Home » » Bekal MQB (4) - Kuliah Subuh 2

Bekal MQB (4) - Kuliah Subuh 2

Penulis : rumah quran stan on Sabtu, 30 Maret 2019 | 06.16.00

Ustadz Riyadhus Shalihin, S.Sos, Al-Hafizh

Pasca-QL dan Subuh hari ketiga: 17 Maret 2019

Beliau adalah mudhir Markaz Quran. 


✅ Bagi umat Islam, Bahagia itu karena 2: Iman dan Berita Kemenangan
✅ Adapun bagi orang lain: bahagia mereka semu. Maka, jangan heran ada orang mengeluarkan uang ratusan juta hanya untuk soundsistem sebuah konser. Padahal outputnya bukan bahagia hakiki, melainkan maksiat. 
✅ Orang yg tidak bersama Quran ada 2: tidak tahu atau BUTA (tidak bias merasakan kebahagiaan bersama Quran.
✅ Tantangannya adalah: Bagaimana agar bersama Quran menjadi kebahagiaan terbesar???

Apa sih Tujuan Ta'amul bil Qur'an (berinteraksi dengan Quran)?

🔥 Ta'abud (Beribadah kepada Allah)
✅ Bayangkan saja, tiap hurufnya bernilai kebaikan yang dilipatgandakan 10 kebaikan.
✅ Bersama Quran sudah include berdzikir kpd Allah (QS Qaf 45 dan Ali Imran 190-191)
✅ Agar ibadah makin berkualitas
✅ Agar tidak terlintas sedikitpun tentang maksiat. Ketika pikiran kosong yang menjadi pengisinya adalah Quran (membunuh lintasan pikiran utk bermaksiat dengan Al-Quran).
✅ Di dalam kisah hadistul ifki (fitnah kepada Bunda Aisyah), ummul mukminin disebut sebagai ghafilat (QS AnNur ayat 23), arti kata tsb adalah: berpikiran utk maksiat saja enggak, apalagi melakukan maksiat.
✅ Beribadah kepada Allah ala Quran khas Rasulullah adalah QL-nya panjang.
✅ Ibadah berkualitas ketika: "Innashshalaata tanhaa anil fahsyaa'i wal munkar"
✅ Tahapan panjang bersama Quran yang pertama: Tabarri/Baroah/ Berpaling dari selain Quran.
👉 Perasaan ini misalnya muncul ketika tilawah. Bukan dinamakan tabarri jika baca taawudz saat tilawah sudah berpikir kapan ya shodaqallah-nya?
👉 Dengan tabarri, kita akan merasa tenang ketika tilawah berjuz-juz dalam sekali duduk.
✅ Tahapan panjang bersama Quran yang kedua: Ta'ashul/Berdampak.
👉 Seperti pada Fudhail bin Iyadh, tatkala masih jahil (merampok rumah seorang perempuan), tatkala mendengar Adz-Dzariyat 22: "Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu", hatinya langsung terkena dampak.
👉 Fudhail berpikir, "Kalau di langit sudah dijanjikan rezeki, kenapa harus merampok?". Fudhail pun bertaubat hingga kita mengenalnya sebagai salah seorang tabiin yang shalih.
👉 Said bin Jubair adalah sosok tabiin yang dibunuh penguasa zhalim Hajjaj bin Yusuf. Lihat bagaimana saat akan dieksekusi, Said begitu tenang. Disuruh menengadah, lisannya mengucap ayat ttg langit. Disuruh membungkuk, lisannya mengucap ayat ttg bumi. Begitu seterusnya sampai Hajjaj jengkel.
👉 Syaikh Zarkasyi (kurang detail), dikisahkan hendak dibius saat bagian tubuhnya akan diamputasi. Namun ia memilih bius dengan Quran (menikmati ayat Quran).

🔥 Ta'amul (Ilmu banyak):  
✅ Keumuman lintas usia: anak kecil hafal Quran karena sering mendengar; anak remaja hafal Quran karena sering membaca/melihat; orang tua hafal Quran karena hati (baca terjemahan). Hal ini seperti yang dituangkan Quran dalam kalimat: sam'an (dengar), abshara (lihat), af'idah (rasakan).
✅ Logika: alim (bertambahnya ilmu) membuat kita amil (bertambah amal).
✅ Dalam surat al-Insyiqaq 19-20: (thobaq-an thobaq) menunjukkan bahwa tiap insan akan jalani perjalanan hidup (tingkat-tingkat kehidupan), lalu ditanya: "Kenapa kamu tidak beriman?" Maksudnya kepada Al-Quran.
✅ Quran menunjukkan indicator kualitas ibadah, indicator pertama untuk keimanan.
✅ Apapun kondisi hidup kita saat ini, ia bukan alasan untuk tidak bersama Quran. Contoh: jomblo berpikir nanti aja deh ngafal, pas udah nikah nyesel, pas udah tua, tambah nyesel lagi.
✅ Setiap profesi punya tanggung jawab/amanah standar masing-masing berikut mujahadah untuk meraih level tertingginya. PNS, programmer, guru, peneliti, dosen, dll.
✅ Maka, sambutlah Quran ini, dengan mujahadah yang jauh lebih besar. MUJAHADAH EXTREME.
✅ Mujahadah Extreme ini meliputi: DOA yang ekstrim, NIAT yang ekstrim, dan AMAL yang ekstrim.

🔥 Tarbiyah (Mendidik Jiwa Kita)
✅ Quran mendidik jiwa kita.
✅ Bukan hanya ketika tasmik (memperdengarkan), setoran, hingga murajaah, lebih jauh efeknya ke hati - HIDAYAH.
✅ Kegiatan Quran seperti mukhayam merupakan kegiatan yang berharga, baik bagi pendidikan jiwa dan daya perubah bagi diri pribadi di sisi Allah.
✅ Thalhah bin Ubaidillah, tatkala turun ayat lan tanaalul birra hatta... yang terjemahnya: "Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui.". Maka, Thalhah langsung menyedekahkan kebon kebanggaannya kepada Nabi Saw. Inilah pendidikan jiwa.
✅ Umar pernah ditarbiyah melalui budaknya tatkala memarahinya, lalu budaknya menyampaikan potongan ayat Quran: "Wallahu yuhibbul muhsinin". Yang dimaksud ihsan disini adalah ketika kita bias memberi hadiah kepada orang yg ngeselin (kalau hadiah utk yang berprestasi sudah biasa).
✅ Betapa besar manfaat ayat bila ia sanggup mendidik kita lebih baik, dengan tarbiyah/pendidikan yang mendekatkan kita kepada Allah.

🔥 Dakwah (Dakwah kpd Allah)
✅ Tujuan besar: Dakwah kepada Allah (menegakkan kalimatullah).
✅ Kalau dipahami menghafal Quran yang penting hafal, maka yang dipentingkan hanya sholeh secara pribadi.
✅ Seorang dai itu kekuatan terbesarnya dari Al-Quran.
✅ Bila hati kita bersih (karena dinaungi Quran secara rutin), in syaa Allah akan hadir semangat dakwah kepada Allah.
✅ Kecukupan bekal dai itu melalui Quran, krn nilai al-haqq yaa dari Quran.
✅ Mengapa tugas dai tak bisa lepas dari energy Al-Quran, karena dakwah sangat melelahkan, tak ada apresiasi untuk dai, ia juga butuh usia panjang (jauh melebihi usia biologis kita), dan agar terus terasa tenang ketika berdakwah, maka kuncinya adalah senantiasa bersama Al-Quran.

Tentang Doa
✅ Mintalah doa sama Allah: berikan Al Quran kepada kami (kenikmatan di dalamnya -pen).
✅ Berdoalah seolah-olah besok mau perang Badar (doa Rasulullah Saw yang sedikit mengancam Allah)
✅ Realisasikan doa tersebut dengan tidak merasa disibukkan selain oleh Quran
✅ Hal ini butuh pertolongan Allah, tentunya sembari menyadari syetan. Maka mintalah perlindungan Allah.

Kondisi Terberat Digoda Syetan
✅ Saat sakaratul maut: syetan berupaya semaksimal mungkin agar menjadi teman setia di neraka.
✅ Saat suami bertemu istri: syetan berupaya agar keturunannya bisa dengan mudah digoda
Saat mau tilawah: syetan tidak mau kita dekat dengan AlQuran.

✅ Macam-macam perasaan ketika dating godaan:
👉 Jamnya cepet banget yah?
👉 Sudah sampai halaman berapa ya kemarin, lupa? Akhirnya sibuk nyari ayat daripada baca Quran.
👉 Dibolak-balik sambal bergumam berapa halaman lagi ya? Berapa juz lagi ya?
👉 Kok gak masuk-masuk ya? (Ketika menghafal)


🔥 Semoga bermanfaat
🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
💌 gg.gg/infoDonasiRQSTAN
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |