Kabar Terbaru »
Bagikan kepada teman!

Tutorial MUTQIN Generasi 2 (lengkap/singkat)

Penulis : rumah quran stan on Kamis, 16 Juli 2020 | 17.11.00

Kamis, 16 Juli 2020


update: 16 juli 2020 pkl 17.11
in syaa Allah akan diupdate kembali...

Mutqin = Aplikasi Pengajar Qur'an, Penghafal Qur'an, dan Mushaf Juz 26-30

Fungsionalitas =


Fungsi Utama: Pengajaran Qur'an
1. Pengaturan
2. Mulai Tahsin/Tahfidz Juz 26-30
3. Mulai Tahfidz selain Juz 26-30
4. Tahap 1: Menerima Talaqqi (Mendengar)
5. Tahap 2: Review Talaqqi + Feedback Pembetulan
6. Tahap 3: Report
7. Manajemen Rekap Hasil Talaqqi


Fungsi Kedua: Penghafalan Qur'an
1. Pengaturan (Mode Menghafal)
2. Mulai Menghafal Juz 26-30


Fungsi Ketiga: Mushaf Qur'an untuk Tilawah
1. Masuk ke Surah-surah Juz 26-30
komentar | | Baca...

Mengintip MUTQIN Generasi 2 (versi Beta)

Penulis : rumah quran stan on Jumat, 10 Juli 2020 | 10.21.00

Jumat, 10 Juli 2020

Seperti jiwa yang berproses, pikiran yang mendewasa, dan iman yang semoga terus bertambah... Aplikasi Mobile betajuk MUTQIN pun demikian.

Aplikasi ala Rumah Quran STAN yang diusung oleh manajemen dan santri RQ STAN 2019-2020 ini, memasuki generasinya yang ke-2.

Versi 1.0 Mutqin dapat diunduh di:
s.id/apkmutqinKalau versi 2.0-nya? Hm... Baca sampai selesai yaa 😊👇

Overview
Dilihat dari history-nya, sebetulnya Mutqin sudah diupayakan sejak 2018 dan baru gencar (ngegas) ketika Maret 2020 dengan istilah masyhur saat itu: "dirumahaja". Maret-April, santri RQ STAN dan developernya bahu-membahu melengkapi fungsionalitas sekaligus konten 5 juz (maklum, developer awam).

Saat Ramadhan lalu, saat Mutqin diunggah ke Playstore, fungsionalitasnya hanya menerima talaqqi, dengan alur meliputi: koreksi, review, dan pelaporan. Adapun fitur andalannya adalah: share/berbagi hasil talaqqi, terutama kepada santri yang diuji. Walaupun begitu, kelemahannya terlihat jelas: konten hanya meliputi juz 26-30, bahkan ada beberapa detail dhabt yang kurang sesuai standar mushaf.


Fungsionalitas Generasi 2
Nah, di edisi terbarunya yang in syaa Allah akan launching bulan Agustus nanti (Aamiin yaa Allah), Mutqin sudah menambah banyak fungsionalitas-nya. Semoga versi kali ini lebih bermanfaat bagi para pengajar dan santri Quran. Semoga pula menjadi sedekah jariyah bagi manajemen dan santri Rumah Quran STAN: 

1. Rekap Hasil Talaqqi

Rekap Hasil Talaqqi

Pengajar tidak hanya share lalu file itu masuk ke whatsapp peserta/santri tahsin-tahfidz, melainkan juga dapat:
  1. Direkap di satu halaman tersendiri.
  2. Disearch/cari: berdasarkan tanggal, nama peserta, nilai, program (tahsin/tahfidz), dan bacaan.
  3. Dihapus baik per data, maupun semuanya.
  4. Dishare hasil rekap ini, via media sosial dan aplikasi smartphone lainnya.
PR untuk fitur ini: belum bisa disimpan di cloud (baru memori HP saja), belum bisa dieksport ke excel, dan advanced fitur lain. Semoga di lain versi. Aamiin.



2. Pengaturan Standar Talaqqi (termasuk Dark-Mode)




Di halaman pengaturan (setting), Mutqin dimungkinkan digunakan tak hanya di lembaga Quran tertentu saja, tetapi juga di lembaga Quran lain yang memiliki standar berbeda. Karena kita dapat menentukan:

  1. Nama lembaga (user aplikasi) sehingga tertera di report seluruh talaqqi ke santri,
  2. Nama pengajar (user aplikasi) sehingga tertera di report seluruh talaqqi ke santri (kedua hal ini tercantum di paling bawah report menjadi semacam signature, misalnya: (Ustadz Abdullah - Rumah Quran STAN),
  3. Inisiasi nilai awal: nilai santri sebelum ditalaqqi, by default = 80 dan bisa diubah-ubah ke pilihan lain,
  4. Dark Mode: mengaktifkan/menonaktifkan mode gelap (mirip pada aplikasi Quran Android)
  5. Kriteria penilaian yang digunakan: By default adalah huruf, mad, ghunnah, namun bisa diubah dengan model lain,
  6. Angka pengurang kriteria tsb: by default adalah -1, tapi bisa diubah-ubah ke pilihan angka lain.
  7. Pilihan nilai kelancaran: dapat ditiadakan atau dimunculkan dgn cakupan pilihan tertentu.
Pengaturan terdiri dari 3 kriteria penilaian tahsin dan 2 kriteria penilaian tahfidz. Jadi, bila kriteria lebih banyak, dapat digabungkan ke dalam 1 kriteria tertentu (dengan standar angka pengurang yang sama). Selain pengaturan tersebut, disediakan juga di Pengaturan ini: informasi berupa:
  1. Versi aplikasi
  2. Klik untuk sent email (masukan/usulan) ke Rumah Quran STAN
  3. Panduan aplikasi
  4. Website Rumah Qutran STAN
  5. dan tak kalah penting: Info Donasi Rumah Quran STAN
Fitur ini dapat dikembangkan lebih lanjur tergantung alur proses talaqqi yang diharapkan.


3. Form Mutqin (Kalkulator Lahn Tahsin/Tahfidz)
 

Fitur ini (gbr tengah dan kanan) memiliki fungsi yang sama dengan halaman surat biasa. Yang membedakan adalah: kalau halaman surat, setiap ada koreksi, yang diklik adalah kalimah ayatnya. Kalau di Form Mutqin ini, yang diklik tombol salahnya dimana (berdasarkan pengaturan pada poin 2). Maka, form Mutqin lebih mirip kalkulator. 

Kenapa ada form ini? Yaitu untuk mengadopsi talaqqi Quran dari juz lain selain 26-30 yang telah dicantumkan. Pada bagian atas telah disiapkan pilihan surat dan cakupan ayatnya, sehingga ketika diklik SELESAI, hasilnya adalah hasil talaqqi surat apa dan nilainya berapa, persis seperti halaman surat Mutqin 1 sebelumnya.


4. Fitur Lainnya...

A. Share Gambar: Setiap gambar random seperti pada Mutqin sebelumnya, pada versi terbaru ini sudah dapat dibagikan ke medsos (ada tombolnya).

B. Pick for Lahn Tajwid: Setiap mau menulis catatan untuk santri yang diuji, telah disediakan tombol instan untuk kesalahan detail. Misalnya: salah di nun, klik nun, salah di tafkhim, klik tafkhim. Jadi sangat berguna bagi yang belum menggunakan keyboard Arabic.

C. Previous Next Surah: Menjadikan Mutqin sebagai aplikasi tilawah kini lebih mudah, karena disediakan next dan previous surah khusus untuk juz 26-30.

D. Bug Fix Null String: Metode penyimpanan konten surah sedikit diubah sehingga total apk yang sebelumnya mencapai 21 MB, kini lebih kecil (15 MB) dan ketika membuka halaman surah lebih cepat.

E. Bug Detail Dhabt: Diharapkan kesalahan dhabt (seperti hamzah yang posisinya salah, tanda shod lam yang terpotong, dll) dapat diminimalisir di generasi 2 ini.

F. Video Tutorial Terbaru: Tentunya dengan seluruh penambahan fungsionalitas tersebut, agar pengajar mudah menggunakannya, akan diupdate kembali video tutorial Mutqin generasi 2 ini.


Bagaimana Saya Bisa Mendapatkan Aplikasi Ini?

Sementara, tim Rumah Quran STAN akan menahan diri untuk mempublikasikan ke PlayStore untuk Mutqin 2 ini. Hal ini dikarenakan, saat ini Rumah Quran perlu mendorong pemasukan dari donasi. Untuk itu, saat ini bagi siapa saja yang ingin mendapatkan Mutqin 2 ini, dapat mengisi form pendaftaran donatur tetap Rumah Quran STAN:


Mohon doa pembaca shalihin shalihat sekalian, Rumah Quran STAN akan berproses menuju pembelajaran online, semoga tidak mengurangi esensi, adab, dan semangat yang diusung. Semoga Allah meridhai kita dan menjadikan Quran (salah satunya) sebagai sebab kasih sayang-Nya.


🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan🔥 Allahummaa innaka 'afuwwun tuhibbul af'waa fa'fu 'annaa

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
komentar | | Baca...

Ngegas Quran di Masa Begini - Ust Rizal Wahid

Penulis : rumah quran stan on Kamis, 09 Juli 2020 | 23.21.00

Kamis, 09 Juli 2020


Zoom Meeting Room - Sabtu, 4 Juli 2020

Kedua kali, ustadz dan qori' muda mampir untuk mengisi ruhiyah di tengah-tengah situasi begini. Begini gimana? Begini yang hmm... begini ini...

Abaikan istilah "p4ndem1k". Bayangkan kita memang diupayakan tetap di rumah dan melakukan segala aktivitas dari rumah. Maka, cakrawala kita dituntut tetap luas. Hati kita diharap tetap lapang. Jiwa kita semoga juga mampu beradaptasi menghadapi situasi.

***

RQ STAN di tengah minim kegiatan ngumpulnya, berupaya tetap ngumpul. Kalau kita dulu mengenal istilah: makan ga makan yang penting ngumpul. Kalau sekarang, kumpul ga kumpul yang penting menatap layar. Sebagaimana kita dianjurkan "bertakwa" bagaimana pun situasinya (ittaqullaaha haitsu maa kunta). Kita juga berharap dapat "tenang, bahagia, dan menebar amal" bagaimanapun kondisinya. 

Mari simak catatan terserak yang coba diteraturkan dari kajian online Rumah Quran STAN yang satu ini.

https://www.youtube.com/watch?v=g79oxDMfAxk

Kalau biasanya kita hadirkan catatan reportase, kali ini cukup quote saja. Sedikit-sedikit tapi banyak: 

Konsisten Bersama Qur'an
  • kebaikan2 tdk akan berhenti bagi org2 beriman
  • ujian2 hari ini tdk membuat patah semangat
  • ujian = wasilah utk mendekatkan diri kpd Allah
  • musibah = ketika diberi ujian Allah qt justru jauh dr Allah
  • qt tdk akan konsisten - kalo qt tdk tahu ngapain qt bersama Quran
  • contoh sederhana: suka makanan = marketingnya? rasanya? tampilannya?
  • klo tanpa alasan = tdk akan bertahan lama bersmaa Quran, hanya ikut2an, tren hijrah hits,...
  • klo ada alasan = qt akan konsisten bersama Quran.

3 Alasan Ngapain Sih Bersama Qur'an
  • ridho Allah = berkah, 
  • kemuliaan Allah, 
  • pahala bertabur banyak 

Ridho Allah
  • kalo sehari ga bersama Quran = ada yg kurang hari ini. Analogi orang ngerokok: ga ngerokok mulut akan pait - muncul mind set begitu.
  • bagaimana memunculkan rasa ini:
  • keberkahan hidup = kebaikan2 yg lain akan ngikut, bertambah, dst
  • klo ga berkah = sulit taat kpd Allah
  • berkah = tambahnya kebaikan...
  • caranya: cara sumber keberkahan...
  • klo berdiam diri = tdk akan dtg keberkahan
  • sumber utama berkah = ALQURAN
  • al anam 145 = wa haa dzaa kitabun mubarokun lallakum turhamuun
  • keberkahan = semua akan Allah mudahkan...
  • shaad  29 = liyaddabbaruu aayaatihii waliyatadzakkaro ulul albaab
  • selagi senang/sedih, tetap berada di jalan Allah. sumber: QURAN

Sumber Kemuliaan
  • semua yg mulia, selalu berkaitan dgn Quran. lailatul qadr, Nabi Muhammad, malaikat jibril, dll...
  • yg menghafal? memfasilitasi RQ? dll. In syaa Allah dapat kemuliaan.
  • ngejar2 kemuliaan sisi manusia = Allah akan tinggalkan kita...
  • Yunus 58: hendaklah dgn karunia Quran, mengapa? krn mereka yg bersama Quran lebih jauh dr apa yg mereka kumpulkan ...

Pahala yg Sangat Besar..
  • amal sholeh yg sangat besar = bersama Quran 
  • paling umum= baca quran
  • nanti di hari kiamat mendapat syafaat quran
  • alif 1 huruf, lam 1 huruf, mim 1 huruf, 
  • kebaikan menjadi berlipat-lipat pas dihafal...

BAGAIMANA AGAR QT KONSISTEN BERSAMA QURAN? DITENGAH2 BEGINI?
  • Kuncinya: letakkan Quran di awal hari (SAHUR, SUBUH)
  • klo diletakkan di waktu2 sisa, tak ada waktu di waktu sisa...
  • mana yg jadi prioritas: hafal, baca, murajaah, yang penting lakukan saja...
  • harapannya berkumpul keberkahan untuk hari tersebut...
  • menunggu waktu luang = maka, tdk akan pernah ada waktu luang.
  • kebaikan = dipaksa, lama2 jadi terpaksa, lama2 menjadi kebiasaan...
  • kering = Allah sibukkan dgn dunia...
  • prioritaskan Quran = dunia Allah yg urus
  • milih dunia = Allah takkan pilihkan keberkahan, 
  • padahal walal aakhiratu khairuw wa abqaaa
  • semua ada wadahnya, nikmat dr Allah, tdk smua blum tentu dpt...
  • Allah pilih scr khusus = faathir 30
  • Allah wariskan Quran kpd hamba2 yg Allah pilih...

Bagaimana Menjaga Intensitas/Konsistensi 
  • 1. target yg jelas, slalu prioritaskan waktu..
  • 2. memulai dan jangan diputus
  • 3. cari sebanyak2nya temen2, klo ga bisa offline, yaa online, pengingat2 di grup dll.
  • 4. tambah ilmu kita terkait Quran -= semakin tahu, semakin tambah semangat bersama Quran
  • 5. perbanyak doa kpd Allah

Bagaimana Mengatasi Futur?
  • FUTUR = turun iman pd aktivis dakwah, dll.
  • jangan sampai iman turun = qt pahami bhw itu maklum...
  • harapannya yazid nya banyak, yankus nya sedikit.
  • gimana cara mengatasinya: 2 yg dominan
    • 1. futur krn qt masih bermaksiat kpd Allah. solusi: tinggalkan maksiat kpd Allah
    • 2. qt niat ibadah bukan krn Allah, tp utk manusia. 
  • setidaknya agar ga begitu...
  • kuncinya 1: slalu berdoa kpd Allah, minta agar qt dikuatkan dlm iman dan takwa kpd Allah, dibarengi dgn ikhtiar = mujahadah/ikhtiar
  • jgn sampai futur = tp tdk beribadah sama sekali...

Bagaimana Menghilangkan Noda/Emosi padahal sudah Banyak Membaca Quran?
  • air jernih... lalu masukkan bubuk kopi, airnya akan keruh...
  • kopi ini input yg buruk2, kebiasaan buruk, temen2 yg buruk...
  • caranya kopi agar hilang?
  • air jernih dimasukkin sebanyak2nya...
  • Quran sbg wasilah... Qt harus perbanyak intensitas...
  • mgkn ga instan, tp terus2an... 
  • terus dijaga dgn Quran, bila penyakitnya kambuhan...
  • kenapa shalat 5 waktu = dibersihin terus agar dosanya hilang
Tentang Doa Allahummarhamnaa bil Qur'aan
  • Allahummarhamnaa bil Qur'aan: rahmatillah kami dgn Quran
  • Allahummaa dzakkirnaa minhumaa nusiinaa (agar qt tdk dilupakan)
  • klo berkaitan hukum, qt perlu lihat tafsir

Cara Sabar Bila Hafalan Makin Banyak
  • Cara sabar ketika hafalan makin byk...
  • Ujiannya memang lebih banyak sih...
  • klo qt tahu mau qt mau masuk surga = pasti qt bersabar terhadapnya
  • sabar = pahala tdk terbatas => az zumar 10 = ajrun bighairi hisaab
  • idealnya klo makin banyak hafal -> emosi akan terkontrol
  • berdoa....

Metode Menghafal ala Ustadz
  • metode menghafal = tdk bs disamaratakan...
  • metode terbaik = yg paling nyaman bagi kita
    • 1. metode simak 
      • mendengar baru ngafal... tapi capek, krn banyak dengerin
    • 2. metode klasik
      • tersebar di banyak di gugle, ngebaca berpuluh kali baru dihafal, mirip 
    • 3. metode potong ayat
      • yg bisa bahasa arab walau minimal.
      • bagaimana? motong ayat d tempat yg tepat.
      • 1. hemat waktu,
      • 2. paham ayat
  • apakah berlaku buat org lain?
  • caranya: temukan caranya
  • trial and error
  • metode tergantung... krn ada yg bisa krn pas sepi, ada jg pas rame

Pengumuman Quiz Pasca-Kajian (tema dan pemenang):
  1. Catatan: Faishal Ibrahim - RQ MBM
  2. Surah: M. Syarif Hidayah - RQ MBM
  3. Futur: Shirly - RQ AL KHONSA dan Iqlima - RQ MAWAR
  4. Metode: Queenton - RQ GRANADA


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan🔥 Allahummaa innaka 'afuwwun tuhibbul af'waa fa'fu 'annaa

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
komentar | | Baca...

Kuthbah Ied ala RQ Granada

Penulis : rumah quran stan on Minggu, 24 Mei 2020 | 02.42.00

Minggu, 24 Mei 2020


RQ Granada merupakan cabang Rumah Quran STAN dengan jumlah santri tinggal terbanyak dibanding RQ-RQ yang lain selama masa pandemik COVID-19. Bila RQ lain, ada yang hanya ditinggali musyrifahnya saja, ada yang kosong sama sekali, ada yang ditinggali 1 santri ikhwan (RQ/RT MBM), maka ada 4 santriwati RQ Granada yang tetap tinggal. 

Maka, pemilik RQ Granada yang merupakan salah satu manajemen RQ STAN mengajak santriwati di lantai 2 rumah turun ke bawah (lantai 1) untuk menggelar shalat Ied bersama pada 1 Syawal 1441 H (25 Mei 2020). Berikut adalah draft khutbah dengan pendekatan ala RQ Granada:

💌💌💌

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Allahu akbar
Allahu akbar
Allahu akbar
Alhamdulillah 
Ash sholaatu wassalaamu'alaa Rasuulillah - Amma ba'du

Fa yaa’ibaadallah uushikum wa nafsii bitaqwallah faqod faazal muttaquun.
Qalallahu ta’alaa fii kitaabihil kariim - Audzubillaahiminiassyaithaanirrajiim  

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ 
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.-QS Ali Imran 102-

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar Walillahilhamd
Sobat RQ Granada, yang smoga sehat dan smangat

Sungguh sebuah kenikmatan dari Allah bisa beribadah di pagi 1 Syawal, dengan suasana khutbah rumahan. Semoga kita bisa mensyukuri nikmat-nikmat itu, dengan hati, lisan, dan amal yang optimal. 

Di balik nikmat-nikmat Allah yang tak terhitung ini, ada 1 yang nikmat yang perlu kita sadari yakni nikmat iman islam, yang mau tidak mau, sadar tidak sadar, dunia kita saat ini sedang bergerak mengimplementasikan tata cara Islam secara pelan-pelan.

Ini buktinya: Kita tahu perbankan berkonsep Syariah, Ketika ada krisis, perbankan konvensional kolaps, namun yang syariah tidak tergerus krisis. Dunia sudah beberapa tahun terakhir menyaksikan perkembangan signifikan perbankan syariah.

Lalu, kita juga tahu konsep larangan ikhtilath (bercampur laki perempuan). Dengan adanya gerbong khusus wanita, ruang busway khusus wanita, itu semua praktek atas konsep Islam yang menghindarkan adanya ikhtilath. Karena memang Islam sesuai fitrah manusia. 

Satu bukti lagi muncul, betapa dunia kita sedang mempraktekkan tata cara Islam. Apa itu? Yaitu wabah yang kita alami. Jauh sebelum pemimpin kita menerbitkan PSBB, ada titah Rasulullah Saw melalui hadits yang mulia:

Abdurrahman bin Auf mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, maka janganlah keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri… (HR Bukhari Muslim)

Maa syaa Allah, sobat RQ Granada, semoga dengan keberadaan kita disini, dengan berlandaskan niat menggapai ridha Allah dan mencontoh sunnah Nabi saw, kita dapatkan pundi-pundi pahala dari Allah, atas aksi dirumahsajanya kita, atas lockdownnya kita, atas magernya hidup kita akhir2 ini.

Sobat RQ Granada yang in syaa Allah sudah hafal juz 28,

Tiap khutbah slalu ada wasiat takwa. Maka kita dapati di juz 28 surat Al Hasyr-18:
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Lalu ada lagi, di surat At Tagaabun 16: Fattaqullaahamastatho'tum...
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu ...

Ternyata kunci takwa itu ada di surat setelahnya yaitu At Thalaq, yakni Wamayyattaqillaaha, ada 3:
1. yaj’allahu makhraja: Allah akan membukakan jalan keluar (ayat-1);
2. yaj’allahu min amrihii yusro: Allah akan memudahkan urusannya (ayat-4);
3. yukaffir ‘anhu sayyi’aatihii wayu’dzim lahuu ajro: Allah hapus kesalahan2 dan melipatgandakan pahala (ayat-5).

Maka, mari kita berharap sama Allah agar kita menjadi pribadi muttaqiin, dimana bekal ketakwaan yang sudah kita usahakan di bulan Ramadhan kemarin, semoga dapat tetap kita istiqomahkan di 11 bulan ke depan, serta agar usia kita disampaikan di Ramadhan tahun depan. Aamin ya Rabbal 'alamin.

Khutbah 1 ini akan saya akhiri dengan secuplik cerita:
Biasanya kalau ada lari maraton, pelarinya dari awal hingga menjelang garis finish, berupaya menjaga endurance (daya tahan), beda dengan sprint 100 meter yang pelarinya langsung menghabiskan staminyanya. Nah, ketika pelari maraton sudah mendekati garis finish, seharusnya kan mempercepat lari ya, sayangnya syetan sudah mempersiapkan ranjau-ranjau instan di dekat garis finish itu, sebutlah diskon belanja, buzzer media, isu pandemik yang bikin ketar-ketir, dan lainnya.  Naudzubillah, semoga slalu tentram hati kita..

Nah, Ada pelari yang gagal tapi tidak sadar kalau dia itu sudah di luar rute. Lho kok bisa? Kita jadi bertanya: Apa makna garis finish disini? Maka saya jawab: Ia adalah penerimaan amal dan turunnya ampunan Allah, yang sungguh rugi kalau kita sudah di Syawal sekarang ini (di luar rute marathon Ramadhan), tapi tak mendapatkan ampunan-Nya, artinya sia-sialah puasa dan bangun malamnya (naudzubillahi min dzaalik). 

Nah, kita saat ini kan di luar rute marathon. Pertanyaannya, kita tidak tahu nih, kita sudah melewati garis finish atau belum??? 

Maka, khatib mengajak diri dan antum sekalian, Mari slalu bekalkan diri kita dalam hari-hari ke depan dengan doa: 
1. Taqabbalallahu minna wa minkum. 
2. Juga: Allahumma taqabbal minna innaka antassami’ul aliim watub alainaa innaka antattawwaaburrahiim, atau: 
3. Allahumma taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa wa rukuu’anaa wasujuudana wa quudana wa tadharru’ana (merendahkan diri kami), wa takhasyu’ana (khusyuk2 kami), wa ta’abbudanaa (pengabdian kami), wa tammim taqshiiranaa (dan sempurnakanlah penunaian ibadah kami)…

Barakallahu lii walakum fil qur’aanil adziim. Wanafa'anii waiyyaakum bimaa fiihi minal aayaati wadzdzikril hakiim. Aquulu qouli haadzaa wastaghfirullahulii walakum walisaa irilmuslimiina walmuslimaat. Farstaghfirullah. Innahuu huwalghafuuruarrahiim.

--DUDUK, LALU BANGUN UNTUK KHUTBAH 2--

Alhamdulillah
Alhamdulillahilladzii arsala rasuulahuu bil hudaa wadiinil haqq liyudzhirahuu aladdiini kullihii wakafaa billaahisyahiida...
Allahummashalli alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad

Sobat Granada, yang masih ON FIRE di bulan Syawal ini,
Sungguh Ramadhan kemarin hingga Syawal ini punya 4 nilai tambah dibanding Ramadhan2 sebelumnya, yang sangat lain dari yang lain, dengan Ramadhan sebelum2nya:

1. Energi kerinduan kepada orangtua: sungguh cinta itu kalau jauh di mata, justru malah jadi dekat di hati dan menghadirkan energi tersendiri. Antum tidak pulkam, kami juga tidak pulkam. Artinya: kita tetap bisa kirimkan energi doa buat mereka, maka kami juga titip salam kami kepada antum, untuk mereka: semoga kita semua sehat senantiasa.

2. Ekstra perlindungan: karena tidak boleh keluar, kita jadi jarang bertemu orang, artinya godaan lawan jenis, juga godaan makanan minuman, jauh lebih bisa terkontrol, kecuali memang kita mau curi2 pandang media sosial, nastaghfirullah...

3. Ekstra waktu konversi: banyak waktu Ramadhan lalu yang secara durasi bisa dikonversi di Ramadhan tahun ini menjadi ibadah, misalnya nambah 1 juz perhari, yang dikonversikan dari: jalan dari/ke kampus, ngobrol ngabuburit, ngeramein kajian tatap muka, jalan dari/ke masjid, pulkam, dll. Maka, sungguh beruntung yang ibadahnya nambah hasil dari konversi tadi.

4. Sedikitnya gaya gesek, apa maksudnya? Yang terakhir ini berpotensi sekali menjadikan Ramadhan kita terbaik dari Ramadhan2 lalu. Kenapa? Karena tidak ada gaya gesek bakda Ramadhan yg hadir secara masif. Nah, apa saja itu?
- tidak ada pulkam yang biasanya mengganggu ritme ibadah kita selama di sini, 
- tidak ada dekat orangtua sehingga kemanjaan kita jadi berkurang, kita lebih fight disini,
- tidak ada jalan2 silaturrahim manual yang biasanya menambah sibuk dan mengubah jam biologis kita, yang padahal sudah otomatis bangun sahur selama 30 hari.

Maa syaa Allah… maka, saya mengajak antum sobat RQ Granada, mari kita besok langsung puasa lagi, 6 hari Syawalan secara berurutan, kenapa? karena tidak ada alasan bagi kita seperti kalau kita di kampung (ga enak ama ortu lah, harus menjamu tamu lah, dll, tak ada alasan itu disini).

Ini semua kita ikhtiarkan agar ritme ibadah kita terjaga. Walau kemungkinan akan menurun, tapi in syaa Allah tidak menurun secara njomplang. Keep tidur diawal and bangun sepertiga malam untuk memanfaatkan waktu sahur. In syaa Allah waktu sahur bukan hanya berkah untuk makan dan shalat malam, tapi juga buat nugas kampus.

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah - Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar… Mari kita pungkasi khutbah dengan bershalawat dan doa:

Innallaaha wa malaa’ikatahuu yushalluuna ‘alannabiy. Yaa ayyuhalladziina aamanuu shalluu alaihi wasallimuutasliimaa. Sebagaimana Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi, kita pun turut memperbanyak shalawat: Allahummaa shalli alaa Muhammad wa alaa ali Muhammad…

Allahummaghfir lil muslimiina walmuslimaat wal mu’miniina wal mukminaat al ahyaa I minhum wal amwaat innaka samiun qaribun mujibud dakwaat. Ya qadiyal haajaat.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan, waj’alhulanaa imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah. Allahummadzakkirnaa minhumaa nusiina wa’allimnaa min humaa jahilnaa war zuqnaa tilaawatahu war zuqnaa tilaawatahuu indal wa bakdal Ramadhan ya Allah… warzuqnaa tilaawatahuu aana allaili wa athraafannahaar. Waj’alhulanaa hujatan yaa Rabbal ‘aalamiin.

Allahumma taqabbal minna innaka antassami’ul aliim, wa tub alainaa innaka antat tawwaburrahiim. Allahumma taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa wa rukuu’anaa wasujuudana wa quudana wa tadharru’ana, wa takhasyu’ana, wa ta’abbudanaa, wa tammim taqshiiranaa…

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah wa qinaa adzaabannaar.

Subhaana rabbika rabbil izzati ‘ammaa yasifuun wasalaamun alal mursaliin walhamdulillahirabbil ‘aalamiin.

Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Rumah Quran STAN
turut mengucapkan 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H
Taqabbalallahu minnaa wa minkum
Ja'alanallahu wa iyyaakum minal 'aaidin wal faa'izin

Semoga Allah menerima amal ibadah kita, 
Semoga Allah jadikan kita orang-orang yang kembali dan beruntung,

Allahummarhamnaa bil Qur'aanil kariim
frame - lebaran #diRQaja - 4 santri dan 1 musyrifah berpelukan pasca shalat Iedul Fitri

komentar | | Baca...

Jejak Ramadhan 1441 H - RQ STAN

Penulis : rumah quran stan on Jumat, 22 Mei 2020 | 09.23.00

Jumat, 22 Mei 2020


Dalam sebuah sesi kajian terakhir di bulan Ramadhan - yang diselenggarakan Rumah Quran Daarut Tarbiyyah (peletak dasar marwah RQ STAN), Ustadz Ibnu Jarir, Lc. menyampaikan dengan intonasi renungan mendalam, tentang apa dan bagaimana merenungi jejak akhir Ramadhan kita. Ada 4 poin:

✅ Setiap kita adalah penulis (buku) biografi kita sendiri dan setiap kita adalah pencetak sejarah diri kita sendiri. Buku itu kelak akan disaksamai sepeninggal kita, lebih jauh, buku itu akan disajikan Allah di hari akhir nanti 😢
✅ Kullun minna la mahaalata qooriun kitaabana amama lirobbil alamin (setiap kita akan membaca buku catatan kita di hadapan Allah SWT) 😭
✅ Dua tetes dan dua jejak yang dicintai Allah: 
- tetesan air mata karena menangis takut kepada Allah 
- tetesan darah yang dialirkan oleh seorang hamba di jalan Allah), 
- jejak seorang hamba yang menunaikan perkara/ibadah yang Allah wajibkan kepadanya 
- jejak seseorang dalam memperjuangkan agama Allah SWT (fii sabilillah).
✅ kun abdan rabbanian, walaa takun ramadhanian - Jadilah hamba Rabb sejati, bukan hamba Ramadhan (musiman). Jadilah hamba Allah madal hayah (sepanjang hidup kita).

Kita sebagai individu selayaknya menghitung-hitung agar Ramadhan kita penuh makna dari awal hingga akhirnya, sehingga output menjadi hamba bertakwa benar-benar terealisasi. 

Adapun Rumah Quran STAN menghitung jejak selama Ramadhan tahun ini dengan cukup rumit dan padat dibanding Ramadhan-Ramadhan sebelumnya. Ya Allah, sempurnakanlah menjadi amal-amal terbaik bagi para kontributornya:

1️⃣ TFH dan Lika-Likunya
RQ STAN yang menggelar TFH (Talaqqi From Home) memang penuh tantangan. Mulai dari konsep TFH itu sendiri, saran penunjangnya, hingga berhimpitan dengan konsep adab:
🔍 Klik disini - artikel TFH

2️⃣ MUTQIN

Bulan Rajab dan Sya'ban, ketika WFH sedang awal-awal bergemuruh, RQ STAN berupaya menyempurnakan sebuah aplikasi Android untuk memudahkan dokumentasi talaqqi online. Alhamdulillah jadi
🔍 Klik disini - panduan singkat Mutqin versi youtube
🔍 Klik disini - panduan lengkap Mutqin versi pdf   

3️⃣ Kajian Internal

Ramadhan lalu, tak ada kajian. Cukuplah talaqqi berkumpul pagi/malam sekaligus memotivasi santri. Namun, kali ini berbeda, diperlukan motivasi tambahan di masa pandemik, agenda Ramadhan kampus juga tak banyak, sehingga memungkinkan kajian internal diselenggarakan:
🔍 Klik disini - Kajian Motivasi Hamilul Quran bersama Ustadz Sunarso
🔍 Klik disini - Quiz Seberapa Ngegas Mindsetmu Bersama Quran
🔍 Klik disini - Al Kabaair episode 1 (Pengantar dan Dosa Membatalkan Puasa scr Sengaja)
🔍 Klik disini - Al Kabaair episode 2 (Dosa Ulama yang Tidak Mengamalkan Ilmunya)
 
4️⃣ Kajian Kerjasama

Ramadhan ini, RQ STAN optimalisasikan channel YouTube untuk dokumentasi kajian kerjasama diantaranya: MBM Kampus PKN STAN, Aman Palestin, dan Rumah Quran Daarut Tarbiyyah (tanpa dokumentasi).
🔍 Klik disini - Kajian MBM  | A Life Full of Happiness with Quran | Muzammil Hasballah
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 21 | Wakaf dan Palestina | Ust Aditya Hadid Riyadi, SE
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 22 | Kemuliaan Menjadi Ahlul Quran | Ust Numan Abdul Muiz
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 23 | Menanti Tamu Terakhir | Ust Rezi Albar, Lc
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 24 | Hidup Berkah Tanpa Riba | Ust Abu Muhammad Dwiono
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 25 | Karakter Muttaqin dlm Quran | Ust Rasyid Bakhabazy, Lc
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 26 | Menggapai Derajat Takwa | Ust Dr. Sayyid Qutub, Al Hafizh
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 27 | Membina Keluarga Sakinah | Ust Rezi Albar, Lc 
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 28 | Ahkam Zakatt Fitr dan Idul Fitr | Ust Wildan Jauhari, Lc
🔍 Klik disini - Kajian Ramadhan 29 | Muhasabah Akhir Ramadhan | Ust Rezi Albar, Lc

5️⃣ Komunitas Quran - RQ STAN

Alhamdulillah, yang terakhir ini adalah jejak sebelum Ramadhan dengan menggali Kulwap, Kulgram, dan menjadikannya sekaligus Komunitas Quran yang secara tidak langsung digawangi RQ STAN
🔍 Klik disini - dokumentasi 4 episode Kulwap/Kulgram RQ STAN
🔍 Klik disini - gabung grup telegram Berkah Quran
🔍 Klik disini - gabung grup whatsapp Berkah Quran

6️⃣ Agenda Instagram - RQ STAN

Instagram RQ STAN selama Ramadhan diisi dengan sharing tips optimalisasi ibadah di bulan Ramadhan. Santri, manajemen, alumni, hingga umum diperkenankan berbagi semangat dan share bagaimana mereka mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

Selain itu, medsos RQ juga mulai lebih ekspansif. Selain meletakkan jaringan ke Youtube dan Instagram, RQ STAN akan berupaya mewarnai Spotify (via Anchor).

Wah, judul IGTV terbaru di atas agak nyeleneh nggak sih? 🤭

🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan🔥 Allahummaa innaka 'afuwwun tuhibbul af'waa fa'fu 'annaa

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
komentar | | Baca...

TFH - Setoran Tak Berhenti di Masa Pandemi, Tapi...

Penulis : rumah quran stan on Minggu, 17 Mei 2020 | 09.24.00

Minggu, 17 Mei 2020

🔰 TFH = Talaqqi From Home...
✅ sebuah aktivitas dadakan lantaran kondisi pandemik
✅ sebuah aktivitas yang bersaing sengit dengan PJJ (perkuliahan jarak jauh) - yang konon dikabarkan tugasnya lebih menumpuk daripada kuliah keumuman
✅ aktivitas ini cuma lembaga tahfidz yang punya dan menjadi sebab sah-nya hafalan untuk diinternalisasi, kemudian dimurajaah hingga maut menjemput nanti.

🔰 Sarana dan Penunjang TFH
✅ TFH gunakan sarana yang bervariasi, tergantung kemampuan santri dan musyrif. Ada yang gunakan Zoom Meeting, Whatsapp Voice maupun Video Call.
✅ Namun, rata-rata musyrif/ah menggunakan Whatsapp untuk mengakomodasi santri2 yang berasal dari dari luar Jawa., agar tetap dapat setoran (biasanya kendala jaringan internet).
✅ Musyrif/ah juga bertransformasi. Dari semula meworo-woro di lokasi RQ, menjadi meworo-woro di grup whatsapp RQ masing-masing.
✅ Pencapaian santri bervariasi. Rata-rata sekali setoran setiap pekan. Mempertimbangkan aktivitas lain di bulan Ramadhan, biasanya tilawah. Santri rata-rata memiliki kesulitan membangkitkan semangat di kampung halaman, juga tugas PJJ kampus yang menumpuk.
✅ Penunjang TFH adalah kegiatan RQ STAN yang berbumbu motivasi non-setoran. Alhamdulillah, meliputi kajian online dari Ustadz Sunarso selaku pembina dan kajian Ustadz Hasan, yang semuanya terdokumentasi di youtube RQ STAN (ditambah lagi kajian kerjasama dengan Aman Palestin): cek youtube RQ STAN.

🔰 Namun, TFH bukan berarti Mutqin (nama aplikasi)... (cek disini)
✅ Karena Mutqin hanyalah sarana untuk mendokumentasikan catatan penguji kepada santri. Bahkan di RQ STAN sendiri, Mutqin kurang terimplementasi, lantaran culture yang belum terbentuk rapi. 
✅Tapi Alhamdulillah Mutqin banyak dimanfaatkan di luar sana. Ada FHQ yang berjalan di platform virtual dengan program tahsinnya. Hm... Mungkin untuk tahsin, Mutqin lebih diperlukan karena mencatat kesalahan yang perlu diperbaiki. Kalau TFH RQ STAN kan, rata-rata sudah santri tahfidz semua, sudah ditahsin dan sudah diharapkan bacaannya lebih baik dari sebelumnya.
✅ Ada juga FHQ MBM (produk internal - santri RQ STAN di lingkungan kampus). Sebetulnya bukan FHQ, tapi lebih kepada kegiatan talaqqi online Ramadhan yang mengaktivasi platform Mutqin untuk memudahkan komunikasi dengan penyetor talaqqi. Alhamdulillah.

🔰 Eits, TFH tetap perlu dimutqinkan via aktivitas lanjutan.
✅ Belum cukup hanya menghafal, lalu setoran virtual (TFH), lalu selesai. Karena hafalan punya gaya gesek yang mengurangi gaya potensialnya (gaya untuk menjaga hafalan tersebut). Gaya gesek itu bisa maksiat, bisa lalainya kita dari ibadah, dan lain-lain. Belum lagi syetan yang suka sekali menerbitkan penyakit hati. Jadi perlu => murajaah. 
✅ Ada 10 hari terakhir Ramadhan yang epic. Diharapkan lailatul qadar diraih, salah satunya melalui aktivitas malam bersama Quran yang optimal, 
🔍 entah ngebut tilawah, 
🔍 murajaah hafalan belum lancar atas yang di-TFH-kan, hingga 
🔍 qiyamul lail plus murajaah hafalan lancar.

🔰 TFH vs ADAB   
✅ Inilah tantangan perkembangan zaman. Makin diperinstan suatu amal ibadah, terkadang makin kita menyepelekan...
🔍 Sedekah kini bisa tinggal klik saja, tinggal QR code saja, tinggal selfie, NAH, mari kita tetap liputi dengan doa agar tidak ada penyepelean. Doa itu tangan diangkat, lalu berucap: agar si penerima kelak beroleh manfaat dan berkah, kelak berbalik menjadi pendonasi (bukan lagi yang menerima donasi). Tak perlu juga foto distribusi donasi diposting, lalu dicantumin di hasil penggalangan dana, banyak fotonya, menampilkan yang sedang kesulitan, wajah kesedihan. Na'udzubillah. Inilah teknologi versus ADAB.   
🔍 Sama juga dengan TFH => Yang terjadi kini adalah: karena kemudahan tinggal klik record, atau klik meeting, lalu kita abai terhadap adab bersama musyrif. Ya Allah jangan lalaikan kami...
💌 Mengupayakan untuk tetap hadir walaupun cuman bilang: "maaf ustadz tidak ada yang nambah, saya ingin dinasehati saja sama ustadz. Agar semangat saya bangkit."
💌 Mengabarkanlah bila memang tidak bisa hadir di jadwal musyrif tersebut;
💌 Tetaplah mendoakan musyrif, walau bagaimanapun lantaran dunia saat ini serba terbalik. 
💌 Kenapa serba terbalik: Bayangkan kisah ustadz Sunarso (pembina RQ STAN) yang kuliah di STAN dulu, tinggal di sekitar Ceger, setoran hafalan di Bangka. Perjalanan 1 jam naik Metro Mini. Selama di Metro Mini menghafal+murajaah. Sampai disana setoran dan mendoakan musyrif. Pulang kembali ke STAN 1 jam lagi. Total 2 jam hanya untuk 1 kali talaqqi 😭😭😭 Musyrif tidak perlu capek-capek karena ia dihormati, maka ia didatangi.
💌 Bagaimana kita sekarang ini? Setoran tinggal klik, yang capek justru musyrif nya perlu menanyai siapa yang setoran hari ini. Inilah yang perlu direnungi. Agar virtual di masa begini, justru seharusnya makin meningkatkan adab kita. Bisa jadi adab-lah yang membuka keberkahan usaha kita, hingga seperti ustadz Sunarso kini. Padahal setiap setoran butuh 2 jam, tapi kini hasilnya: mudah murajaah, mudah bersama Quran, dan efek keberkahan dunia-akhirat lainnya.
💌 Ya Allah, jangan jadikan berkurangnya porsi adab pada diri kami, menyempitkan keberkahan Quran bagi kami. Tetapkanlah kenikmatan Quran untuk kami, jadikan kenikmatan tersebut lebih besar kami rasakan daripada rasa nikmatnya orang-orang dalam menyantap istidraj-Mu Allah. Dan JANGAN JADIKAN KAMI ORANG-ORANG YANG MENDAPATKAN ISTIDRAJ (kenikmatan semu duniawi). 😭😭😭

Inilah kenyataan TFH, semoga menjadi sarana renungan dan evaluasi bagi diri pribadi, juga bagi manajemen Rumah Quran STAN...

*ditulis dengan rasa haru dan harapan tinggi... 😢😢😢

🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan🔥 Allahummaa innaka 'afuwwun tuhibbul af'waa fa'fu 'annaa

📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_
komentar | | Baca...

Update Donasi Sosial RQ STAN - April 2020

Penulis : rumah quran stan on Rabu, 29 April 2020 | 07.56.00

Rabu, 29 April 2020



Santri sosial tak pernah ada dokumentasi, karena kami ingin mereka nyaman berada di RQ sebagaimana santri2 yang lain

Dari sekitar 90-an santri Rymah Quran STAN 2020 ini, ada 18 yang berstatus sosial, sehingga perlu dibantu secara ekonomi.

Alhamdulillah program santri sosial sudah berjalan kurleb 2 tahun terakhir dengan rekap sebagaimana artikel berikut:
Berikut konsep sekaligus serba-serbi santri sosial Rumah Quran STAN: 
  1. Program santri sosial bersifat tahunan. Selama 1 tahun santri tidak membayar biaya pendidikan di RQ STAN, bahkan dibantu disetiap bulan, dengan ketetntuan dapat diperbarui ke tahun berikutnya atau minta diberhentikan. 
  2. Alhamdulillah, dari tahun 2018 ke 2019 ada santri yang berhenti atas permintaan sendiri (menganggap bahwa kelurganya kembali mampu), ada juga yang lulus menjadi alumni dan berstatus CPNS. Sebagian lagi yang tetap melanjutkan pendidikan di PKN STAN dan RQ STAN, tetap menjadi santri sosial (memperpanjang dokumen yang diperlukan).
  3. Yang membuat merinding adalah: ada 2 santri sosial yang 1 lokasi Rumah Quran, ketika salah satunya lulus (karena D1 - 1 tahun lulus dari PKN STAN), begitu lulus dan berstatus CPNS (tentunya dah dapet gaji), ia langsung mendaftarkan diri menjadi donatur sosial atas 1 orang temannya yang dulu serumah Quran (masih D3 - 2 tahun lagi lulus). Maa syaa Allah. 
  4. Seluruh santri sosial tidak pernah didokumentasikan, karena untuk menjaga kehormatan santri. Dari 9 rumah quran STAN, bisa jadi 1 rumah ada beberapa santri sosial, atau tidak ada sama sekali. Dan sesama mereka tidak ada yang tahu, siapa santri sosialnya.

Sampai dengan April 2020, berikut laporannya:


laporan donasi sosial edisi September s.d. April 2020
Dari laporan tersebut, berikut penjelasannya:
  1. Santri sosial 2019-2020 Rumah Quran STAN terdiri atas 4 ikhwan dan 14 akhwat.
  2. Ke-18 santri dibantu oleh lebih dari 18 donatur/kakak asuh (KA) dengan sistem bulanan selama setahun dan menyetorkan bantuan melalui rekening RQ STAN.
  3. Manajemen RQ STAN akan mengingatkan kakak asuh setiap bulan, namun tidak sampai wajib. Hal ini dikarenakan sumber dana sosial tersebut selain kakak asuh bulanan, ada juga donatur insidental.
  4. Alhamdulillah, telah disalurkan dana santri sosial sejumlah 59 juta Rupiah dari September 2019 s.d. April 2020. 
  5. Perubahan dana bulanan disebabkan oleh tingkat keinginan kakak asuh (kadang naik kadang kurang). 
  6. Saldo dana (terutama dari donatur insidental) akan digunakan untuk memback-up santri sosial atau bila ada momen-momen tertentu yang dibutuhkan untuk kegiatan sosial.

Namun, tiba-tiba musibah hadir... COVID-19 namanya.
Saat ini manajemen Rumah Quran STAN sedang memetakan seberapa besar dampak musibah ini bagi santri RQ STAN (sembari tetap menjalankan agenda talaqqi online RQ STAN).

Secara ekonomi banyak yang terdampak, apalagi yang orangtua mereka berstatus pekerja harian. Bisa jadi akan dibuka potensi santri sosial baru. In syaa Allah dalam waktu dekat.

Semoga Allah memberikan pertolongan kepada yang terdampak.
Semoga Allah segerakan diangkat musibah ini dari kita semua.
Selamat menjalankan ibadah Ramadhan 😊

🔥 Allahummarhmanaa bil Qur'aan
🔥 Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan
📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
👥 Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
📷 IG : stanruqun_


komentar | | Baca...
 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |