Home » » Welcoming (TC Episode 2)

Welcoming (TC Episode 2)

Penulis : Ruqun Stan on Rabu, 30 Januari 2019 | 05.58.00


Tiba di suatu kota wisata, seorang traveler pasti disambut dengan sambutan terbaik oleh sang tuan rumah. Begitu pula turis-turis yang akan membahagiakan diri dalam ke-asyik-masyuk-an bersama Quran dalam 4 hari ke depan, pasti ada sambutan-sambutan indah yang terlalu berkesan untuk dirancang.

Pertama: Sarapan... 
Sarapan di pagi buta pkl 06.30 - 07.00 sembari registrasi. Ditemani butiran air yang serempak kompak menghunjam bumi. Hujan... Alhamdulillah... Allahummaa shayyiban naafi'an...

Kedua: Smartphone Diamankan...
Berapa kali kita baca Quran namun dialihkan oleh bunyi centong smartphone kita? Hm... Maka, agenda ini pun dirancang full tanpa smartphone selama 4 hari ke depan (kecuali ada urusan akademik kampus atau yang urgent). Ibarat mau masuk kolam renang, segala yang dikhawatirkan basah kudu ditanggalkan. Karena kita akan berbasah-basahan hingga lupa waktu bersama Quran, in syaa Allaah...

Foto adalah ilustrasi pada dauroh muwajjih RQ STAN - April 2018 yang juga dilakukan pengamanan smartphone

Ketiga: Bekal Diserahkan... 
Bekal yang cukup banyak: lembar mutabaah, modul materi, dan panduan selama mengikuti kegiatan. Di dalamnya dilengkapi peta perjalanan agar tidak tersesat (rundown), karakteristik lokasi wisata (kultur/budaya masjid tempat peserta menginap selama 4 hari), termasuk bekal menghafal agar dalam 4 hari ke depan tidak ada yang bersedih selama masa bahagia berwisata bersama Qur'an.

RQ STAN secara gratis membagi bekal-bekal tersebut dalam tautan ini:
  1. lembar mutabaah sisi 1 (setoran) klik disini
  2. lembar mutabaah sisi 2 (peta perjalanan dan info-info penting) klik disini
  3. bekal materi dari ringkasan training ust Ahmad Jazee klik disini
  4. pengantar dan panduan kegiatan Tahfidz Camp 2019 klik disini

Keempat: Tokoh Sukses RQ STAN Didatangkan...
Ada 2 tokoh RQ STAN yang dihadirkan: Ustadz Azzam Muflikhun, alumni RQ STAN takhasus tahun 2012 yang sukses menghafal 30 juz; juga Ustadz Sunarso, Alumni DIV STAN tahun 1999 sekaligus Pembina RQ STAN yang juga imam masjid Baitul Maal Kampus PKN STAN.

Ringkasan Sharing dari Ustadz Azzam Muflikhun:
  • Menghafal Quran itu bahagia
  • Berdasarkan pengalaman menjadi musyrif karantina Quran di Malaysia, di sana target menghafal satu hari = 10 halaman. Artinya 2 hari = 1 juz.
  • Standar menghafal begini 1 halaman = 1 jam.
  • Maka, peserta tahfidz camp RQ STAN seharusnya bersyukur karena 1 juz = 4 hari.
  • Runtutan setoran harian karantina Quran 10 halaman 1 hari:
    • Bangun sebelum subuh, menghafal 1 halaman
    • Setelah Subuh: 1 halaman
    • Sampai pkl 10: 2 halaman
    • pkl 10 - Zuhur: 2 halaman; ada qailuloh sebelum zuhur (tidur sejenak)
    • Zuhur - Ashar: 2 halaman
    • Ashar - Magrib: 2 halaman
    • Isya - jm 22: murajaah 10 halaman sehari.
  • Bagaimana menghindari lupa ketika menghafal 1 halaman? Karena yang sering terjadi adalah menghafal bagian bawah, bagian atas halaman tersebut sudah lupa duluan. Maka, dijawab: lakukan pembagian 1 halaman dibagi 3 bagian, dimana 1 bagian = 5 baris. Fokus pada tahapan menghafal per bagian dan lakukan pengaitan antar-bagian.
  • Bagaimana mengaitkan antar ayat: Dilakukan pengulangan agar mudah masuk. Jangan berpindah ayat sebelum suatu pengaitan antar ayat sudah berhasil dihafal. Misal ayat 1-2 dihafal, bila sukses baru masuk 1,2 dan 3, begitu seterusnya.


Ringkasan Sharing dari Ustadz Sunarso:
  • Salah satu prestasi beliau adalah peserta terbaik ke-3 Tahajud Murajaah yang berhadiah umrah.
  • Tantangan terbesar menghafal Quran adalah menjaga hafalan.
  • Maka, rajinlah murajaah dengan ketentuan 10% hafalan per hari. Jika hafalan kita 1 juz, maka murajaahlah 2 halaman per hari. Bila 5 juz, murajaah 1/2 juz per hari. Hingga 30 juz, murajaah 3 juz per hari. Artinya: selama 10 hari, siklus murajaah kita sudah mengulang ke awal lagi.
  • Tipe menghafal yang dulu dilakukan: auditori, melalui kaset dan tape recorder (tahun 1990-an).
  • Dulu, kuliah selesai pkl 14.00 dilanjutkan setoran menghafal jaraknya 1jam naik bus ke Bangka. Sambil perjalanan, sambal menghafal 1 halaman untuk disetorkan, sehingga 1 bulan bias dapat ratar-rata 1 juz.
  • Silakan mencari strategi yang cocok untuk menghafal: visual, auditori, dll.
  • Sarana murajaah: sebelum/setelah Subuh, di dalam sholat sunnah, dll.

Kelima: Doa pun Dihajatkan...
Di sela rerintikan gerimis, doa diharapkan kepada Allah. Agar Allah menjadikan kegiatan Tahfidz Camp ini pemberat timbangan amal baik, pelejit cinta kita kepada Allah, penambah dan penjamin keberkahan hidup kita ke depan, bukan hanya di dunia, melainkan juga di alam kubur (Quran menemani kita), di padang mahsyar (Quran membela kita), dan juga di surga-Nya (karena Quran, kita beroleh surge tertinggi).

Maa syaa Allah...
Peserta Tahfidz Camp sudah tidak sabar bermesraan dengan Quran. Buktinya sebelum Zuhur, akhwat-akhwat sudah bertumpah ruah ke luar masjid, ingin segera hijrah dari MBM ke ANNUR (lokasi Tahfidz Camp akhwat). Sementara ikhwan menunggu Zuhur dahulu, baru hijrah menuju ARRIDHO (lokasi Tahfidz Camp ikhwan).



Allahummarhamnaa bil Qur'aan
Allahummaj'alnaa min ahlil Qur'aan

Rumah Quran STAN
================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
💌 gg.gg/infoDonasiRQSTAN
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |