Home » » Dauroh Muwajjih Quran - Training of Tahsin Trainer 2018

Dauroh Muwajjih Quran - Training of Tahsin Trainer 2018

Penulis : Ruqun Stan on Selasa, 15 Mei 2018 | 13.51.00


Alhamdulillah, setelah akhir Januari 2018 lalu menyelenggarakan tahfidz camp (4 hari 3 malam menghafal 1 juz), Rumah Quran STAN kembali mengagendakan sekaligus memberikan kesempatan tidak hanya santri-santrinya, melainkan juga mahasiswa/i lain yang berpotensi menjadi muwajjih/pengajar Qur'an, melalui sebuah dauroh muwajjih bertajuk ToTT (Training of Tahsin Trainer) 2018.

Penyelenggaraan ToTT ini baru pertama kalinya, mengambil inspirasi dari dauroh serupa yang pernah diselenggarakan Forum Halaqah Quran An-Nashr pada 2012 (waktu itu berlangsung selama 2 hari di masjid yang sama, yakni Baitul Maal), sekaligus yang terbaru 2018 Februari lalu di masjid An-Nashr.

Terhimpun sekitar 23 peserta ikhwan dan 32 peserta akhwat non-Rumah Quran STAN, sedangkan santri RQ sendiri sekitar 60 peserta (25 ikhwan, 35 akhwat), sehingga total peserta mencapai lebih dari 100 orang. Uniknya, dari seratusan peserta ini, ada satu peserta ikhwan berasal dari kampus kedinasan tetangga, STMKG. Masya-Allah.

Kegiatan training/dauroh ini dilaksanakan mulai Sabtu pagi, 14 April 2018 pkl 07.00, dengan skema marathon dimulai dari materi adab mengajar Quran, metodologi pengajaran, isi materi/tajwid dan sebagian gharib (jeda istirahat pkl 17.00-18.00), dilanjutkan evaluasi materi pkl 21.30, kemudian tak lupa mabit dan penguatan ruhani berupa qiyamul lail, bahkan masih ada sesi tambahan: Micro Tahsin yakni simulasi/praktek mengajar pada pkl 05.30 s.d. 07.00 esok harinya.

Walau mungkin melelahkan, panitia berharap dengan wajibat 2 juz selama dauroh ditambah nutrisi qiyamul lail, Allah menurunkan ketenangan, kasih sayang, termasuk kemudahan-kemudahan urusan, apalagi sepekan ke depan mayoritas mahasiswa PKN STAN akan menjalani ujian (UTS).


Berikut adalah TESTIMONI peserta Dauroh Muwajjih:

Dauroh Al - Qur'an ini merupakan kegiatan yang sangat menarik dan bermanfaat, karena kita sebagai umat muslim tidak hanya dianjurkan untuk belajar Al - Qur'an tetapi juga dianjurkan untuk mengajarkannya. Semoga di waktu yang akan datang dapat diadakan program seperti ini lagi.
-Siti Nur Khalimatussa'diyah-

Dauroh yang diadakan rumah quran selalu menyenangkan dan membuat diri termotivasi untuk terus belajar menjadi Ahlul Quran
-Muhammad Arya Erlangga-

Program yang bagus banget. Dengan adanya training of tahsin trainer ini, kita merasa terbimbing untuk jadi the next tahsin trainer. Semoga apa yang diajarkan bisa dapat kami amalkan nantinya. Semangat terus buat guru-guru tahsin, semoga Allah membalas kebaikan kalian
-Raihanah Putri Nasution-

Sangat menyenangkan sekali, bisa berkumpul dengan para pengajar Quran,seketika semangat dan motivasi saya bertambah berkali2 lipat. Selain itu, dengan mengikuti dauroh ini saya mendapat banyak ilmu2 baru
-Supriyanto-

Alhamdulillah dengan mengikuti Acara TOTT saya dapat mengetahui kekurangan saya dalam tahsin serta dapat mengetahui metode mengajar yang baik dan benar, sehingga bisa menjadi bekal untuk kehidupan selanjutnya agar lebih dapat bermanfaat dengan menebarkan ilmu
-Imroatun Lathifah Isnaeni-

Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk bergabung dalam kegiatan Training of Tahsin Trainer ini karena melalui kegiatan ini, saya bisa belajar bagaimana membaca al quran dengan tartil, mulai dari makhrajnya, sifatnya, dan tajwidnya. Saya sebelumnya merasa kesusahan dalam makharijul huruf. Saya termotivasi dengan perkataan Nabi SAW dalam haditsnya, "Bahwa sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al Quran dak mengajarkannya". Maka dari itu, saya berharap semoga saya bisa mengamalkan ilmu yang telah diberikan ini sehingga semua bisa membaca al quran. Karena banyaknya pahala membaca Al Quran yang satu hurufnya dihitung 10 kebaikan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Bismillahirrohmanirrohim, SEMANGAT MENEBAR KEBAIKAN..
-Dewi Nur Cahyani-

Saya merasa bersyukur dapat mengikuti acara ini, dapat membekali diri dengan ilmu tentang  tajwid dan Al-Qur'an, berkenalan dengan ukhti-ukhti yang baru, dan juga menjalani rangkain kegiatan yang mendorong untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, sehingga tumbuh rasa kesadaran yang lebih tinggi dari sebelumnya. Pembicara nya menyenangkan, kaka panitia juga perhatian dan penuh rasa peduli.
-Anugrah Nurhasanah-

Jazaakumullah khairan katsiran saya ucapkan kepada Rumah Quran STAN. Semoga dauroh seperti ini kedepannya bisa diadakan secara rutin dan berkala serta dengan durasi waktu dauroh yang lebih lama lagi, karena setelah belajar tahsin ini, saya merasa belum cukup dan pengen nambah terus alias bikin nagih.
-Qurrata A'yun-

Mengikuti kegiatan ini membuat saya menjadi lebih sadar bahwa bacaan Alquran yg selama ini saya anggap sudah lumayan bagus, ternyata masih banyak memiliki kekurangan. Di samping itu, saya menjadi lebih tahu mengenai cara2/metode2 dalam mengajarkan Alquran
-Rahma Alfiana-

Training of Tahsin ini sangat bagus, kita diajari cara baca alquran yang benar, diajarkan materi cara menjadi pengajar alquran yang baik, metode dan praktek langsung. kemudian, target bacaan selama kegiatan semakin mmbuat saya deket ke Alquran. tiap waktu kosong saya manfaatkan untuk mmbaca alquran tidak seperti biasanya yang terkadang sibuk dengan urusan duniawi.
-Dita Puji Apsari-

Alhamdulillahi Rabbil 'alamin. Terimakasih kepada RQ STAN yang telah melaksanakan Dauroh Muwajjih Qur'an bertajuk Qur'an Camp 2018 ini. Terimakasih telah memperbolehkan saya bergabung sebagai peserta dari luar STAN. Saya sangat senang, enjoy dengan kegiatan kemarin. Sangat banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang saya peroleh untuk lebih dekat dan lebih bersemangat membersamai Al Qur'an. Semoga dapat diadakan kembali acara2 semacam ini ya. Semoga terus Allah alirkan kebaikan kepada penyelenggara, panitia, maupun peserta kegiatan. Jazakumullahu khairan katsiraa.
-Indah Fajerianti-

Saya sudah pernah belajar Tahsin 2 Tahun di FHQ MBM dan 3 Bulan di RQ, Namun sering kali materi ilmu tahsin terbang lagi dari kepala. Alhamdulillah dengan dauroh ini, saya bisa merefresh kembali materi-materi tahsin yang sudah beterbangan. Ditambah lagi, materi micro tahsin yang sangat bermanfaat sebagai bekal jikalau suatu saat diminta untuk mulai mengajar tahsin
-Rahmad Gate Tantomi-

Menjadi Peserta Training of Tahsin Trainer merupakan salah satu prestasi di dalam hidup saya. Dapat mempelajari ilmu mengajar Kalam Allah merupakan ilmu yang tidak hanya bermanfaat di dunia namun insyaAllah akhirat kelak akan bermanfaat pula
-Andi Faishal Fadhlullah Faalih Fakhruddin-


Foto-foto Kegiatan:

Kajian adab belajar dan mengajar Quran, diambil dari kitab Imam Nawawi berjudul At Tibyan Adabil fii Hamalatil Qur'an dengan pengisi Ustadz Fatchul Umam yang begitu tegas dan sangat berisi, termasuk saat sesi diskusi. Dalam kajian ini, materi yang cukup menghabiskan waktu adalah subbab IKHLAS. Bagaimana agar pengajar Quran memiliki the POWER of IKHLAS sehingga tidak mengharapkan balasan duniawi ketika menjadi pengajar nantinya.
Sama dengan konsep Tahfidz Camp. Untuk mendukung konstentrasi dauroh, para peserta menitipkan smartphone ke panitia


Sarapan, makan siang, hingga makan malam Alhamdulillah ditanggung Rumah Quran STAN



 Setelah belajar tentang metodologi belajar dalam halaqah Quran (terutama menyusun perencanaan step-by-step urutan mengajar), santri langsung disajikan dengan materi marathon TAJWID dari awal hingga akhir. Siang sampai malam.



Santri diberi wajibat 2 juz tilawah selama dauroh. Alhamdulillah, setiap ada jeda waktu, mereka slalu asyik masyuk bersama Qur'an. Sepertinya system wajibat seperti ini cocok dipraktekkan di dauroh/mabit/kajian apa saja di masjid kampus, agar peserta termotivasi untuk slalu memanfaatkan waktu walau hanya jeda dari selesai sholat ke kajian berikutnya.



Sebelum diakhiri, pkl 21.30 diselenggarakan ujian evaluasi peserta berisi materi TAJWID. Terlihat mereka sedang belajar sebelum ujian dilaksanakan. Pukul 23.00 para santri menyelesaikan ujian dan beristirahat. Tak lupa agenda Qiyamul Lail pada pkl 03.00.


Senangnya bila ada kiriman kopi dan teh dari donatur secara dadakan.


Pagi hari pkl 05.00 s.d. 07.20, dilaksanakan agenda simulasi mengajar bertajuk MICRO TAHSIN. Santri membentuk kelompok maksimal beranggotakan 4 orang agar kebagian untuk praktek mengajar. Praktek meliputi talaqqi jama'i, talaqqi mitsali, talaqqi fardhi, dan penyampaian materi TAJWID.

Setelah diakhiri dengan doa bersama, santri bersalaman satu sama lain. Semoga Allah memudahkan kita untuk mempraktekkan ilmu mengajar, baik dalam waktu dekat (di halaqah dan TPA sekitar kampus), maupun jangka panjang (di keluarga nantinya, atau saat penempatan kerja kelak) 


Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |