Kabar Terbaru »
Bagikan kepada teman!

Persiapan Peserta Tahfidz Camp Akhir Tahun 2019

Penulis : rumah quran stan on Jumat, 06 Desember 2019 | 05.37.00

Jumat, 06 Desember 2019




Tidak penting Anda ikut Tahfidz Camp sukses atau tidak, yang penting Anda persiapkan dengan matang dan evaluasikan dengan target menantang...


Tahfidz Camp itu agenda tahunan RQ STAN yang pada angkatan 2019-2020 ini akan diadakan 2 kali. Lho kenapa?

Alasan utamanya 2.
✅ Santri RQ sudah menginjak angka 100+ sehingga menggiatkannya sekali setahun akan membuat masjid overload.
✅ Santri RQ tingkat 3 tidak akan bisa ikut bila Tahfidz Camp dipaksa hanya sekali, karena pasca-UAS (dimana sudah 3 tahun terakhir Tahfidz Camp slalu diadakan pasca-UAS), mereka harus mengikuti PKL. Sehingga perlu ada waktu lain selain pasca-UAS.

Temanya masih sama: minimalis, hanya bertempat di masjid sekitar -menyesuaikan budget- 

Apa Saja Persiapan yang Perlu Kita Lakukan Sebagai Peserta?

✅ Baik visual/auditori, agar Tahfidz Camp (TC) dapat efektif, perlu ditentukan target 1 juz yang mana? Untuk yang memilih juz 30, TC RQ STAN membolehkan asalkan ditambah ½ juz 29. Juz yang lain boleh 1 juz full, yaitu pada rentang 1-29. 
✅ Baik visual/auditori, sejak H-20 TC, sebaiknya rajin tilawah Quran 1 juz perhari pada hafalan yang mau di-camp-kan. Khusus utk santri RQ berarti tilawah 2 juz perhari atau 3 juz perhari, salah satu juz nya diganti menjadi 1 juz yang akan di-camp-kan.
✅ Nah, tentukan juga mushaf nya. Jangan gonta-ganti mushaf. Harus fokus ke 1 mushaf, sebaiknya Mushaf pojok (pojok kiri bawah adalah akhir ayat).
✅ Selanjutnya bagi yang bergaya belajar VISUAL, kita boleh mewarnai mushaf yang akan digunakan nge-camp. Misalnya digarisin tebal  1 halaman jadi 2 bagian atas dan bawah. Bagian2 yang unik boleh dibuletin pake warna tertentu. Bagian2 yg mirip boleh distabilo, bagian yang membuat hati bergetar, ayat2 adzab misalnya dibuletin pake warna tertentu. Dan lain sebagainya, sehingga mushaf kita jadi berwarna-warni. Konon, orang visual punya kemampuan photographic memory, tinggal kita menghafalnya berdasarkan posisi dan apa yag dilihat di mushaf tsb.

✅ Bila cara visual tsb dirasa ekstrem dan ingin mencoba auditori, cobalah rekam 1 juz yang akan di-camp-kan berdasarkan halaman. 1 halaman = 1 file. Didengarkan saja setiap hari 1 file berulang-ulang, besok ganti file, lusa ganti file lagi. Biarkan alam bawah sadar merekam secara auditori. Tapi kita tetap harus mentilawahinya 1juz per hari sebagaimana di awal tadi. Terutama untuk tilawahnya dikeraskan agar kita bisa mendengar suara kita, dengan nada yang sama dengan nada rekaman file kita tadi.

ITU SEMUA PERSIAPAN MENUJU TAHFIDZ CAMP…
Lalu, bagaimana action learning setelah tahfidz camp?



Action Learning Pasca-Tahfidz Camp?

Yang jelas harus jelas, terarah, bertahap, dan komitmen. Karena kalo tdk ada target pasca Tahfidz camp, yaa percuma saja. Eh tdk percuma ding ya. Khan sudah banyak ngafal di TC, moga2 jadi amal ibadah hehe. Maksudnya agar pasca tahfidz camp, hafalan tdk hilang, maka harus ditangkap dengan target jangka pendek dan panjang. (perhatikan: cakupan pendek dan panjang jangan disamakan dgn akuntansi dan kebendaharaan ya, hehe… Karena klo pake pendekatan akuntansi, pendek = 1 tahun, panjang = 10 tahun, hhe)

✅ Jangka pendek, kita tak tahu sependek apa. Yang jelas, disini kita harus kembali setorkan hafalan tadi ke musyrif/ustadz. Buat program murajaah terhadap hafalan tsb secara intensif, misalnya diulang-ulang 1 pekan sekali. Atau buat bertahap bila ternyata sudah terlanjur hilang. In syaa Allah menghafal kedua kali dari hafalan yang sudah pernah dihafal dan setorkan akan lebih mudah.

✅ Jangka panjang, terjadi bila Allah rezekikan bagi kita berupa kelancaran hafalan. Tapi sudah lancar jangan kemudian berhenti. Kita punya standar mengulang-ulang hafalan lancar (dari banyak referensi) sebanyak 2 pekan diulang sekali. Tapi, bila diperkirakan kesulitan, bisa 1 bulan diulang 1 kali putaran hafalan. Ini dilakukan untuk menjaga kelancaran. Dan dilakukan sampai akhir hayat. Murajaah Until Die.

Demikian, Wallahu a’lam bish shawaab.
Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–
======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi


komentar | | Baca...

Kulwap Perdana RQ STAN

Penulis : rumah quran stan on Selasa, 03 Desember 2019 | 00.44.00

Selasa, 03 Desember 2019



Kuliah whatsapp merupakan terobosan terbaru Manajemen Rumah Quran STAN. Terjadwal Kamis, 28 November dan Jumat, 29 November, satu grup whatsapp dibuka untuk umum. Berikut adalah agenda yang diusung:

28 Nov 2019: Materi Audiomatic Tahfidz
Pkl. 20.00-21.00: materi dishare (pict-per-pict dan tulisan runtut)
Pkl. 21.00-05.00: quiz via quizizz, diskusi via slido
Pkl. 05.00-07.00: jawaban diskusi slido dishare via grup

29 Nov 2019: Materi Scrum Tahfidz
Pkl. 20.00-21.00: materi dishare (pict-per-pict dan tulisan runtut)
Pkl. 21.00-05.00: quiz via quizizz, diskusi via slido
Pkl. 05.00-07.00: jawaban diskusi slido dishare via grup

✅ Alhamdulillah, saat kulwap hendak dimulai, jumlah peserta grup mencapai 200 peserta. 200 ini terdiri dari 100 lebih sedikit santri RQ, 10-an manajemen dan musyrif RQ, selebihnya masyarakat umum. 

✅ Saat materi dishare, waktu 1 jam dinilai cukup untuk posting beberapa materi yang terdiri dari 13 slide beserta penjelasannya. Quizizz menjadi sarana evaluasi pemahaman, namun belum seutuhnya dimanfaatkan, karena baru 46 yang mengikuti quiz tahap pertama. Quiz tahap kedua bahkan hanya 3 yang terlibat.

✅ Dilihat dari peserta diskusi, slido tahap pertama terisi 5 penanya yang dijawab di pagi harinya. Adapun slido tahap kedua, hanya 1 penanya.

✅ Saat sesi evaluasi, responden terdiri dari 12 peserta. Nilai pelaksanaan 4,308 / 5. Beberapa peserta mengajukan usulan utk peningkatan dari sisi tulisan dan tampilan (karena berupa slide yang diselingi chat lumayan panjang). Materi yang diharpkan ada pada kulwap mendatang: metode lain, bahasa Arab, Semangat menghafal, Tahsin, Fadhilah menghafal, Teguh dalam menghafal, Motivasi dan tips para huffadz.

✅ Pada akhir sesi sebelum ditutup dan para anggota non-santri dan non-manajemen dibubarkan, bonus materi disampaikan berupa rekomendasi Scrum 2020 dan sekilas persiapan Tahfidz Camp 4 hari 3 malam target menghafal dan setoran 1 juz.


Alhamdulillahirabbil 'aalamiin
πŸ”₯ Allahummarhmanaa bil Qur'aan
πŸ”₯ Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–
======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

Inilah yang Kami Rasakan 4 Pekan Awal di RQ STAN

Penulis : rumah quran stan on Rabu, 13 November 2019 | 08.10.00

Rabu, 13 November 2019

One pict UTS 9 Nov 2019 (frame-panorama)

56 testimoni dikumpulkan dari Santri RQ STAN di pekan ke 4-5 pembelajaran tahsin/tahfidz. Dari ke-56 tersebut ada yang mengisi lebih dari satu, namun belum semuanya menulis. Padahal ada sekira 100 santri RQ yang terdaftar.

Testimoni dibagi 2: positif (berkah) dan negatif (belum nemu berkahnya). Tercatat 52 positif dan 4 negatif. Setelah dilakukan mekanisme penjurian, terkumpullah 10 testimoni terbaik: meliputi 9 positif dan 1 negatif:

Merasa waktunya lebih efektif, tugas2 terselesaikan meskipun awalnya kelihatan banyak tetapi karena menyempatkan untuk tilawah terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas keduniawian Alhamdulillah keberkahan waktunya terasa, melihat masalah-masalah yang ada menjadi kecil karena mengetahui dan yakin bahwa Allah ada bersama kita (Fitri Ayu N - RQ Ceger)

MasyaaAllaah, saya merasa banyak keberkahan yang saya rasa dapatkan selama 4 pekan saya di RQ. Dimulai dari bangun pagi, suara teman-teman se-asrama yang saling membangunkan untuk qiyamul lail dan shalat shubuh memberikan semangat baru untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Belum lagi shalat shubuh berjamaah dilanjut dengan suara tilawah yang saling bersahutan, rasanya pagi hari dimulai dengan sesuatu yang sangat menyenangkan. Hari-hari yang dijalani pun menjadi lebih ringan. Tugas dan kuis yang dijalani menjadi tidak seberat ekpektasi, semua masalah jadi terasa kecil dan tidak apa-apanya. Di malam hari, menutup rutinitas dengan tilawah jama'i dan menyelesaikan target tilawah serta mencicil hapalan juga memberikan energi baru untuk menjalani hari esok. Barakallaah. Allaahummarhamna bil qur'an :). (Dinda Rahma Sari Harahap -  RQ Ceger)

"Bismillahirrahmanirrahim. Saya termasuk santriwati yg baru bergabung dalam RQ hari ini. Ketertarikan saya pada Al Quran membawa saya hingga sampai pada titik ini: bergelut dgn rasa kantuk sebelum subuh lalu berangkat tahsin dalam kondisi gelap gulita hampir setiap harinya (ya, saya merupakan santri PP, tidak menginap di asrama). Sangat berat, memang, untuk mengubah kebiasaan yg sudah lama mengakar. Namun, entah mengapa, saya merasa bahwa satu hari yg diawali dgn keikhlasan utk berinteraksi dgn Al Quran justru tidak membuat saya kelelahan fisik maupun batin meskipun pada hari itu jadwal perkuliahan dan organisasi saya cukup padat, demikian berkah yang pertama. Lalu kedua, manajemen waktu saya bisa dikatakan lebih tertata. Secara tidak sadar saya berhasil mengurangi adiksi saya terhadap perfilman dan hal-hal kurang bermanfaat lainnya dikarenakan waktu luang yg ada lebih baik dipakai untuk menuntaskan dan mengistiqomahkan target harian saya, baik dalam membaca maupun murajaah al quran. Dan ketiga, saya merasakan ketenangan yg tak pernah saya rasakan sebelumnya ketika menghadapi permasalahan yang pelik. Entah mengapa, saya merasa Allah ada di dekat saya, sehingga yang saya lakukan hanyalah berusaha dengan keras sambil berdoa dan bertawakkal padaNya tanpa terbebani rasa stress berlebih seperti dahulu. Namun yang paling saya syukuri adalah, Allah masih menggerakkan hati saya untuk bisa dekat dengan Al Quran, juga dipertemukan dgn orang2 shalih yg senantiasa mengingatkan dlm kebaikan. Semoga kita senantiasa mampu beristiqomah dalam membersamai Al Qur'an yang menjadi bagian dari jiwa dan kehidupan kita. Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimushshaalihaat." (Hasna Imtiyaz Hanifah - RQ Al-Khonsa)

Masya Allah,  setelah berusaha untuk ikhlas dan berusaha yakin bahwa Al-quran tidak akan pernah mengganggu hari-hari kita terutama kuliah,  rasanya semuanya berjalan lebih mudah hati lebih tenang dan hari In sha Allah lebih berkah.  (Anita Kemala Firdausyia - RQ Naimin)

"- Jadi ngerasain gimana perbedaannya ketika misalnya saat pagi hari kita tidak mendahulukan quran dengan yang mendahulukan quran.Misal satu hari itu, paginya udah ga tilawah, maka satu hari itu kayak urusan ga ada abisnya. Ada aja yang kudu dilakuin dan malah berakhir cape sendiri. Tapi kalo paginya udah nyempetin tilawah, seharian itu urusan kayak cepet selesai.  Segala sesuatu itu kayak 'pas', misalnya ada quiz dan masih belajar dikit, eh tapi yang keluar ya pas yang dipelajari itu. Alhamdulillah, pokoknya jadi tau makna istilah ""Kalo kamu mendahulukan urusan akhirat, maka urusan dunia akan mengikutimu.""
- Awalnya sebelum di RQ saya lebih mudah stress, ngga tenang, dan kadang-kadang seperti merasa kosong kayak ada yang kurang gitu. Tapi sekarang perasaan saya mulai stabil, lebih tenang, kayak adeeem aja bawaannya. 
- Alhamdulillah, sangat bersyukur banget punya circle yang bisa saling mengingatkan. Terharu, bisa ketemu temen-temen yang sefrekuensi dan mempunyai tujuan yang sama. Misalnya lagi futur, lebih mudah lagi untuk mendapat booster iman. Karena mau ga mau lingkungan bisa sangat mempengaruhi kita."  (Nanda Niken Wulandari - RQ Al Khonsa)

Selama mengikuti RQ 4 pekan terakhir ini, Alhamdulillah saya mulai bisa mendisiplinkan dan membagi waktu untuk kegiatan yang bermanfaat dan mendekatkan diri pada Allah. (Ahmad Rizqi - RQ MBM)

"Bismillah Merasa urusan selalu dipermudah oleh Allah (semoga ini bukan bentuk Allah mengabaikan saya :"" ), kalau ada masalah lebih tenang menghadapinya. Untuk masalah akademik, tk 3 ini jauh lebih fokus daripada kemarin2, jadwal belajar mandiri juga lebih terstruktur alhamdulillah. Sama seneng akhirnya bisa mulai ngafal quran, jadi sekarang kalo lagi pusing, yg bisa bikin tenang itu kalo udah bersama Al Quran, terutama ketika halaqah. Pengen halaqah aja gituu bawaannya, alhamdulillah. Semoga temen2 yg lain juga bisa merasakan yg saya rasakan atau bahkan lebih  (Istiana Aini Yogaswara Putri - RQ Granada)

"Sebenarnya saya meyakini dan merasakan keberkahannya, hanya saja selain keberkahan yg saya rasakan masih terdapat beberapa kendala seperti
1. terkadang untuk Qiyamullail, shubuh berjamaah tidak lebih ringan dari biasanya, terlebih semenjak tidak tidur di asrama (byk yg bangun pagi, dsb). Krn saya sblumnya lbih menyukai tidur lebih awal.
2. Dulu waktu kopasus pernah sakit, tp Alhamdulillah sakitnya membawa berkah & smoga menggugurkan dosa
3. Terkadang sudah tilawah banyak tapi tugasnya masih belum selesai di hari itu, jadi kadang bingung mau prioritaskan yang mana dulu, tp pernah juga tugasnya jd mudah (tinggal ngliat punya teman yg ngeshare)
4. Terkadang dilema mau baca keras tp takut mengganggu tmn kos ada yg non muslim jg, sama baca pelan tp takutnya suaranya kluar dr hidung" (Faishal Ibrahim - RQ MBM)

Alhamdulillah bisa mendapat kesempatan buat didengarkan hafalannya, belum tentu nggak gabung rq bisa setoran lagi. (Hafizhun Alim - RQ Al Ihsan)

Ikut rumah quran, yang paling terasa itu "keberkahan waktu" nya.  Saya merasa, segala kegiatan, mulai dari perkuliahan, organisasi, ataupun kegiatan sosial lain jadi merasa enteng. Beda dengan kata orang yang ketika kita aktif kuliah, organisasi dan berbagai kegiatan sosial lainnya yang pasti akan memakan banyak waktu kita. Tapi yang saya rasakan justru kok malah sebaliknya. Kuliah lancar, organisasi masih aktif, sosial lain juga terjaga, dan tidur juga gak malam-malam amat. Saya lihat teman-teman lain mengerjakan tugas kuliah dibela belain sampai jam 12 malam lewat. Kadang sampai jam 1 dan 2. Sebegitunya. Tapi saya Alhamdulillah tidur paling mentok jam 11 dan tugas kuliah kelar-kelar saja, dan selesai juga. Padahal baru ada kesempatan mengerjakan jam set 10 an (krn habis isya setoran dan murajaah dulu bersama musyrif). Tapi justru waktu setoran dan murajaah itu bukannya mengurangi waktu, melainkan jadi lebih banyak waktu luang. Alhamdulillah berkah Al-Qur'an. Yah walaupun terkadang berat untuk sekadar tilawah 2 juz perhari, nambah hafalan, dsb. Tapi saya merasa ketika tilawah sudah jarang, murajaah kadang-kadang, nambah hafalan juga gak pernah, saat itu justru tugas2 duniawi seperti kuliah jadi berantakan. Jadi, so emang bener banget deh kalau Al-Qur'an bikin waktu kita makin berkah. Ya memang waktunya sempit, tapi dengan waktu sesempit itu kita jadi bisa ngerjain banyak hal. Malah justru kalau kita lagi deket banget, kok jadi merasa gabut ya. Hehe. Ya karena semua tugas kuliah dsb sudah kelar semuanya: (Aris Fatah Yasin - RQ PJMI)

komentar | | Baca...

Ini UTS yang Mana?

Penulis : rumah quran stan on Senin, 11 November 2019 | 22.33.00

Senin, 11 November 2019

Ada yang bilang UTS itu Ujian Tidak Serius...
Yang lain bahkan bilang UTS itu Ujian Terlalu Santai...

Yang jelas, ketika memasuki musim UTS, jangan sampai Urusan Tidak Selesai...
Karena pikiran bisa jadi kacau dan UTS... Ujung-ujungnya Tambah Semrawut...

Nah, klo UTS yang satu ini paket spesial.
Ujian Tahsin Sebulan lewat... 
Ujiannya Tenang Sekali...
atau
Urusan Tambah SAntuy...

karena Al-Quran slalu qt upayakan terwarnai dalam jam-jam aktivitas kita.
Barakallahu fiikum untuk santri RQ STAN
Semoga Allah tetapkan hasil terbaek

di UTS Tahsin RQ STAN, Masjid ANNUR 9 November 2019
juga UTS Kampus PKN STAN, 18 s.d. 28 November 2019

Sebelum ujian, tentir dulu. Biar menebar manfaat buat santri2 yang lain. Biar yang kurbel bisa dapet nilai bagus uga...

Santriwati lebih cepat ramainya... Antusiasme nya luar biasa...

Memenuhi separuh lebih lantai 2 Masjid ANNUR PJMI

Sedikit kelakar dulu, agar para santri jadi santuy

Penguji talaqqi 3 orang siap di depan, santri siap dipanggil

Yang ujian tulis kerjakan ujian tulis, sembari dipanggil ujian talaqqi (bukan sidang)

Ujiannya baca aja ko

Satu ruangan penuh lantai 2 Masjid ANNUR = santriwan + santriwati 

Qiyamul lail mewarnai rangkaian kegiatan UTS dan Mabit RQ STAN

Alhamdulillahirabbil 'aalamiin
πŸ”₯ Allahummarhmanaa bil Qur'aan
πŸ”₯ Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–
======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

Beginilah Kami Menyemangati Santri (Short Reminder - Edisi Oktober 2019)

Penulis : rumah quran stan on Senin, 04 November 2019 | 00.02.00

Senin, 04 November 2019


Turnover
Dlm akuntansi ada istilah cash turnover ratio. Seberapa berputar kas keluar-masuk, dinilai dr net sales dibandingkan net capital yang dimiliki. 😁

Turnover itu perputaran. Maka kita bisa renungi:
✅ Seberapa berputarkah tilawah dari juz1-30 utk santri tahsin RQ? Idealnya 15 hari berulang (=2 juz per hari). In syaa Allah lidah akan bertahap melancar, sembari diasupi materi Tajwid dan dibarengi evaluasi bacaan diri. 
✅ Seberapa berputarkah tilawah dari juz1-30 utk santri tahfidz RQ? Idealnya 30 hari (=1 juz per hari).
✅ Seberapa berputarkah tilawah khusus hafalan utk santri tahsin dan tahfidz? Idealnya 1 juz per hari yang dikombinasi antara hafalan baru dengan hafalan lama. 

Smoga beraneka turnover tilawah tersebut mampu mendongkrak capital kita semasa di dunia (keberkahan urusan) dan di akhirat kelak (pahala besarr). 

Allahummarhamnaa bil Qur'an
Manajemen RQ STAN

==========================================================

Jenuh
Tiap kita pernah rasakan jenuh. Apalagi menjadi santri RQ. Ada yg melulu dilakukan: Tilawah. Ketemu slalu setiap hari: Talaqqi. Belum nanti kalo dah ngafal Quran: Setoran. 

Kuy slalu upgrading niat. Agar qt slalu bisa melihat sisi positifnya. 
✅ Dipakaikan Mahkota dan pakaian kemuliaan
✅ Bonus Mahkota dari cahaya utk orangtua
✅ Kedudukan di akhir ayat yg dihafal
✅ Tiap huruf bernilai 10 kebaikan
✅ Syafaat di hari kiamat
✅ Menjadi Ahlullah/keluarga Allah
✅ Sebaik-baik kalian (belajar dan mengajarkan Quran)
✅ dan masih banyak lagi😭😭😭

Maa syaa Allah betapa besarnya keutamaan ini. Smoga qt dapat menikmati bahagia nya bersama Quran. 

Allahummarhamnaa bil Qur'an

========================================================

Teralihkan
Mungkin antm pernah dengar cerita ini: seorang anak disuruh bawa keranjang berlubang, membawa air dari sungai ke gubugnya. Al hasil bukan air yang didapat tapi makin bersih keranjang tsb dan makin cantik tanaman yang tumbuh sepanjang jalan. 

Dari tujuan hati kita, ada kalanya berubah menjadi tujuan lain yang jauh lebih indah. Ini namanya teralihkan. 

Dan kita (santri RQ rahimakumullah) adalah orang-orang yang teralihkan. 

Niat kita sebetulnya ingin jadi Penghafal Quran 30 juz. Tapi kejar 3 juz setahun tentu saja harus kerja keras. Dapat atau pun tdk tujuan tsb, yg penting kita sdh bersama Quran 2-3 juz sehari. Hati kita bersih. Aamiin 😭 Qt sdh teralihkan. 

Niat kita sebetulnya ingin ngafal instan, tapi seringkali hari ini ngafal besok sdh lupa. Kita pun kerja keras untuk menjaga nya. Ternyata sdh berapa huruf kita baca lebih banyak dr biasanya. Qr teralihkan. 

Niat kita ingin jaga hafalan. Akhirnya kita tambah agenda menjadi sholat sambil murajaah, puasa biar nggak kebanyakan makan (biar pikiran tokcer), banyak berdoa agar hafalan lancar,  minta restu ortu, banyak sedekah. Ternyata aktivitas qt kaya akan agenda positif yg mendekatkan kpd Allah. Skali lagi qt teralihkan. 

Semoga kita istiqomah bersama keteralihkannya kita bersama Quran. Karena Allah lebih tahu mana yang terbaik utk kita. 

Allahummarhamnaa bil Qur'an 
Manajemen RQ STAN

=====================================================

Enterprise Architecture
Wahai kelen yg cybuk...
Tetaplah dalam kesibukan kalian, asalkan dlm kebaikan. Terbekal oleh belajar tahsin dan topping hafalan yg kalian punya, smoga krn itulah yg Allah jadikan keberkahan atas kesibukan2 kalian. 

RQ STAN takkan ganggu kesibukan berkebaikan kalian. Bahkan kamilah yg coba menyesuaikan, yg penting tilawah, tahsin dan tahfidz jalan seideal yg sdh disyaratkan asatidzat musyrif RQ STAN. 

Karena kami faham konsep enterprise architecture (coba googling klo penasaran). Dalam arsitektur besar dakwah Islam, tdk ada yg perlu saling bertubrukan. Karena 1 tujuan, sebaiknya ngeblend. Saling menunjang dan saling toleran utk prioritas agenda yang sama2 menguatkan. Tetap dalam kerangka Islam yang syamil mutakamil. Ibarat semesta yang tawazun (balance). Antum lebih faham tentang balance lah ya🀭

Untuk itu, RQ STAN tahun ini coba membuat perencanaan semesteran. Walaupun begitu, tetap kami mengharap prioritas utk agenda RQ STAN di momen2 yg sdh kita tentukan, yg tentu sebelumnya sdh sempat dikonsolidasikan. 

Yuk tilawah 2-3 juz perharinya digenjot, sbg sarana energi ruhani jg bagi qt utk berpikir kritis dan terarah terkait dakwah dan kesibukan2 tsb. 

Barakallahufiikum. 
Allahummarhamnaa bil Qur'an 
Manajemen RQ STAN

=====================================================================

Complex Problem Solving

Ketika melihat hasil searching tersebut, yang ada di pikiran saya pertama kali adalah: 
Seharusnya penghafal Quran memiliki kemampuan teratas dr kapabilitas tsb (complex problem solving). Why?

Karena qt menambah hafalan, makin lama makin banyak, makin lama makin kompleks, padahal waktu yg dimiliki tetap 24 jam sehari, makin perlu memilah hafalan (utk terus dimurajaah dan dijaga), belum lagi digenjot setoran terus, dimurajaah lagi-lagi dan lagi, belum lagi kegiatan kuliah/dakwah/lainnya yang menantang qt utk qt selesaikan semua.

Maa syaa Allah...

Barakallah utk para penghafal Quran...
Manajemen RQ STAN

=====================================================================

Selamat Hari Santri 2019
Duhai yang berdarah muda
Yang berstatus santri
Duhai yang berjiwa muda
Yang rindu masa-masa nyantri
Duhai yang bermental santri
Yang belum pernah nyantri

Yang bermujahadah tapi tetap menebar faedah
Yang berkiprah aktivis tapi tetap klimis 
Yang berdamai dengan diri, tuk menyemai kebaikan bersemi
Yang berdamai dengan hati, tuk toleransikan keberagaman, juga mendamaikan yang berselisih

Mari bekali diri dengan taqwa
Menjadi generasi penuh solusi
Mari bekali dengan pengalaman hidup penuh arti
Menyongsong negeri damai dan penuh izzah 

Selamat Hari Santri
22 Oktober 2019

Allahummarhamnaa bil Qur'an 
Allahummaj'alnaa min ahlil Qur'an

=====================================================================

Sibuk, Quran, dan Niat
Ada yang berupaya dekat dengan Quran, tapi hanya pas sibuk saja. Alasannya: Quran adalah energi, pembangkit ketenangan dan ketentraman hati. Alaa bidzikrillaahi tat'ma'innul quluub (Ingat, hanya dgn mengingat Allah hati menjadi tentram-Ar Ra'du 28). Apalagi ditunjang dengan hadits tentang berkumpul utk mempelajari Quran di masjid dalam kelompok. Ketenangan menjadi 1 dari 4 keutamaan yang bisa diraih. 

Lebih lanjut, ia ngarep bahwa dengan tilawah, murajaah, dan setoran nambah hafalan, Allah akan menolong dalam memenej amanah-amanahnya. Berkah Quran. Mengerjakan banyak hal dalam waktu yang sedikit. 

Namun, perlu diperhatikan dalam kerangka niat. Dikhawatirkan, ia hanya mendapatkan sebatas niat nya saja. Dikhawatirkan, Ridha Allah tdk dijadikan tumpuan. Dikhawatirkan, pahala besar yang ia harap terhijab oleh niat duniawi tersebut. 

Maka, logika nya harus diubah sedikit. 

Ya Allah, saya sibuk. Amanah nya cuma 2 (klo lbh, berarti menyalahi komitmen ya😏), tapi kok buanyak kerjaan nya ya??  Maka, saya dekat dengan Quran bukan utk itu, tapi utk mengharap Ridha Mu. Maka, saat sibuk aku akan dekat dengan Quran, saat tidak sibuk pun aku akan dekat dengan Quran. Tilawah, murajaah, juga setoran hafalan. 

So, niat yg sperti ini seharusnya membuat qt bersemangat bukan hanya di kampus saat kuliah saja, tapi juga saat liburan nanti. Liburan tdk menghalangi qt dari berinteraksi dengan Quran. 

Allahummarhamnaa bil Qur'an 
Manajemen RQ STAN

=====================================================================

Masih banyak tulisan-tulisan motivatif di edisi-edisi berikutnya.
Semoga menjadi inspirasi bagi semua.

Alhamdulillahirabbil 'aalamiin
πŸ”₯ Allahummarhmanaa bil Qur'aan
πŸ”₯ Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

One Grouping Santri - New Thinking of Tahfidz Qur'an

Penulis : rumah quran stan on Minggu, 03 November 2019 | 23.17.00

Minggu, 03 November 2019

foto ilustrasi sebagaimana agenda rihlah RQ Sejabodetabek pada Maret 2019 lalu

Alhamdulillah...
Untuk pertama kalinya sejak 2011, seluruh santri RQ STAN (on-duty 2019) yang berjumlah 100 lebih sedikit (Ya Allah, istiqomahkanlah kami 🀲 ), digabungkan dalam 1 grup chat whatsapp. Ehm... Walaupun begitu, hanya admin yang boleh chat. Namun, saat ini rule of the game sedang diatur, bagaimana baiknya nanti. Karena bisa jadi, culture sharing ilmu bisa dibangun melalui wadah ini. Yang jelas, dibutuhkan peran palang pintu sebagai admin alias momod (moderator).

Tapi bukan itu titik fokusnya. Itu hanya teknis. Tujuan one grouping ini sebetulnya adalah... Bagaimana agar:
  1. Sarana Kulwap saat momen liburan, sebuah ekspansi sarana belajar online di RQ STAN;
  2. Persiapan pengembangan Mutqin (aplikasi Android: Mutabaah Talaqqi Quran) yang membutuhkan sinergi seluruh santri;
  3. Sarana manajemen dan musyrif untuk mempost: short-reminder dan flash-quote; 
  4. Pembangunan culture knowledge sharing tahfidz Quran dan wawasan Islam;
  5. Info-info mendesak dr manajemen RQ STAN (info tidak mendesak tetap akan disalurkan via musyrif/ah).
Kita bahas masing-masingnya:

1. Kulwap πŸ“—
Kuliah Whatsapp mungkin aneh bagi generasi milenial, tapi saat ini sedang disiapkan bagaimana agar kuliah ini tidak kalah seru dengan kuliah kampus, termasyuk kuliah Subuh. Tema-tema kekinian semoga dapat menginspirasi. Dan tentunya disetting di momen dimana memang sedang butuh-butuhnya siraman ruhani, seperti saat liburan kampus (up-to 2-4 weeks), atau sehabis ujian yang biasanya waktunya nanggung, mau pulkam terlalu sebentar, mau di kampus sedang butuh pelampiasan (baca; hiburan). Maka, kulwap dengan basis ilmu semoga menjadi salah satu solusi. πŸ˜

2. Mutqin πŸŽ
Suatu hari, kami manajemen RQ STAN pernah nulis artikel ini. Sebuah artikel yang sepert omong kosong, mimpi buta di siang bolong, ga nyambung sama fokus membina santri RQ selama ini. Wow... Ternyata Allah hendak mengabulkan salah satu dari 3 jenis mimpi itu. Yaitu terwujudnya aplikasi Mutabaah Talaqqi Quran (MUTQIN) yang berguna untuk:
  • Membantu musyrif/ustadz untuk mendokumentasikan talaqqi santrinya;
  • Membantu menghitung nilai kesalahan talaqqi santri.
Hm... Talaqqinya sendiri bukan hanya untuk tahsin saja, melainkan juga Tahfidz (hafalan). Tentu saja, namanya saja berupa doa. Agar kita punya hafalan yang lekat alias mutqin.

Wah, surprise dulu ah...
Yang jelas, melalui konsep one grouping santri ini, santri-santri ingin dilibatkan untuk pembangunan database Qur'annya. Melalui grup ini, nantinya pembagian tugas semoga menjadi lebih terbagi rata dan lebih mudah. Ya Allah, kabulkanlah... 😍

3. Short-Reminder vs Flash-Quote πŸ’Œ
Beberapa kali sudah dipraktekkan. Ada 2-3 paragraf motivasi yang dikaitkan dengan semangat berinteraksi bersama Qur'an, sifatnya up-to-date alias kekinian, bisa jadi inovatif, sulit ditebak, dan kadang bikin ngakak. By-the-way tujuan utamanya tetap memotivasi santri. Inilah short-reminder. 

Hm... lalu Flash-Quote memanfaatkan 1-3 kalimat, yang berasal dari dalil Quran, hadits, perkataan ulama', hingga wisdom para asatidz kekinian, tak lupa mencatut sumber dan penuh ketakziman.

Inilah tulisan-tulisan/gambar-gambar yang sekiranya dapat dijadikan sarana berekspresi manajemen dan musyrif RQ STAN selaku admin grup. Eits, in syaa Allah dimungkinkan juga tulisan/gambar tersebut dishare di website, grup alumni, juga sarana RQ STAN lainnya 😍

4. Sharing Yuk πŸ“€
Untuk saat ini pembangunan culture knowledge sharing masih dalam penggodogan, yang jelas ada kontribusi santri selaku anggota grup untuk share, perform, hingga hal lainnya, ala milenial. Semoga Allah jaga niat-niat kami πŸ˜

5. Info Mendesak ❗
Setiap informasi RQ STAN, normalnya dibawakan oleh musyrif/ah di grup RQ masing-masing. Hal ini untuk membina kedekatan sekaligus membangun peran musyrif sebagai garda terdepan tokoh Rumah Quran STAN di mata para santri. Untuk itu, hanya info-info mendesak saja yang dishare di grup RQ STAN one grouping ini.

Sekilas sharing ini disampaikan. Semoga Allah mudahkan kita menjaga niat dan terus istiqomah dalam berinteraksi dengan Qur'an.

Alhamdulillahirabbil 'aalamiin

πŸ”₯ Allahummarhmanaa bil Qur'aan
πŸ”₯ Allahummaj'alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur'aan

πŸ“– Rumah Quran STAN πŸ“–
======================
🏑 Baituna: bit.do/rumahquranstan
πŸ‘₯ Fb: Rumah Quran STAN
🌐 Web: rumahquranstan.com
πŸ“· IG : stanruqun_
πŸ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN


#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

Taujih Seri 4 untuk Strategi Muwajjih FHQ (16-19)

Penulis : rumah quran stan on Senin, 28 Oktober 2019 | 23.50.00

Senin, 28 Oktober 2019



πŸ”° Alhamdulillah FHQ MBM dimulai kembali jelang akhir tahun 2019 ini.
πŸ”° Agenda FHQ telah dimulai 12 Oktober 2019 lalu dan dijadwalkan selesai 26 April 2020.
πŸ”° Registrasi santri menghasilkan peserta: 67 putra + 137 putri (total 204 peserta).
πŸ”° Seluruh peserta adalah dari kalangan mahasiswa/i PKN STAN.
Maa syaa Allah...
πŸ”°Semoga Allah mudahkan FHQ menghasilkan santri-santri yang istiqomah dalam berinteraksi bersama Qur'an serta mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat. 
πŸ”° Semoga Allah berkahi dan istiqomahkan pula para pengajarnya yang sebagian besar dari kalangan santri RQ STAN. 
Aamiin.
πŸ”° Kembali kami persembahkan taujih-taujih instan bagi para pengajar Quran, melajutkan serial yang sudah dimulai sejak akhir 2018 lalu πŸ˜€

Taujih seri 1
Taujih seri 2
Taujih seri 3
Taujih seri 4 (berikut dalam artikel ini)

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Bagaimana Jika Ada Santri Telat Ikut Halaqah Quran

Ini best practice di Fhq annashr. Tapi dikhususkan untuk halaqah yang efektif (artinya yg telat cuma dikit/kurang dr 50%) dan pengajar sudah teruji dedikasinya😎

Begini teknis contohnya: Dari 10 peserta: yang 6 hadir tepat waktu, yang 2 tdk hadir, yang 2 hadir telat. Maka, urutkan talaqqi fardhi di akhir sesi nanti sesuai yang pertama hadir sampai yang ke 6, selanjutnya halaqah ditutup. Lho? Yang 2 telat dikacangin donk. Enggak. Sepasang itu akan di talaqqi di luar halaqah. AdilπŸ˜€

Nah, kan, pengajar dpt pahala lebih gede karena jam halaqahnya plus extra time (itulah mengapa butuh dedikasi tinggi). Selain itu, mengurangi risiko menggerutunya santri2 yang hadir tepat waktu sekaligus menghindari rasa tdk enak bagi yang telat. Yang telat, maka pekan depan akan berusaha hadir tepat waktu, bukan malah ga mau hadir lantaran merasa jadi beban halaqah.

Hal ini efektif bisa dilakukan jika dan hanya jika, satu halaqah sepakat kapan jam telat itu diberlakukan. Misal 15 menit dr jam start semua sepakat, maka yang telat akan talaqqi fardhi di luar halaqah. Jadi butuh kesepakatan pengajar dan santri yaπŸ€ͺ

Kasus lain: bagaimana jika peserta tahsin rame-rame telat. Kalau cara di atas tadi diberlakukan, kasihan pengajar nya, juga santri2nya. Extra time semua nanti. Nah, disini butuh kesepakatan juga. Kalau rame-rame ya, yang hadir tepat waktu bersyukur sangat. Karena selesainya lebih awal dan yg rame-rame tadi ditalaqqikan sesuai waktu proporsi hingga jam halaqah selesai. Aman.

Kasus lain: Bagaimana mengawali yg jumlah santrinya dikit? Materi direm dulu ya. Fokus ke talaqqi jama'i saja dlu atau talaqqi mitsali dulu, maksimalkan yang bisa dilakukan hanya dengan 1-2 orang. Nanti kalo sekiranya waktu sdh yakin kayaknya gak bakal dateng deh yang lainnya, maka barulah starting materi.

Kasus lain: Bukan masalah dedikasi pengajar, tapi lebih ke pengajar itu supersibuk sehingga habis halaqah yang pengennya teng go. Khan ada syuro ini itu, banyak sekali. Semua2 dapat disolusikan 🐼 Cobalah untuk berkreasi pake gadget. Yang telat tadi, talaqqi via video call... Jeng jeng, lho kuota nya. Ini konsekuensi karena telat dan pengajar kurang bisa extra time. Atau boleh juga selesainya diawalkan sehingga yang telat tadi bisa talaqqi di luar halaqah, tapi masih di jam nya halaqah.

Kembali ke fokus nyamannya santri di halaqah. Karena inti dari solusi masalah2 telat ini adalah bagaimana agar semua santri merasa nyaman. Bukan 1-2 saja. Tapi semua. Hm...  Terkadang memang perlu pengorbanan pengajar.

Semoga Allah membalas pengorbanan kita dalam mengajar Quran ini dengan kebaikan yang banyak. Krn kita sedang menapak di jalurnya sebaik baik kita: yaitu belajar dan juga mengajar Quran.
😊

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Bagaimana Bila Santri Kita Sedikit? 
Sementara Halaqah lain Banyak?

Ini perasaan wajar. Ketika halaqah lain berjubel santrinya, halaqah kita sepi, bahkan belum ada yang hadir.

Eit... Ini masalah bukan cuma halaqah tahsin aje, ini masalah utama di halaqah mentoring juga, dari jaman bahula sampai sekarang. Maka, hal ini scr pasti sedang menguji mental kita, mind set kita.

Motivasi superklasik kita adakah Kisah Nabi Nuh yang berdakwah 950 tahun, yang hadir menyambut hanya sejumlah itungan jari tangan.

Atau motivasi modern: yang penting niat. Kalau ga ada amal, pahala nya  sudah ditetapkan. Sama dengan pengajar lain yang sudah mengamalkan pengajarannya. Lagi pula, waktu antum sudah dibeli sama Allah utk mengajar Quran di sabtu atau ahad sore. Maka, sepanjang waktu tsb, tetap hadir adalah sesuai awal akad jual beli kita sama Allah (termaktub dalam surat komitmen dengan panitia fhq mbm). Jadi kalau sudah sore dan bahkan gak ada peserta pun, seharusnyalah waktu itu untuk Allah yakni dengan stay in masjid, tilawah, murojaah, sampai ada santri hadir. Adil bukan?

Lalu bagaimana kalau face to face. Satu halaqah satu santri. Alhamdulillah ini kesempatan emas untuk memberi peluang santri tsb utk menerima pengajaran kita lebih optimal. Materi, talaqqi, semua bisa all out. Kalau terlalu penuh, yaa yang begini ini boleh lah ya selesai lebih awalπŸ˜… tapi waktu jam halaqah tetap dipake pengajar untuk Qur'an. Tetap teralokasi sesuai tempatnya.

Kita perlu slalu mengingat bahwa setiap aktivitas menunggu itu bermanfaat sepanjang niat nya ikhlas. Mending santrinya dikit tapi ikhlas mengajar, daripada santrinya banyak tapi jumawa sekaliber ujub(takjub diri dalam hati). Ini adalah bahaya level tinggi.

Maka, jaddidun niat menjadi slalu perlu untuk dilakukan. Slalu memperbarui niat. Karena selipan2 setan dalam hati kadang hadir tanpa kita sadari.

Semoga Allah menolong kita, utamanya dalam menjaga niat-niat ibadah karena Allah. Yang santrinya sedikit atau banyak sama saja. Sama-sama menuju kebaikan yang sama, sama-sama berarti vital mengajar, yang beda justru kalau yang sedikit dibarengi sabar, maka ada plusnya malahan: kemuliaan karena Allah. 😊

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Mengatasi Merasa Di-PHP-in Santri

Yang santrinya banyak, digoda dengan ujub. Hati-hati karena penyakit hati ini sulit disadari. Tahu-tahu merasa bahwa "wah santriku banyak, santri situ dikit, wkwkwk". Merasa saja sudah bahaya. Lalu gimana kita mencegahnya? Santai saja, ada doanya: Allahummaa innaa nauudzubika min annusyrika bika syaian na'lamuhu wa nastaghfiruka limaa laa na'lamuhu (keyword: doa atas apa yang tidak diketahui). Karena yang muncul di hati seringnya ngeloyor begitu saja, sulit ditahan.

Yang santrinya dikit, hm... Godaannya terasa lebih berat. Maka, sabar nya akan berbuah kemuliaan karena Allah InsyaAllah. Bagaimana godaan itu muncul? Mulai dari rasa minder, merasa diphpin, hingga perasaan: pekan depan mau kabur aja lah, ga usah ngajar, digantiin atau digabungin aja lah. Niat-niat buruk keluar juga via hati (belum tereksekusi).

Ikhwah fillah, merasa Di-PHP-in adalah sebuah perasaan yang sangat berbahaya. Mungkin pengelola mentoring bisa ditanya, atau disurvey? Berapa mentor yang gak jadi mentor lagi karena ditinggal mentinya? Sebetulnya menurut saya, mereka merasa bukan ditinggal menti, tapi karena baru pertama kali jadi mentor(atau sudah berkali-kali) kemudian merasa gagal, sehingga tidak melanjutkan membina/menjadi mentor/malas mengingatkan mentinya untuk mentoring. Mungkin juga terkover kesibukan sehingga urung utk menyempatkan diri menyapa menti, "yuk mentoring pekan ini"

Saya mohon maaf bila ada di antara pembaca yang menjadi pengurus mentoring, semoga hal ini sdh ditangani dengan kejelian dan kreativitas pengelola nya. Tapi begini lah di zaman saya ketika saya jadi mentor dulu. Yaa, selama 5 tahun lebih dalam membina, selama itu pula setan menggoda agar kita merasa Di-PHP-inπŸ˜… Biar kita kabur dari jalan dakwah ini.

Nah, halaqah tahsin sebetulnya punya kelebihan, yakni waktu dan tempat sudah ditetapkan, gak perlu nyari kesepakatan waktu lagi. Tinggal bagaimana kita berusaha untuk menyapa mereka, membuat mereka nyaman, menghadirkan diri kita buat membantu mereka belajar Quran.

Pertama-tama: buang jauh-jauh perasaan merasa di-PHP-in. Kedua: sapa di grup atau lebih pas nya japri santri yang tdk hadir tanpa keterangan tersebut. Ingatkan akan komitmen kehadiran, sehingga ia dapat kembali rajin hadir dan rajin tilawah. Yaa, tentu perlu seni mengingatkan agar santri tersebut merasa nyaman dalam diingatkan.

Kalau ia rajin hadir tapi tdk mencatat tilawah hariannya, paling tidak dituliskan kira-kira saja di buku mutabaah. Kita memudahkan, bukan mempersulit.

Akhirnya, kita perlu menginternalisasi mind set bahwa kita lah yang butuh dakwah quran ini, bukan dakwah yang butuh kita. Karena kita lemah, maka kita bergabung. Karena kita khawatir banyak godaan setan, kita ingin memurnikan niat dan memperbesar peluang meraih pahala besar. Jadi tdk ada alasan bukan? Untuk menyerah dan beralih ke jalan lain yang hingar bingar duniawinya lebih terlihat?

Yang bisa membuang perasaan diphpin adalah mereka yang visi nya jauh ke depan. Allah sebagai tujuan, akhirat sebagai orientasi maksimal.
😊

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Dalam Talaqqi, Ada Cinta

Siapa bilang cinta hanya mengalir diantara rerimbunan musim semi, atau bergemuruhnya dialog dua hati atas teruntainya bersaf-saf doa berkah sakinah mawaddah wa rahmah?

Ternyata cinta juga bergelora di antara dua hati yang saling mentalaqqi. Yang satu mentasmik Quran, yang satu menyimak bacaan.

Yang mentasmik (memperdengarkan bacaan) harap2 cemas, moga bacaannya lancar tanpa lahn. Hendak membuktikan cinta kepada Rabbnya. Perlahan gunakan tahqiq velocity, mentera dalam harap 10 kebaikan per huruf nya. Berharap tiap lahn yang terucap, terkoreksi dengan jelas, tervalidasi oleh penyimak secara menyeluruh. Agar tilawah-tilawah berikutnya membetikkan 10 kebaikan per huruf yang kian menyempurna.

Yang menyimak bacaan pun (musyrif) harap2 cemas. Melihat dengan awas, lisan yang terkomat-kamit itu, gerakan demi gerakan. Dalam hati teruntai doa "Ya Rabb, tolonglah saudaraku ini,  agar lisan nya mampu mengucap kalimatMu secara sempurna." Namun, bila pun ada lahn, ia koreksi dengan jelas demi kebaikan saudaranya itu, demi kesempurnaan makhraj dan shifat. Demi sempurna nya 10 kebaikan per huruf untuk Saudara tercinta nya itu.

Hingga berakhir nya talaqqi, kesalahan2 pun diungkap, diingatkan, dan dimotivasikan. Sebetulnya yang menyimak itu sedang bercermin. Sedang memotivasi dirinya sendiri, agar semangat tilawah Quran. Hanya saja, dia harap ada Saudara yang juga turut diajak. "Yuk kita membetikkan cinta lebih sempurna lagi, agar Allah limpahkan kebaikan untuk kita."

Semoga kebersamaan dengan Quran ini mampu menemani qt dalam perjalanan meniti onak dan duri duniawi, tak hanya itu, juga rintangan gelapnya alam qubur, teman tatkala di mahsyar, ngerinya shirathal mustaqim, dan berakhir pada derajat surga yang moga kelak qt raih. Aamiin ya Rabb.

Sungguh cinta yang tak berbatas.

***
Allahummarhamnaa bil Qur'aan
komentar | | Baca...

Update Hasil Donasi Terprogram

Penulis : rumah quran stan on Jumat, 04 Oktober 2019 | 13.00.00

Jumat, 04 Oktober 2019


Donasi Terprogram Tahunan telah digulirkan sejak 22 Agustus 2019. Inilah hasil-hasil yang dapat dilaporkan (UPDATE 4 OKTOBER 2019)
komentar | | Baca...
 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |