Home » » Keutamaan Penghafal Quran - Ust Sayid Qutub

Keutamaan Penghafal Quran - Ust Sayid Qutub

Penulis : rumah quran stan on Kamis, 14 Februari 2019 | 06.17.00


Malam mingguan di masjid itu anti-mainstream. So, RQ STAN berupaya menjadikannya mainstream bagi santri RQ STAN, terlebih jamaah Masjid An-Nur pada 9 Februari 2019 lalu. Kajian Ustadz Sayid Qutub tentang keutamaan penghafal Quran ini bahkan dihadiri warga hingga nyaris pukul 22.00 WIB, sebuah kajian yang terlampau larut, walau tidak selarut mereka yang tenggelam dalam game online di malam yang sama. 😅 

Mari simak rentetan intisari kajian tersebut:
  • Renungan: kita memasuki masa 3 bulan sebelum Ramadhan. Mari tingkatkan amal sholeh dan berdoa semoga amal kita diterima oleh Allah.
  • Tentang keutamaan masjid sebagai tempat beribadah bahkan tempat menemukan jodoh (motivasi bagi yang jomblo), dapat kita tengok ke sahabat Nabi bernama Julaibib. Dia memiliki fisik yang tidak menarik, waktu meminang budak saja ditolak, lalu curcol ke Nabi Saw. "Wahai Nabi di akhirat nanti saya dapat pasangan gak? Budak aja ga mau jadi istri saya." Nabi Saw bersabda, "Tetapi kamu di sisi Allah bukan tidak laku." Cerita lebih lengkap disini. Intinya: Yg jomblo perbanyak ibadah. 🤭
  • Rasulullah Saw meninggalkan 2 hal: Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Saw. Dua hal yang tidak akan membuat umat tersesat. 
  • Turunnya Al-Quran secara sekaligus dari lauhul mahfudz ke Baitul Izzah. Baru setelah itu berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, dibawa malaikat Jibril ke langit dunia. Dari masa itu: 13 tahun di Makkah, 10 tahun di Madinah.
  • Quran adalah kitab yang penuh dengan keberkahan.
    • Jibril menjadi malaikat termulia gara-gara bertugas menurunkan wahyu Al-Quran selama waktu tersebut.
    • Nabi Muhammad Saw menjadi manusia yang paling mulia, sebagaimana ayat: "Muhammad mempunyai Budi pekerti yg agung." Kalau kau ingin mengagumi seseorang, pastikan ia sudah wafat. Pastikan wafat tersebut menutup semua aibnya, karena kalau masih hidup, ia masih berpeluang melakukan dosa. Maka, Nabi Muhammad menjadi teladan terbaik. Akhlak Nabi adalah Al-Quran.
    • Al-Quran turun di sebuah bulan, maka bulan tersebut menjadi mulia, sebagaimana disebutkan di dalam Al-Quran.
    • Al-Quran turun di waktu malam, maka malam tersebut menjadi mulia (malam Qadar yang penuh keberkahan).
    • Al Qur'an kalau dikirimkan ke manusia. Dia jadi keluarga Qurani. Ahlullah. Allah punya keluarga di muka bumi. Mereka Ahlul Quran. Membaca, menghafal, mengulang, tadabur, amalkan, dan dakwahkan quran. Mari, kita jadikan diri kita ke dalam golongan Ahlullah ini.
  • Segala sesuatu tergantung pada niatnya. Maka, Niat lebih besar drpd amal.
  • Sebuah hadits yang bercerita tentang 3 orang: 1 dermawan, 1 mujahid, 1 qari, ketiganya dimasukkan ke neraka karena ketika ditanya, Allah berkata, "kadzabta", bohong. Artinya: menjadi qari tidak menjadikan kita masuk surge, kecuali niatnya benar karena Allah. Pembahasan lebih lengkap disini.
  • Manusia diperintahkan halal dan thayib, sedangkan Org beriman diperintahkan yg baik (krn halal sdh jelas).
  • Al-Quran itu mudah bagi orang awam, memuaskan bagi kaum intelektual.
  • Kewajiban yang setara:
    • kewajiban puasa (Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba alaikumush shiyam),
    • kewajiban berperang (Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba alaikumul qitaal) 
    • kewajiban qishash (Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba alaikumul qishashu),
  • Membicarakan orang lain yang benar adanay disebut ghibah, membicarakan orang lain yang tidak benar disebut fitnah.
  • Bagaimana cara menghafal Al-Quran?
    • meninggalkan maksiat
    • berdoa
    • niat
    • bismillah
    • sungguh-sungguh
    • mempunyai metode
    • sabar (orang menghafal Quran lalu sabar mengundang ampunan Allah).
  • Macam-macam penghafal Quran (agar kita mengenal diri, memahami diri, sehingga mampu memperbaiki diri):
    • hafal cepat hilang susah (seperti Imam Syafi'i)
    • hafal cepat hilang cepat
    • hafal lambat hilang lambat
    • hafal lambat hilang cepat (seperti kita bukan?) 🤦‍♂
  • Strategi menghafal Quran:
    • perbanyak interaksi dengan Quran (perbanyak tilawah dan murajaah)
    • Ubah lingkungan diri dengan lingkungan Quran (sangat berpengaruh)
  • Mengapa ya? Kok tidak hafal-hafal?
    • Yang penting sering diulang. Makin diulang, makin berpahala, makin terpatri
    • Mengundang ampunan Allah 
    • Setelah kesulitan pasti dating kemudahan

Masih banyak serakan hikmah dari Ustadz Sayid Qutub, apalagi mengingat beliau memiliki berentangan gelar. Makin berilmu, makin merunduk, makin berat dan berbobot tiap ucapan beliau, namun makin cepat dan sulit terdokumentasi, jadi hanya pokok-pokok sajalah (dan sedikit cabang-cabang) yang berhasil direportasekan. Semoga kita dapat memahami dan terus berusaha mengamalkan. 🙂

Jazakumullah khairan Ustadz Dr. H. Sayid Qutub, S.Kom, S.Th.I, MA, M.Si, M,Pd, Al Hafizh
Rumah Quran STAN
================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
💌 gg.gg/infoDonasiRQSTAN
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |