Home » » Dua Soft-Opening dan Lima Hari Quran Camp

Dua Soft-Opening dan Lima Hari Quran Camp

Penulis : Ruqun Stan on Selasa, 05 September 2017 | 19.03.00

Tasmi' Quran
Rangkaian kegiatan Pra-Rumah Quran STAN meliputi dua agenda pembukaan Rumah Quran, yakni Taujih Qurani pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 (pkl 20.00 - 22.00) di Masjid Baitul Maal dan All About RQ pada hari Ahad, 27 Agustus 2017 (pkl 09.00 - 12.00) di Masjid An Nur PJMI. Dua lokasi dimaksudkan untuk memperkenalkan rumah Allah di sekitar RQ STAN. Satu lagi agenda Pra-RQ adalah upaya maksimal menyemai Quran di hati dalam tajuk Quran Camp dari Ahad - Kamis, 27-31 Agustus 2017 di RQ bahkan kampung halaman masing-masing. 

Soft Opening 1 - Taujih Qurani
Masjid Baitul Maal - Sabtu, 26/08/2017 pukul 20.00-22.00

Agenda diawali dengan pesan Ustadz Sunarso selaku pembina RQ STAN sekaligus alumni STAN yang sukses menghafal 30 juz selama berkuliah di STAN. Beliau banyak bercerita perjuangan dan suka-duka menghafal dan menyetorkan hafalan di tempat yang jauh. Berbeda dengan kemudahan mahasiswa PKN STAN kini, yang setor hafalan tinggal ke ustadz yang dekat di Rumah Quran STAN. Alhamdulillah.

Selanjutnya, pemutaran video in-memorial Ustadz Fadlil Usman Baharun selaku mudhir Rumah Quran Daarut Tarbiyah Depok atau Rumah Quran Indonesia periode 2011-2017. Dalam video pejuang Quran yang wafat pada April 2017 tersebut, ustadz Fadlil Usman Baharun berpesan agar cita-cita menjadi penghafal Quran harus dibetikkan oleh santri-santrinya dalam rangka meraih ridho Allah, bukan niat duniawi atau niat-niat yang lain. InsyaAllah kita akan beroleh kemudahan bila Allah menjadi tujuan niat kita.

Ustadz Masturi menjadi keynote speaker dalam agenda ini. Beliau menceritakan beberapa hal yang dirangkum dalam poin-poin berikut:
  • Betapa besarnya keberuntungan membersamai Quran. Standar pahalanya bukan per juz atau per surah, akan tetapi per huruf. 
  • Bersedekah makanan yang untuk mengupayakannya butuh berjam-jam (dari beli beras sampai dimakan penerima sedekah), dengan Al-Quran satu menit saja bisa jadi sudah ber-ribu-ribu kebaikan (1 huruf =10 kebaikan). 
  • Kapan ibadah kita berkualitas? Yakni ketika kita menikmati ibadah itu, sebagaimana bertilawah Quran kita menikmati tilawah Quran kita.
  • Jadilah optimis. Mengulang ayat 10 kali belum hafal, yang ke-15 pasti hafal. Mengulang ayat 15 kali belum juga hafal, yang ke-20 pasti akan hafal, begitu seterusnya...
  • Bersama Quran, jangan hanya berorientasi hasil (berapa total hafalan sebulan misalnya), tetapi perhatikan proses, karena pahala proses banyak sekali, menikmati proses nikmat sekali.
  • Selamat bergabung dengan hammilul Quran (penjaga Quran), selamat mengisi hari-hari dengan muayasah/adaptasi bersama Quran.
  • Jangan idealita/perfeksionis. Sebersih apapun air, pasti ada kotornya. Yang penting kita tidak haus. Itu dulu. Latar belakang teman-teman santri kita berbeda-beda, jangan bayangkan semuanya baik dan sholeh-sholeh, karena kita memang bersama-sama berproses menuju keshalihan karena Allah.
  • Jadilah rooyatul Quran, bendera-bendera Quran dimanapun tugas kerja kita, tempat tinggal kita kelak. Rumah Quran dibuat ustadz itu biasa. Rumah Quran dibuat oleh alumni sekolah formal seperti STAN itu luar biasa.
Demikianlah setetes ilmu yang berhasil dirangkum, padahal masih banyak debur ilmu yang membelai fikir dan hati kita saat kajian. Akhirnya setelah sesi tanya jawab, kajian diakhiri dengan penjelasan Quran Camp. Apakah itu Quran Camp???

Quran Camp - Dimanapun Kapanpun Bersama Quran, 27/8 - 31/8 

Tahukah bahwa ternyata 27-31 Agustus merupakan hari yang istimewa, hari-hari awal Dzulhijjah yang diperintahkan bagi kita memperbanyak amal ibadah, dzikir, dan amal sholeh lain! Masya-Allah, itulah kenapa ada Quran Camp, ia mendongkrak ruhani kita, seolah menjadi jumper dari momen indah 10 hari terakhir Ramadhan yang telah kita lalui 2 bulan silam.

Quran Camp bertargetkan lima hari khatam Quran, artinya tilawah enam juz harus dicapai dalam sehari. Lho, bagaimana kesibukan lain? Alhamdulillah mahasiswa/i STAN belum ada kesibukan (kecuali barangkali ada capacity building bagi mahasiswa baru tertentu, juga kepanitiaan wisuda). Karena tanpa kesibukan signifikan, santri dimanapun berada wajib membersamai Quran secara masif. Beberapa ketentuan Quran Camp:
  • Bagi santri di area kampus: ada agenda mutabaah dari musyrif/ah dan talaqqi mitsali malam hari (bakda Isya' setoran 1/2 halaman tilawah).
  • Bagi santri di area kampus: ada konsumsi pada momen tertentu (Alhamdulillah disiapkan konsumsi Rabu sore dan buka puasa Arafah).
  • Bagi yang ada kesibukan, ada dispensasi dihabiskan khatam di Idul Adha dan hari tasyrik pertama.
  • Bagi santri di kampung halaman: mutabaah via chat whatsapp dan motivasi dari manajemen secara online.
Alhamdulillah, mayoritas santri berhasil khatam selama 5 hari. Ini akan memudahkan santri dalam mencapai target selanjutnya, yakni untuk santri tahsin 3 juz perhari di 3 bulan pertama (masa tahsin), dan 2 juz perhari di masa tahfidz.

Soft Opening 2 - All About RQ
Masjid An-Nur - Ahad, 27/08/2017 pukul 09.00-12.00

Sebetulnya pukul 09.00 kegiatan sudah siap dilaksanakan, akan tetapi karena gong Quran Camp telah dimulai, banyak sekali santri yang asyik masyuk bertilawah Quran. Akhirnya pkl 10.00 baru dimulai dengan agenda utama:
  1. Perkenalan manajemen RQ STAN, musyrif, dan jajarannya
  2. Pemantapan visi santri di RQ STAN: menjadi pengajar dan penghafal Quran, serta mencetak para bendera Quran.
  3. Pemaparan kurikulum selama setahun (3 bulan tahsin + selebihnya tahfidz)
  4. Penjelasan kontrak RQ STAN demi mendukung kondusivitas kegiatan RQ STAN
Alhamdulillah... 
Selanjutnya kegiatan RQ STAN di 5 rumah tahfidz (plus 3 rumah tahfidz bayangan), akan dilangsungkan mulai 4 September 2017 hingga setahun masa akademik RQ STAN.

Mohon doa pembaca sekalian, agar santri Rumah Quran STAN beroleh kemudahan dan kelancaran selama di Rumah Quran STAN, agar mereka dapat meraih cita-cita hafalan 30 juz, agar mereka dapat amanah menjaga Quran di hati dan amaliah, menjaga akhlak, hingga nantinya mereka berkiprah menjadi pewaris negeri yang kelak tercita-citakan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa. Artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

Allahummarhamnaa bil Qur'aan
Allahummaj'alnaa min ahlul Qur'aan
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |