Home » » Apa Saja Tantangan Rumah Quran Juli 2016

Apa Saja Tantangan Rumah Quran Juli 2016

Penulis : Ruqun Stan on Sabtu, 09 Juli 2016 | 19.03.00

Ramadhan telah pergi. Beberapa hari mengepompong di bulan Ramadhan, menjadi bekal untuk melalui bulan-bulan setelahnya. Apa bekalnya? Tentu saja outcome-nya puasa, itulah sebaik-baik bekalnya.

  • “Hal orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa (QS Al Baqarah 183).”
  • “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa… (QS Al Baqarah 197).”

Dua ayat yang jaraknya tidak terlampau jauh ini menjadi buah tadabur mengapa perlu adanya Ramadhan, dan apa implikasi yang seharusnya dirasakan orang-orang beriman pasca-Ramadhan. Semoga Allah menghendaki lekatnya bekal takwa hingga kita bersua Ramadhan berikutnya. InsyaAllah.

***

Rumah Quran pun demikian. Juni yang dimayoritasi hari-hari Ramadhan harus dilanjut dengan bulan Juli yang tantangannya jelas terhampar. Tentu bekal takwa menjadi andalan untuk menaklukan tantangan-tantangan ini. Bila tidak berbekal, mudah saja. Tinggalkan Rumah Quran, maka jadilah ia ibarat pohon kerdil yang terus membonsai, tak berkembang. Namun, manajemen merasakan amanah ini kian berat. Laporan keuangan sudah menjadi bukti makin berbobotnya amanah Rumah Quran. (klik disini)

Beberapa tantangan Rumah Quran khusus di bulan Juli 2016 adalah sebagai berikut:


1.  Prioritas Pelegalan Status Rumah Quran STAN
Fund Balance Rumah Quran menunjukkan angka saving yang cukup besar. Sembari manajemen dan santri mendoakan “jazakumullahu khairan katsir – semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik atas sisihan rezeki para donatur sekalian”, manajemen ingin merespon semangat ini dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang diperlukan dalam rangka pelegalan status Rumah Quran STAN atau dengan kata lain “Pembuatan Yayasan Rumah Quran.”.

Hingga ditulisnya berita ini, usulan yayasan masih sekadar pembicaraan, baik dengan pihak internal maupun sedikit eksternal, namun bila dirasa prioritas hal ini akan lebih meluweskan pergerakan Rumah Quran, terutama dari sisi donasi, maka tim kecil akan segera disiapkan. Tentunya tim ini akan bekerja terpisah dengan tim lain yang juga menyambut tantangan lain di bulan Juli 2016 ini. Masih banyak tantangan lain, Masya Allah.


2. Koordinasi dengan Takmir Masjid Baitul Maal tentang RQ MBM
Salah satu RQ yang masih dalam tahap pengembangan adalah RQ MBM. Evaluasinya cukup massif, di antaranya kurangnya kegiatan murajaah, minimnya jadwal bertemu ustad, tersebarnya santri, dan yang paling berpengaruh; belum sempurnanya keikutsertaan personel kerumahtanggaan MBM dalam kegiatan RQ MBM. Maka dari itu, salah satu solusinya adalah duduk bersama dengan Jajaran Takmir MBM untuk menuntaskannya, terutama menjamin bahwa semenjak penerimaan santri Juli 2016 nanti, setiap anggota kerumahtanggaan MBM wajib menandatangani kontrak Rumah Quran STAN. Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan status santri RQ di lokasi MBM, sekaligus mengefektifkan pemberdayaan sumber daya Qurani untuk menjadi pemakmur masjid kampus PKN STAN.


3.  25 Juli – 29 Juli adalah Daftar Ulang Mahasiswa/i Baru PKN STAN
Hasil TKD yang menjadi ujian terakhir saringan masuk PKN STAN sudah diumumkan semenjak Ramadhan lalu. Para calon mahasiswa terpilih diwajibkan untuk daftar ulang sepanjang tanggal 25 – 29 Juli 2016. Maka, jelas tantangannya. Bagaimana agar manajemen siap menyelenggarakan penerimaan santri Rumah Quran STAN pada rentang tanggal tersebut, karena saat itulah momen mahasiswa mencari tempat tinggal/kos di kampus STAN. Yang jelas strategi telah disiapkan, di antaranya:

  1. Musyawarah manajemen RQ STAN. Semoga dengan musyawarah, dapat dilakukan penugasan terpisah masing-masing personel sekaligus menguatkan kebersamaan amanah dakwah Rumah Quran.
  2. Merinci santri-santri Rumah Quran yang akan tetap di RQ maupun yang akan keluar, karena kontrak perjanjian berlaku hanya setahun, sehingga tidak menutup kemungkinan ada santri yang berkeinginan keluar dengan alasan tertentu. Perincian ini akan dilakukan sebelum tanggal daftar ulang dengan tajuk “DAFTAR ULANG SANTRI LAMA RUMAH QURAN STAN”.
  3. Mengupdate dan menyesuaikan kontrak perjanjian dengan mempertimbangkan hasil evaluasi santri terkini (tentunya kontrak tahun lalu berbeda dengan tahun 2016-2017 karena kasus-kasus indisipliner yang ditemukan di RQ STAN). Kontrak terbaru akan ditampilkan di daftar ulang santri lama maupun di registrasi santri baru.
  4. Mempersiapkan e-form untuk santri baru, dengan menampilkan kontrak terbaru agar mahasiswa/i baru langsung teruji NIAT DAN TEKAD-nya begitu melihat ketatnya kontrak RQ STAN (tanpa harus ikut wawancara terlebih dahulu, mahasiswa dengan niat lemah akan otomatis terseleksi).
  5. Menentukan close atau open recruitment. Close dapat dimungkinkan untuk santri ikhwan dikarenakan jumlah slot kosong yang kemungkinan sedikit, adapun slot kosong akhwat terhitung banyak, sehingga dimungkinan open recruitment. Namun, semuanya kembali ke hasil musyawarah.
  6. Mengumumkan penerimaan santri Rumah Quran STAN dengan berbagai media publikasi, dapat meliputi WA, FB, spanduk, dll. (terdiri dari 3 tahap: pengisian e-form, wawancara, tes tahsin)
  7. Mempersiapkan form wawancara RQ STAN.
  8. Menyelenggarakan registrasi dan seleksi pada rentang tanggal 25-29 Juli 2016 dengan hasil/pengumuman penerimaan maksimal 29 Juli 2016.
Mudah-mudahan sebelum 25 Juli 2016, pengumuman sebagaimana poin 6 dapat segera disebarluaskan.

4.  Persiapan Melengkapi Sarana Prasarana Empat Asrama
Alhamdulillah sebelum Ramadhan, manajemen sempat melakukan perjanjian sewa rumah dengan pihak ketiga di lokasi Jalan Haji Najih (cabang jalan KH Wahid Hasyim/Cipadu yang lebih dekat ke Jalan Ceger). Rumah yang dikontrak diproyeksikan akan diberi tajuk RQ CEGER dan menggantikan RQ ke-3 (Komplek Pajak) yang posisinya sangat jauh dari kampus PKN STAN. Namun, rumah ini tidak memiliki sarana yang menunjang asrama. Oleh karena itu, diperlukan pengadaan menyeluruh untuk satu asrama ini pada bulan Juli 2016 (rencana awal: 23-24 Juli 2016), meliputi: ranjang susun, kasur santri, lemari santri, bantal, tikar, dll. Selain itu, momen besar ini juga akan dimanfaatkan untuk mengadakan kekurangan sarana di asrama yang lain, sehingga PIC asrama diharapkan akan mengajukan permintaan pengadaan sebelum tanggal di atas.

5.  Hadiah Ramadhan 1437 H: Persiapan Pembangunan Asrama Ke-4
Salah seorang donatur optimistis dapat membantu pembangunan lantai 2 rumahnya untuk dijadikan Rumah Quran ke-4 bertajuk “RQ GRANADA – Rumah Quran cabang Griya ‘Quran’ Ilhami 2” (baca disini untuk lebih mengetahui latar belakangnya). Namun, pelaksanaan pembangunan baru akan dilakukan pasca Ramadhan. Dengan estimasi 2 bulan pembangunan, RQ siap ditempati dengan target 15 September 2016. Jazakumullah khairan katsiir, atas hadiahnya :)

RQ GRANADA akan menjadi penambah amunisi santri akhwat dengan kapasitas 12 santri + 1 musyrifah. Insya Allah santri RQ ini merupakan pengalihan santri akhwat di RQ Komplek Pajak mengingat lokasinya yang berdekatan dan masa kontraknya s.d. 5 September 2016 (tidak jauh dari target penyelesaian rumah).

6.  Persiapan Pengukuhan Musyrifah ke-2 (Silaturrahim ke Rumah Quran Indonesia)
Kehadiran RQ GRANADA dengan rencana pemanfaatan pada bulan September 2016 membuat manajemen perlu menambah amunisi musyrifah. Salah satu caranya adalah berkoordinasi dengan Ustad Fadlil Usman. Agenda silaturrahim dijadwalkan dengan maksud dan tujuan:
  • Mengonfirmasi agenda mutabaah pasca Ramadhan yang sedianya selalu dilaksanakan rutin pekanan di Masjid Baitul Maal.
  • Meminta bantuan penyiapan musyrifah untuk didatangkan pada bulan September 2016.
  • Meminta saran dan nasehat terkait pengelolaan Rumah Quran.

7.  Hadiah Ramadhan 1437 H: Sekelumit Bantuan untuk Rumah Quran

Berita mengejutkan muncul ketika sarung dianjurkan diikat erat-erat (10 hari terakhir Ramadhan). Berita yang membuat hati tersentuh, jiwa tergerak, dan buncahan semangat kian membara. Kami sebut ia hadiah, sama surprisenye dengan poin ke-5, pembangunan asrama ke-4.

Salah seorang warga PJMI yang telah merasakan kebermanfaatan Rumah Quran dalam tajuk panitia Ramadhan Masjid An-Nur dan Rumah Keluarga Quran/RUKUN An Nur (baca disini untuk lebih lanjut) menawarkan rumahnya yang berlokasi di Pamulang untuk dijadikan rumah tahfidz. Namun demikian, manajemen merasa kurang mampu memanfaatkan mengingat lokasinya yang jauh dari kampus PKN STAN. Akhirnya, beliau merencanakan untuk membuat kebun taoge yang hasil penjualannya akan diberikan untuk pendanaan Rumah Quran STAN. Tinggal tantangannya, bagaimana rencana ini dapat terealisasi di bulan Juli atau bulan-bulan lainnya.


Tujuh tantangan ini butuh bekal. Bekal takwa untuk terus memegang teguh amanah Rumah Quran, juga bekal kekompakan. Insya-Allah, skema pemberdayaan SDM juga akan dipersiapkan guna mengeksekusi semua tantangan yang secara massif bersahutan muncul di bulan Juli ini.

Semoga Allah mengilhami kita untuk terus istiqamah menebar semangat ibadah Ramadhan di bulan-bulan Syawal dan bulan lainnya. Syawal adalah bulan peningkatan. Ini menjadi momen bagi Rumah Quran untuk meningkatkan standar dan kapasitas untuk menjawab tantangan akhir zaman, dimana banyak sekali orang ingin belajar dan berinteraksi dekat dengan Al-Quran. Ya Allah, mudahkanlah urusan kami, sehatkanlah jiwa-jiwa kami, dan kabulkanlah doa-doa kami.

Akhirud du’a’
Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa min ahlul Qur’aan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |