Home » » Opening Rumah Quran STAN 2016-2017

Opening Rumah Quran STAN 2016-2017

Penulis : Ruqun Stan on Selasa, 04 Oktober 2016 | 08.16.00

Masjid Baitul Maal, 10 September 2016

Alhamdulillah atas izin Allah, Rumah Quran STAN 2016-2017 dibuka pada 10 September 2016, setelah selama sepekan sudah berjalan efektif sejak 5 September 2016.

Pada kegiatan pembukaan Rumah Quran STAN, turut hadir Syaikh Mahmud Said Kamal Al-Khur dari Palestina berdampingan dengan Ustadz Muhammad Hasan selaku musyrif Rumah Quran PJMI (tampak gambar). Syaikh Mahmud, seorang pemuda Palestina berusia 25 tahun yang lahir di Gaza, hadir di Indonesia dalam rangka undangan pembicara oleh Yayasan Da'i Peduli. Beliau diizinkan keluar dari Gaza yang saat ini dijajah Israel dikarenakan sakit yang dideritanya. Beliau hafizh sejak usia 14 tahun dan di bumi penghafal pun, beliau adalah seorang musyrif (pembimbing Quran).

Syaikh Mahmud turut menyampaikan materi motivasi menghafal Quran pada pembukaan Rumah Quran STAN. Beliau sampaikan pentingnya selalu bersama Quran, keutamaannya, juga dalil-dalil yang menguatkannya. Terutama penghafal Quran akan mendapatkan keutamaan berlebih karena interaksinya dengan Quran yang sangat banyak, baik untuk menghafal maupun mengulang-ulang hafalan terus-menerus. Ustadz Hasan menerjemahkan seraya memberikan tambahan materi. Dari Ashar hingga Magrib, para santri mendapat siraman ruhani sekaligus pengenalan Rumah Quran dari manajemen RQ STAN.





Kegiatan dijeda Magrib - Isya untuk istirahat tilawah dan makan malam, kemudian dilanjutkan dengan sharing santri Indonesia, peraih sanad hafizh Quran di Yordania, Ustadz Habib Albani Hidayat yang masih seumuran dengan mahasiswa/i STAN. Beliau menyampaikan secuplik materi yang ringan tapi berat di-amal, yakni model ahlul Quran dalam berinterkasi dengan Quran:
  • Akar penjaga Quran, meliputi 3, yakni: tauhid kuat, mahabbaturrasul (cinta Rasul) kuat, dan mahabbatul Quran (cinta Quran) yang kuat. Sehingga hafalan Quran terjaga menghunjam dalam hati, tidak diikat lisan saja.
  • Batang penjaga Quran meliputi teknis di lapangan dalam berusaha menjadi ahlul Quran, yaitu cara membaca, cara menghafal, dan hambatan-hambatannya yang mampu kita kelola dengan baik. Batang ini yang sering dibahas di buku-buku, dan dikupas di banyak forum. Sehingga lahirlah berbagai macam metode efektif menghafal Quran.
  • Buah Quran yaitu akhlak Quran, sebagaimana hadits riwayat Aisyah bahwa akhlak Rasulullah adalah Al-Quran.



Para santri berduyun-duyun bertanya tentang aktivitas harian penghafal Quran terutama yang dialami ustadz Habib di Yordania. Kertas dari balik hijab putri pun turut disodorkan, hingga kegiatan berlangsung cukup interaktif.

Kegiatan diakhiri dengan menonton video yang telah diunduh dari https://youtu.be/7ajfw9UChHQ

Semoga rangkaian acara pembukaan dari Ashar s.d. pkl 21.00 ini menjadi penguat motivasi para santri Rumah Quran STAN dalam meningkatkan interaksinya dengan Al-Quran, juga beramal menurut Al-Quran.

Allahummarhamnaa bil Qur'aan
Allahummaj'alnaa min ahlul Qur'aan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |