Home » , , » 4 Tipe Fighter Tahfidz Camp (+Foto Akhwat Tahfidz Camp Akhir 2019)

4 Tipe Fighter Tahfidz Camp (+Foto Akhwat Tahfidz Camp Akhir 2019)

Penulis : rumah quran stan on Senin, 30 Desember 2019 | 10.08.00


Eh, omong-omong kita pastinya pernah mendengar hadits ini. Hadist tentang keutamaan jenis manusia berdasarkan Al-Quran. Ini hanya sekedar pengantar saja sebetulnya, tidak nyambung dengan tema kali ini, tapiii format haditsnya mirip (format dan strukturnya aja sih) 😅

“Dari Anas bin Malik dari Abu Musa Al-Asy’ari dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
✅ “Perumpamaan orang Mukmin yang membaca Al-Qur’an seperti buah Utrujah yang harum baunya dan rasanya enak. 
✅ Perumpaman orang Mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah At-Tamrah (kurma) yang rasanya manis namun tidak berbau harum. 
✅ Perumpamaan orang Munafiq yang membaca Al-Quran seperti tanaman Raihanah yang berbau harum namun rasanya pahit. 
✅Sedangkan perumpamaan orang Munafiq yang tidak membaca Al-Qur’an seperti tanaman Hanzhalah yang tidak berbau lagi rasanya pahit”. 
(HR. Darimi)

🔰⚠🔰⚠🔰⚠🔰⚠🔰⚠🔰


Dalam penyelenggaraan Tahfidz Camp ke-4 ini (21-24 Desember 2019), setelah awal tahun 2017, awal tahun 2018, dan awal tahun 2019... kami menyebut pesertanya adalah fighter. Karena mereka adalah pejuang, petarung, yang mengorbankan kenikmatan duniawi ala liburan akhir tahun, demi ikut berasyik masyuk selama 4 hari bersama Qur'an.

Nah, ada 4 tipe fighter dalam menyelami Tahfidz Camp Akhir Tahun 2019 ini, yaitu:

✅ Hafalnya lambat, waktunya dimanfaatkan seadanya
Ini bukan berarti yang terburuk, karena seluruh fighter adalah baik. Tipe ini hanya belum menemukan dengan metode terbaiknya saja. Belum lagi, ia suka baperan. Sehingga dikit hafalin, eh belum nyantol-nyantol, akhirnya baper. Akibatnya ia galau, memanfaatkan waktu sekenanya saja. Tidak memacu diri mengejar target dalam 4 hari yang terbatas itu.

✅ Hafalnya cepat, waktunya dimanfaatkan seadanya
Tipe ini sudah menemukan dengan metode terbaik menghafalnya. Namun, karena saking merasa hebat, atau mungkin ia terbawa suasana/lingkungan teman-teman fighter lain yang bertipe 1, akhirnya ia jadi nyantai. Begitu hafal, ia langsung setor. Setelah setor, ia istirahat, nunggu jam setoran berikutnya. Bisa jadi target tercapai, tapi yaa seadanya. Atau tidak tercapai, karena merasa banyak teman2 lain yang gagal mencapai target?

Hafalnya lambat, waktunya dimanfaatkan scr maksimal
Tipe ini sebagaimana dikisahkan ustadz Rizal Wahid dalam sesi penutupan Tahfidz Camp (reportase lihat disini), bahwa ada yang mengikuti kegiatan kejar hafalan dan setoran serupa tahfidz camp. Lantas si doi ini sedih krn hafalannya tidak secepat temannya, lalu dihibur oleh sang ustadz: "In syaa Allah pahala kamu lebih banyak". Lho kok bisa? Yaa, karena saking sulit ia rasakan (mungkin juga belum nemu strategi terbaik menghafalnya), tapi karena semangatnya yang menggebu-gebu, ia ulang-ulang terus itu hafalan (walaupun gak hafal2), sehingga kalau ditotal mungkin dia yang lebih banyak baca huruf dibanding teman2nya yang sudah setoran banyak. Ingat! Standar argo untuk pahala membaca Quran bukan seberapa hafal (krn kalo ga dijaga ya jadi hilang bukan), bukan juga seberapa setor, tapi seberapa banyak huruf yang terbaca. Karena 1 huruf = 1 kebaikan yang dilipatgandakan 10 kali.

✅ Hafalnya cepat, waktunya dimanfaatkan scr maksimal
Kalau tidak ada tipe terburuk, maka inilah tipe terbaik fighter Tahfidz Camp. Kemampuan menghafal yang barangkali didukung dengan kecerdasan diri, ternyata hadir pula pertolongan dari Allah, sehingga ia bukan hanya rajin setoran sesuai waktunya, melainkan juga memacu diri sehingga waktu-waktu yang singkat selama 4 hari itu berhasil ia lalui dengan baik. Tipe ini banyak dihuni para akhwat, tapi merupakan tipe tersedikit dari tipe-tipe lainnya. Semoga Allah tuntun kita menjadi tipe ini ketika tahfidz camp, juga ketika di luar tahfidz camp. Sehingga waktu2 yang banyak bisa kita manfaatkan, dan hafalan bisa kita setorkan sesuai harapan.

Masjid ANNUR lantai 2 berisi 46 peserta Tahfidz Camp dari kalangan akhwat setelah dibuka sejak Sabtu pagi-siang di MBM

Setiap santri berjuang menghafal dgn bermodalkan mushaf dan lembar mutabaah setoran. Bila diperlukan, suplemen dan corat-coretan sebagai sarana pendukung menghafal

Ini akhwat gaya visual. Mushafnya penuh warna hasil distabilo/corat-coret. Bila perlu, hayati makna/terjemahnya agar makin mengena dan mudah disave-as di hati.

Mushaf apapun yang penting nyaman bagi kita. 

Mencari teman seperjuangan agar saling berbagi semangat. Bila ketiduran, saling membangunkan. Saling menguji satu sama lain. Bila kelupaan, saling mengingatkan. Saling menguatkan sebelum setoran.

Makin banyak catatan di lembar mutabaah, makin besar poin yang diraih. Eh, bisa ditukar apa yaa, poin terbanyaknya???

Sesekali pindah ke MBM lagi, di belakangnya ada lapangan mini yang bisa dimanfaatkan, cukup utk relaksasi 46 orang. Selain daripada disebabkan oleh masjid ANNUR digunakan untuk walimatul ursy, jadi memilih pindah sebentar agar TC tdk terganggu dan walimahnya juga tdk terganggu

Antri setoran sembari mengulang-ulang hafalan. Jangan2 pas nyampe depan musyrifah, sdh dapet 1 halaman lebih, wkwkwk

Semoga aktivitas 4 hari ini memberatkan timbangan amal baik kita.
Semoga Allah menolong kita dalam menjaga hafalan yang sudah kita ziyadahi ini.
Semoga hafalan yang menjadi energi keberkahan dalam tiap aktivitas kita kelak.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
🏡 Baituna: bit.do/rumahquranstan
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
💌 gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |