Home » » Dua Mutiara itu Sukses Ziyadah 30 Juz

Dua Mutiara itu Sukses Ziyadah 30 Juz

Penulis : Ruqun Stan on Senin, 30 Oktober 2017 | 17.22.00


Ini kisah nyata di Rumah Quran STAN

Awalnya: RQ STAN hanyalah wahana yang mendekatkan, bukan pesantren takhasus yang menggembleng pencapaian 30 juz. Ia hanyalah wadah dan komunitas tinggal, bukan gedung megah dengan kurikulum rumitnya yang ketat. Ia hanyalah lembaga non-resmi yang dikelola oleh tangan-tangan para alumni, bukan oleh asatidz dengan serentengan gelar dan kuantitas SDM mumpuni. Akankah ia lebih maju di masa depan? Akankah ia kemudian terekspansi menjadi lebih strategis, integral, dan komprehensif? Bismillaahi tawakkalnaa ‘alallah.

Akan tetapi, di luar itu semua, inputnya sungguh menjanjikan. Santri-santrinya lulus dari SMA-SMA ternama di seluruh Indonesia. Teruji oleh serangkaian seleksi yang ketat dan berat dari segi kecerdasan dan fisik ketika masuk PKN STAN. Teruji lagi, dengan seikat kontrak Rumah Quran yang juga ketat, untuk berinteraksi secara masif dan konsisten bersama Quran. Teruji untuk kesekian kalinya dalam ujian-ujian kampus dengan risiko drop-outnya yang bisa jadi memerindingkan badan. Yang pada akhirnya, outputnya siap lulus ditempatkan ke seluruh Indonesia dengan potensi yang kembali menjanjikan. Bersiap menebarkan ke lintas masyarakat betapa semerbak wanginya dakwah Quran - mengajak umat muslim untuk mendekat kepada kitabnya yang penuh keberkahan.

Baru-baru ini, di luar kesederhanaan pengelolaan dan pengembangannya, Alhamdulillah Rumah Quran STAN berhasil menelurkan dua mutiara alumninya, pasca-tergembleng oleh lingkungan Qurani.

Yang pertama, seorang alumni PKN STAN penempatan Dirjen Perbendaharaan (DJPB), Kementerian Keuangan. Selama kuliah, beliau bergabung selama 2 tahun di Rumah Quran, dari 2014-2016. Tercatat dalam perkembangan santri, hafalan saat masuk masih sedikit. Agustus 2015, ziyadah hafalan 7 juz. Juli 2016, ziyadah melonjak menjadi 15 juz. Setelah lulus, waktu yang cukup banyak menjelang penempatan membuat ia berhasil mencapai 20 juz pada Februari 2017 (termasuk mengikuti kegiatan tahfidz camp di salah satu LTQ di Pondok Aren). Oktober 2017 ini, sukses 30 juz tambahan hafalan ia dapatkan. Total selama 2 tahun kuliah di STAN dan 1 tahun OJT (on the job training) DJPB, mayoritas ziyadah ia dapatkan di Rumah Quran STAN. Masya-Allah wa Barakallahu-fiikum.

Masya-Allah, tidak ada logika dunia untuk menyelesaikan proses menghafal secara cepat, bila tekad sudah sangat kuat dan kenikmatan menghafal sudah terengkuh secara maksimal. Semoga Allah memberikan kepada kita kenikmatan tersebut.

Yang kedua, seorang alumni PKN STAN penempatan Dirjen Pajak (DJP) yang dalam perjalanannya bersama Quran, sedikit berbeda dan tak kalah luar biasa . Masuk bulan Maret 2017 dalam keadaan bacaan Quran belum ditahsin (belum baik), hanya mengikuti crash-program TAHSIN CAMP selama 1-2 bulan di Rumah Quran yang kebetulan baru saja selesai pembangunan salah satu asramanya (pinjaman donatur). Oktober 2017 ini, ia sudah ziyadah 30 juz. Masya-Allah wa Barakallahu-fiikum.

Waktu-waktunya begitu termanfaatkan dengan maksimal setelah ia mengenal komunitas Rumah Quran STAN. Selama hampir 9 bulan itu, ia melalui progres skripsi, PKL, hingga pemberkasan calon pegawai baru. Hanya 1-2 bulan di RQ, kemudian setoran di sebuah pesantren di daerah Serpong. Jeda antara lulus, wisuda, dan penempatan ini, ia manfaatkan betul-betul untuk ziyadah 30 juz. Masya-Allah wa Barakallahu-fiikum.

Dua buah kisah pelajaran yang sangat berharga, bahwa bersama Qur'an dan selalu optimis/husnudzan kepada Allah, akan dapat menjadikan kemudahan dalam menghafalkan Qur'an.

***
 
Ya Allah, berkahilah hidup kami, waktu kami, aktivitas-aktivitas kami di bawah interaksi intens bersama Al-Quran. Bantulah kami dalam menjalankan dakwah Quran dan hadirkanlah bagi kami para penjaga-penjaga Qur'an yang kelak akan meneruskan langkah-langkah kami.
 
Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa min ahlil Qur’aan.

NB: ziyadah adalah penambahan hafalan Qur'an, namun belum termasuk ujian semua hafalan yang dimiliki (untuk disahkan sebagai hafizh/hafizhah).
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |