bagaimana sih tips menghafal cepat? Bagaimana sih agar 10 menit bisa dapet 1 halaman hafalan?"

Kita terjebak dengan pertanyaan "bagaimana". Padahal, bagaimana itu cocok-cocokan, bagaimana itu cara, bagaimana itu teknis. Ibarat dari rumah ke masjid, kita bisa melewati jalan manapun, dengan mengendarai apapun, yang cocok dengan kita, yang nyaman dan mampu menjaga semangat kita. Lalu, kalau bagaimana itu teknis, apa pertanyaan konsepnya agar kita semangat menghafal Quran.

KENAPA...
Ya, kenapa ini pertanyaan pondasi, konsep dalam melakukan sesuatu. Bila tidak punya alasan kenapa, kita tak mungkin melakukannya. Kenapa kok walau jauh bagaimana pun lokasinya, kita tetap datang ke masjid? Karena Allah mengiming-imingi pahala besar. Yang menjadi penguat itu bukan cara hadirnya tapi alasan kenapa harus hadir. Begitu pula dengan menghafal: semakin banyak alasan kenapa kita harus menghafal Quran, semakin kokoh kita dalam mendawamkan dan menjaga hafalan itu. 

Maka, jawaban dari pertanyaan kenapa ini, sedikitnya ada 3 konsep utama:

1. Quran merupakan sumber keberkahan. Yang dicari dalam hidup ini: ketenangan hati.

πŸ”°Berkah : ziyadatul khoir (kebaikannya bertambah)
πŸ”°Al an'am 155 : kitab Al-Qur'an diturunkan dengan penuh berkah
πŸ”° harta, ketenaran, banyaknya dunia, tidak menjamin keberkahan seseorang

2. Yang berhubungan dengan Quran, pasti mulia di sisi Allah. Kalau sudah mulia di sisi Allah, maka dia akan mulia di hadapan manusia. 

πŸ”° malaikat jibril adalah malaikat paling mulia
πŸ”° nabi muhammad saw adalah nabi paling mulia
πŸ”° bulan ramadhan adalah bulan paling mulia
πŸ”° malam lailatul qadr adalah malam paling mulia
πŸ”° kemuliaan mereka bahkan dihormati oleh manusia, ex nabi muhammad berada di posisi pertama di dalam buku 100 orang paling berpengaruh di dunia karangan non-muslim. 

3. Interaksi apapun bersama Quran bernilai kebaikan

πŸ”° 1 huruf = 1 kebaikan x 10
πŸ”° quran sbg penolong/pemberi syafaat di hari kiamat bagi siapa yang membacanya
πŸ”° diberikan ketenangan, (sakinah), dicurahkan rahmat, dikelilingi malaikat, dan disebut-sebut namanya oleh Allah di hadapan penduduk langit.
πŸ”° orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Quran merupakan sebaik-baik manusia




Dalam surat Fathir ayat 32: "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar."

Ayat tersebut membuktikan pentingnya menjaga hafalan dengan menjaga akhlak. Golongan orang dengan hafalan Quran dibagi menjadi 3:
πŸ”° hafalan tidak dijaga = dzolimul linafsihi = akhlak tdk sesuai dgn akhlak quran, hafalan tdk berkah karena tdk membuat dirinya berubah.
πŸ”° muqtasid = pertengahan = kadang akhlak sesuai, kadang tidak.
πŸ”° perbuatan baik biidznillah (krn memang allah yg menolong utk berbuat baik) yakni berupa sabiqun bil khairat (orang-orang yang berlomba dalam kebaikan).

πŸ”° Catatan penting:
✅ Fungsi umum Tilawah = membantu menjaga hafalan (kalau sudah hafal)
✅ Murajaah bin nadzor = tilawah = membantu melancarkan bacaan (kalau belum hafal)
✅ Murajaah bil ghaib = tanpa buka mushaf = membantu menjaga hafalan
✅ Adzab kubur = org2 yg sengaja melupakan hafalan.
✅Di antara orang yang banyak munafiknya = kelompok penghafal quran, tapi akhlaknya tidak mencerminkan akhlak penghafal quran.  πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­
✅ Talbis iblis (jebakan iblis) = jika tdk bs mengeluarkan dr islam, ia akan menjauhkan dr nilai2 islam.
✅ Iblis umurnya jutaan tahun = sdh berpengalaman, sehingga tau kelemahan manusia
✅ Jangan sampai hafalan tidak merubah sikap kita untuk menjadi lebih baik
✅ Ahlul Quran adalah kelompok orang yg menjadi keluarga allah, dimuliakan secara khusus
✅ Tips agar hafalan terjaga = cek surat Al Muzzammil
  • ✅ Penghafal quran itu bangun malam, ½ atau 1/3 nya, membaca quran secara tartil. 
  • ✅ Tsaqila = qaulan tsaqila (muzzammil) / yauman tsaqila (al insan) = Yang siap-siap menjumpai hari-hari yang berat, harus rajin baca ayat-ayat yang berat.


πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”°⚠ πŸ”° 

Setelah kajian selesai, peserta Tahfidz Camp diminta melengkapi form evaluasi sekaligus action learning apa yang akan dilakukan meliputi: tilawah, murajaah, dan menambah hafalan kembali. Ke-3 agenda tersebut perlu ada siklusnya. 


Setiap kita sudah memiliki siklus ibadah: 
⚠ dari mulai syahadat yang diulang-ulang dalam shalat, 
⚠ shalat itu sendiri, dari yang wajib 5 kali sehari, dhuha tiap hari, QL mungkin sepekan sekali, hingga gerhana yang ada siklusnya (hingga puluhan tahunan),
⚠ zakat saja ada, menyesuaikan haul (ketercapaian waktu untuk pembayaran zakat), bila perlu sedekah-sedekah juga bisa dijadwal tersiklus
⚠ Puasa seperti ramadhan setahun sekali, ayyamul bidh (3 kali sebulan) sebaiknya dirutinkan, atau lebih rutin lagi senin-kamis hingga puasa dawud
⚠ Hanya haji yang boleh jadi tidak rutin, hanya yang mampu saja yang bisa melakukannya minimal sekali seumur hidup

Dari siklus ibadah tersebut, ahlul Quran wa ahlullah sewajarnya memiliki 3 agenda utama bersama Quran, berikut ini:
✅ TILAWAH: santri RQ 2-3 juz per hari, sehingga khatam 10-15 hari sekali, diulang-ulang terus jangan sampai jenuh (shalat aja gak jenuh khan). Karena makin sering, makin akrab, makin mudah dihafal (utk ayat-ayat yang belum hafal), makin berimplikasi pada menjaga hafalan (utk ayat-ayat yang sudah hafal).
✅ MURAJAAH: santri RQ semisal punya hafalan 1 juz, maka 2-4 pekan sekali harus full dimurajaah bil ghaib (misal dalam shalat sunnah/sambil melakukan aktivitas semiotomatis). 2-4 pekan itu berarti setiap hari rata-rata 2 halaman murajaah. Kalau 5 juz tinggal dikali 5 = 10 halaman per hari, begitu seterusnya. Murajaah tidak boleh berhenti. Ia adalah indikator lancarnya hafalan kita.
✅ ZIYADAH: inilah agenda santri RQ yang berbeda-beda. Ada yang disesuaikan dengan aktivitasnya, bisa 2 halaman sehari, ada yang 1 halaman, ada yang hanya 1/2 halaman. 

Action Learning ini penting...
Agar habis tahfidz camp, kita tidak membiarkan hafalan kita tenggelam oleh aktivitas duniawi yang kembali merajai waktu-waktu kita. Harus ada sedikit waktu yang difokuskan untuk terus menjaga hafalan kita.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–
======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi


Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |