Home » » Rihlah atau Makrab RQ STAN?

Rihlah atau Makrab RQ STAN?

Penulis : Ruqun Stan on Selasa, 17 Juli 2018 | 14.25.00

Rihlah RQ STAN - 8 Juli 2018 di Ragunan


Pernahkah kita merasa capek, pusing, stress, jenuh dan hal-hal lainnya yang meresahkan jiwa dan raga? Tentu kita semua pernah? Lantas bagaimana solusi mengatasi hal tersebut?

Rekreasi!! Ya benar sekali, rekreasi adalah pilihan yang tepat untuk mengatasi capek, jenuh, dan gonjang-ganjing hati yang meresahkan jiwa dan raga. Dewasa ini, terutama fenomena di kampus PKN STAN, ada dua media sebagai sarana berekreasi, diantaranya adalah rihlah dan makrab.

Rihlah
Diambil dari kata bahasa Arab yang berarti perjalanan. Perjalanan mentadabburi alam dengan maksud dan tujuan yang baik, dengan didasarkan niat kepada Allah SWT. Perjalanan yang dimaksud adalah perjalanan yang dianggap sebagai rekreasi, agar jiwa dan raga kita segar kembali.

Kalau kita pernah ikut halaqah (mentoring), kajian ilmiyyah, dauroh (training), mabit (malam bina iman taqwa), tatsqif (kajian tematis), mukhoyam (camping), juga rihlah (perjalanan/petualangan). Kesemuanya itu merupakan perangkat pembinaan dan penempaan muslim untuk menjadi insan yang lebih baik. Hm... Ternyata gak cuman ngaji di masjid saja ternyata ya. Tapi, tentunya hal tersebut butuh porsi yang proporsional. Jangan sampai kajian sebulan sekali, rihlah malah sepekan sekali. Idealnya; ngaji sering-sering, mabit dua pekan sekali, dauroh beberapa bulan sekali, rihlah setahun sekali, dan seterusnya.

Nah, apa sih tujuan rihlah?
Islam selalu menyerukan agar manusia dalam berpergian dan bergerak menghasilkan kebaikan dunia dan akhirat. Jadi bukan hanya kesenangan saja yang di dapat dari rihlah, tetapi pahala atau ganjaran dari Allah SWT juga akan diraih. Semua kegiatan tersebut akan bernilai ibadah jika tujuan berpergian dalam rangka mencari ridho Allah SWT. Rihlah untuk rekreasi dalam rangka tafakur alam dicontohlan oleh Zulqarnain dalam QS Al Kahfi: 83-98.

Lalu apa manfaat dari mengikuti rihlah?

Rihlah dapat menjaga kesehatan jasmani dan rohani, menguatkan rasa solidaritas, mengukuhkan ukhuwah, membangun kebersamaan atau rasa peduli terhadap lingkungan.

Makrab,
Ia memiliki kepanjangan malam keakraban. Tujuan makrab biasanya untuk lebih mengenal antara masing-masing individu, bertujuan agar jarak kesenjangan antara individu yang satu dengan yang lain menjadi berkurang bahkan terhapuskan. Makrab ini tidak ada batasan atau yang membatasi berkumpulnya laki-laki dan perempuan (campur baur) dan biasanya makrab dilakukan hingga dini hari (menjelang pagi). Ada yang berkata “Kalau makrab tapi tidur jam 22.00, namanya bukan makrab”.

Apa sih tujuan makrab?
Makrab biasanya dilakukan ketika ingin mengawali atau ingin berakhirnya suatu organisasi, bisa juga ketika suatu angkatan ingin lulus sekolah atau lulus kuliah, sebelum atau sesudah ujian. Tujuannya adalah untuk kesenangan, rekreasi, membuat antara individu yang satu dengan yang lain bisa menjadi lebih akrab atau lebih dekat.

Lalu apa manfaat dari makrab?

Mendapat pengalaman baru, bisa berbaur antara individu yang satu dengan individu yang lain tanpa adanya rasa canggung dan segan.

Dari dua fenomena tersebut, RQ memilih: Rihlah
Setelah Maret 2012, Rumah Qur’an STAN akhirnya mengadakan rihlah lagi. Masya-Allah, berikut foto rihlah 2012 yang sangat membekas di hati manajemen RQ, karena saat itu, ustadz Fadlil Usman yang masih sehat bugar, memimpin langsung rihlah khusus RQ STAN ke masjid At Taawun, Puncak, Bogor; dalam rangka merekreasikan pikiran dari aktivitas-aktivitas selama di RQ.

Foto kenangan rihlah RQ STAN 2012 bersama Ustadz Fadlil Usman rahimahullah

Setelah 6 tahun berlalu, RQ STAN akhirnya mengadakan rihlah lagi. Masya-Allah, bukan bermaksud sebagai agenda enam tahunan, namun memang baru fokus terlaksana pada momen tersebut. Jazakumullah khairan kepada alumni RQ STAN 2017 yang menjadi motor penggerak dan panitia sehingga terlaksana juga rihlah ini.

Hari itu, Ahad, 8 Juli 2018 bertempat di Ragunan. Bertepatan dengan selesainya KTTA tingkat 3 dan momen persiapan UAS. Rihlah bertujuan untuk rekreasi sekaligus mengingatkan kita akan ciptaan Allah yang begitu indah berupa margasatwa khas Ragunan. Terbukti dengan adanya lomba mencari hewan yang dibahas di Quran, sekaligus membuat story di Instagram pribadi santri RQ mengenai tadabur ayat yang membicarakan hewan tersebut. Tentu inilah foku


s utamanya: petualangan, plus jalan-jalan :)

Selain tadabur alam, rihlah kali ini sekaligus mempererat ukhuwah antar-santri. Dengan format ikhwan akhwat dipisah, masing-masing alumni memainkan game-game pemupuk ukhuwah agar santri makin saling kenal, jauh dari permusuhan. Mereka pun antusias. Tak ketinggalan, rihlah juga butuh energi. Konsumsi pun disiapkan dari pagi hingga siang. Alhamdulillah. Adzan Ashar berkumandang dan para peserta rihlah sudah kembali beraktivitas di area kampus PKN STAN. Singkat memang, tapi insyaAllah quality time optimal.

Sampai jumpa di Rihlah RQ STAN berikutnya :)
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |