Home » » Apakah RQ STAN Sebuah Organisasi Bisnis?

Apakah RQ STAN Sebuah Organisasi Bisnis?

Penulis : Ruqun Stan on Rabu, 13 Desember 2017 | 17.00.00


Manajemen RQ STAN perlu mengulas pertanyaan ini walaupun belum ada sekalipun pihak ekternal yang mempertanyakannya. Adapun hati kecil kami, tetap saja ingin berusaha menjelaskan agar informasi ini dapat dipahami, baik oleh santri, donatur, partner kerjasama, bahkan teruntuk calon donatur yang masih menimbang-nimbang sebelum berdonasi di RQ STAN. Kejelasan memunculkan rasa tenang, tentram, dan menunjukkan bagaimana amanah ini harus kami pikul untuk kebaikan bersama.

Mari kita mulai mengupasnya: Apakah RQ STAN sebuah organisasi bisnis?

Bila yang dimaksud organisasi bisnis adalah sekumpulan orang yang mengelola RQ STAN dengan niat ingin mencari keuntungan duniawi bagi para manajemennya, maka RQ STAN tidaklah seperti itu…

  1. RQ STAN sejak awal didirikan untuk kegiatan amal. Sederhana saja: sekumpulan kakak kelas yang ingin adek kelasnya di STAN meraih keberkahan dunia-akhirat berupa interaksi secara intens bersama Quran, terutama menghafal dan memurajaahnya.
  2. RQ STAN kemudian melihat peluang banyaknya lembaga tahsin-tahfidz yang menjamur di wilayah Pondok Aren, hingga menambahkan visinya berupa mencetak pengajar Quran sekaligus memotivasi santri-santrinya untuk ikut menyebarkan dakwah Quran bila sudah penempatan/bekerja kelak.
  3. Manajemen RQ STAN dalam menjalankan visi-misinya memerlukan dana yang dihimpun dari santri RQ STAN dan donatur tetap/tidak tetap, untuk membiayai kegiatan-kegiatan operasional.
  4. Penghimpunan dana dari santri RQ STAN dilakukan secara tahunan, untuk tahun 2017 ini: santri tetap dikenai Rp 3.500.000,- dan santri PP Rp 1.500.000. Biaya ini sangat terjangkau mengingat harga sewa kos di sekitar kampus di kisaran Rp 7.000.000-15.000.000 (tergantung fasilitas dan lokasi). Untuk santri PP, walaupun tidak sekaligus sewa kos, biayanya tidak kalah terjangkau mengingat RQ STAN memiliki jadwal tatap muka 15-20 kali sebulan selama kurang lebih 10 bulan (dikurangi ujian dan libur kampus), sehingga sebulannya hanya berbiaya Rp 150.000.
  5. Penghimpunan dana dari donatur dilakukan secara bulanan melalui skema donatur tetap, atau dapat pula donatur tidak tetap, guna memback-up kebutuhan biaya yang mayoritas untuk gaji musyrif/ah (5 orang) dan sewa rumah.
  6. Mulai 2017, RQ STAN berinisiatif untuk membantu mahasiswa STAN kurang mampu dengan meluncurkan program beasiswa sosial (untuk yang tinggal di rumah) dan beasiswa masjid (untuk yang tinggal di area masjid kampus). Alhamdulillah terhimpun 8 santri beasiswa sosial dan 8 santri beasiswa masjid. Selain itu, untuk memberikan apresiasi terhadap penghafal Quran sebelum masuk RQ STAN, program santri hafizh 10, 20, dan 30 juz juga diluncurkan. Alhamdulillah terrealisasi 2 santri, 1 sudah hafizhah masuk RQ. Satu lagi santri hafal 10 juz masuk RQ.
  7. Untuk memback-up program baru tahun 2017 di atas, RQ STAN berupaya untuk meningkatkan donasi yang masuk agar RQ STAN dapat menjalankan programnya paling tidak hingga tahun 2018 nanti (masa setahun kontrak/dana dari santri).
  8. Manajemen RQ STAN hingga saat ini tidak digaji. Ada permintaan beberapa pihak agar manajemen digaji, akan tetapi prioritas biaya saat ini untuk musyrif/ah, sewa rumah, dan program kegiatan. Lagipula manajemen adalah mantan-mahasiswa STAN yang sudah pernah merasakan bagaimana bisnis sosial kemahasiswaan dulu digencarkan di seputaran kampus tanpa meraup keuntungan sepeser pun. Maka, sudah barang tentu, perjuangan RQ STAN adalah apa yang dahulu pernah dialami manajemen dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan dengan skema donasi, bukan untung rugi pribadi.

Bila yang dimaksud organisasi bisnis adalah sekumpulan orang yang mengelola RQ STAN dengan menjalankan  aktivitas jual-beli barang/jasa agar keuntungannya dapat dimanfaatkan untuk menjalankan kegiatan RQ STAN, maka belumlah hal ini dapat dilakukan …
  1. RQ STAN pernah menginisiasi sayap bisnis dengan tajuk Erqi Shop. Akan tetapi, proyek ini hanya berjalan beberapa bulan saja. Selanjutnya, lantaran kesibukan manajemen, proyek ini tak dilanjutkan.
  2. Seperti di awal, sumber pendanaan RQ belumlah dari proyek bisnis, akan tetapi dari himpunan dana santri sekaligus donasi dari para donatur tetap dan tidak tetap.
  3. Bila pun Erqi Shop ini berjalan kembali, manajemen RQ STAN perlu membuat komitmen agar keuntungan diberikan sebesar-besarnya untuk program Rumah Quran STAN.

Bila yang dimaksud organisasi bisnis adalah sekumpulan orang yang mengelola RQ STAN dan sekumpulan santri yang menjalankan  aktivitas jual-beli ilmu akhirat semata-mata agar Allah ridha kemudian mempertemukan kami semuanya di surga-Nya kelak, maka seperti itulah niat pengelola sekaligus santri RQ STAN …
  1. Niat bisnis akhirat adalah niat yang bersumber pada hal ghaib, yang hanya dapat dilihat oleh orang-orang yang visinya jauh melampaui kemampuan berpikirnya. Maka, mereka ini seolah-olah bisa melihat akan adanya hari akhir, akan adanya akhirat, tempat menyerahkan pengumpulan amal baik semasa di dunia. Bisnis yang tidak pernah merugi.
  2. Niat manajemen yang utama di atas harus selalu diperbarui. Karena banyak sekali kelebatan niat lain yang diupayakan syetan untuk memicingkan daya pandang kita ke akhirat, seperti niat memperbanyak harta dari RQ STAN, niat ingin disebut ustadz, alim ulama, hafizh/ah, qori’, juga niat popularitas yang timbul bilapun kemudian RQ STAN populer nantinya. 
  3. Niat santri pun harus selalu diperbarui untuk meluruskan status santri itu sendiri. Jangan sampai sematan santri di RQ menjadikan santri jumawa, menjadikan santri merasa hebat dalam ibadah, ahli qori’, hingga menjadikan santri terkenal karena kesantriannya.

Ya Allah, saksikanlah bahwa inilah niat-niat kami di RQ STAN
Niat kami bukanlah bisnis dunia dengan segala tipu muslihatnya, segala bisikan buruknya.
Niat kami adalah berbisnis dengan-Mu untuk meraih masa depan akhirat kami yang lebih baik.
 
Karena kami hafal dan sadar betul ayat-ayat juz 30 ini...
“Walal aakhiratu khairuw wa abqaa – Akhirat itu lebih baik dan lebih kekal” (QS Al-A'la 17)
“Walal aakhiratu khairul laka minal ‘uulaa - Niscaya Akhirat(surga) itu lebih baik bagimu dari pada dunia” (QS Adh-Dhuha 4)
 
Allahummarhamnaa bil Qur'aan
Allahummaj'alnaa min ahlil Qur'aan
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |