Kabar Terbaru »
Bagikan kepada teman!

Kulwap 2 - Keeping The Quran in the Western Civilitation

Penulis : rumah quran stan on Sabtu, 14 Maret 2020 | 23.35.00

Sabtu, 14 Maret 2020


Kulwap RQ STAN memiliki konsep yang sama dengan benchmarkingnya: SWAP BPPK (kebetulan salah satu manajemen RQ STAN bekerja disini). Model belajarnya ada 2:
  • Asyncronous: model belajar masing-masing, tidak membutuhkan pertemuan online, karena bahan sudah diedarkan. Dalam kulwap, ia berupa materi yang dipost untuk dipelajari sekehendak para pembelajar. Biasanya waktunya panjang, mungkin seharian, sampai dihadirkannya model berikutnya, yaitu:
  • Syncronous: model belajar kumpul online. Nah, disinilah sudah dikumpulkan pertanyaan yang langsung dijawab oleh narasumber secara interaktif. 
Berikut ini 3 timeline Kulwap yang kedua ini:
  • Sabtu isya' (15 Feb 2020): post materi;
  • Sabtu isya' s.d. Ahad dzuhur: pembelajaran asyncronous;
  • Ahad dzuhur (16 Feb 2020) s.d. pkl 14.00: diskusi online (syncronous);
Materi Kulwap 2: Klik disini
Isi Materi:
- File ppt: KeepingThe Quran;
- File audio: 1-14 file berdasarkan urutan slide


Nah, beberapa hal yang menjadi catatan KULWAP ke-2 RQ STAN ini:
  1. Narasumber: Ustadz Dani Mochtar Isnaini
    • alumni STAN D3 lulus 2009 & D4 2016
    • Manajemen RQ STAN ๐Ÿ˜Ž
    • kandidat S2 Australia (Master of Public Policy- Monash University)
    • istri 1 (Pipit)
    • anak 3 (Maryam, Asiya, Ibrahim)
    • instansi Ditjen Pajak
  2. Peserta KULWAP melebihi kuota grup whatsapp (257 users). Hal ini dikarenakan grup Kulwap 1 sebelumnya sama dengan grup Kulwap 2;
  3. Seluruh musyrif/ah RQ STAN yang sedianya masuk grup Kulwap; akhirnya diremove dari grup untuk mempersilakan 9 user baru yang ingin masuk. Tentunya musyrif/ah tetap mendapat materi dan pembahasan, melalui grup mereka sendiri;
  4. Tipe narasumber berbeda dengan pada piloting Kulwap sebelumnya. Jika kulwap sebelumnya one-picture-one-explanation, pada Kulwap kali ini, narsum menggunakan slide yang dishare, kemudian tiap slide mengandung 1 file audio untuk didengarkan. Hm... Cukup menghemat waktu daripada ditulis, sebetulnya (File klik di atas ya).

Tanya Jawab Slido:

1...
Assalamualaikum. Ustadz boleh sharing tentang manajemen waktu ustadz untuk jam terbaik dalam murojaah, jam terbaik dalam tilawah, dan jam terbaik dalam ziyadah?
===========================

Manajemen waktu untuk tilawah, murojaah dan ziyadah: untk manajemen waktu sy rasa tiap org berbeda, antv dpt memiliki slot waktu yg unik begitu jg dgn saya. Kl untuk tilawah yg pake mushaf bs setelah sholat 5waktu,   untuk murojaah ini yg qt pasti beda. Sy murojaah biasanya sambil nyetir yaitu mulai setengah 4 pagi waktu bekerja atau bs jg ba'da dzuhur/ashar. Untuk ziyadah ba'da dzuhur/ashar bs switch dgn murojaah.

Yg perlu jd catatan, meskipun tambahan hafalan quran qt sedikit demi sedikit qt harus terus berusaha. Artinya jgn sampai merasa patah semangat kl hafalan qt sering hilang atau tertukar antar ayat krn dlm fase 'pengumpulan hafalan' (istilah para ulama qori') hal itu lumrah terjadi,maka jgn berhenti dan terus lanjutkan.

Catatan: Mengapa sy tdk menggunakan ba'da maghrib dan isya' krn ini disini sdg summer sehingga maghrib itu jam set9 malam, isya jam 10 malam pastinya tubuh qt agak kelelahan di jam2 itu. Ketika winter akan berbeda kondisinya krn siang lebih pendek.

Lanjutan: Boleh bertanya ustadz?
Jika misal dalam sehari tdk bs menepati jadwal dg alasan syar'i/tdk syar'i (malas), biasanya ada sistem punishment atau harus dirapel esoknya atau gmn ustadz.
Biasanya klo udah sekali tdk tepat jadwal bisa setelah2nya ga konsisten๐Ÿ™๐Ÿป

jadi tmn2, memang konsisten itu berat. Itulah mengapa tidak semua sahabat nabi jadi hafiz quran ( mereka memiliki amalan menonjol masing2). nah, bg kita yg mengazamkan diri kita beramal dg quran..maka fokus disitu.

sistem punishment terhadap diri sendiri juga bagus. Asalkan tidak mengaplikasikan standar hukuman kita kepada tmn yg lain yg kemampuannya beda, siapa tau sanksi itu "kurang berat" atau "kurang ampuh". Tapi kalau sudah kesepakatan bersama ya harus dilaksanakan. Oya, sepertinya RQ sudah agak longgar ya...

Target akhir yg paling utama ditagihkan, cuma 3 juz. Kalau kita commit dg itu, 1 tahun bisa terlampaui insya Allah

2...
Apakah di Australia ada komunitas penghafal Qur'an Ustadz?
=======================

Untuk komunitas penghafal quran sperti layaknya RQ memang blm ada, tp untuk halaqoh2 tahsin tahfiz bbrp tersebar di sekitar kampus, nah disitu qt paling tdk qt bisa bertemu orang2 yg satu visi. Itu yg untuk dewasa, kl untuk yg anak2, tpq dan sekolah islam di bbrp lokasi sudah tersedia. Sebagai suplemen menjaga keistiqomahan, qt jg melanjutkan halaqoh tarbiyah di LN seperti ini. Saya yakin di seluruh dunia tersedia halaqoh tarbiyah, apalagi yg bnyak org indo nya.

namun demikian titik krusialnya adalah pada diri sendiri, bnyk diantara ikhwan sekalian yg ketika masa transisi,mreka tdk mau melanjutkan aktivitas dakwahnya termasuk tahfiz quran. Dengan alasan yg bermacam macam,misalnya pengen istirahat sejenak, sibuk kuliah atau alasan duniawi lainnya, padahal dgn menghafal quran otak qt lebih terstimulasi untuk bekerja cerdas. Jadi sebetulnya g ada alasan untuk berhenti.

bagaimana jika di suatu daerah tdk tersedia sama  sekali komunitas seperti itu? Antum yg harus menjadi pioner mengajak teman2 membentuk komunitas itu krn antum sudah ditempa d rumah quran, semoga dgn itu antum mendapat amal jariyah yg tdk putus2.

3...
Dengan adanya kebebasan yang ada di sana, apakah umat Islam di sana juga diberi kebebasan? Adakah Islamo-phobia di sana?
===========================

Ya ada kebebasan juga. kalau islamophobia pasti ada lah, tapi itu sedikit sekali. ini hanya native citizen yg ekstrem aja. rata2 orang disini respect satu sama lain. Disitu malah kita agak serba salah melihat, misalnya, LGBT dipraktikkan terang2an. 

4...
Apakah boleh/bisa tilawah di tempat umum?
===========================

Boleh.
Lanjutan: itu temen2 yg muslim pada berani ndak ya? tilawah sambil naik trem, naik highway, dll gitu. mgkn di taman kota, atau di ruang kelas sambil nunggu dosen, hehe.
============================

hmm selama ini saya belum menemukan yg seperti ini. tapi secara default baca apa aja bebas. rata2 orang sibuk dg dirinya masing2 dan tidak beramah tamah dengan samping nya seperti di negara kita. 

Btw, sedikit share.kemarin saya di stasiun lihat ada stan evangelis. tiba2 ada yg mengucap salam ke kami. Dan memberikan beberapa lembaran leaflet. Serta satu buku kecil. stelah dibaca2, ada jg ayat qurannya. Rupanya itu menyasar orang Islam, yg tujuannya diajak masuk agama tertentu. dan buku kecil tsb ternyata bagian dr bible. artinya, mereka aja dakwah kepada kesesatan scara terang2an berani, masak kita engga.

5...
Apakah di australia banyak wanita yg buka aurat bang ? Di sana kan, islam bukan mayoritas. Gimana abang menjaga pandangan abang ?
============================

Tentu banyak, apalagi summer. 
jadi inget kata2 buya hamka,
di mekkah kalo nyari pelacur pasti ketemu, lha wong niat nya nyari.
tapi kalo di australi klo nyari org sholeh, jg pasti ketemu, sama2 niatnya dicari.
intinya jgn kemudian qt mencari... juga mendekati....

summer selain unfavorable secara waktu, juga karena cara berpakaian warga asli sangat terbuka.
fyi, jd summer kalau disini ya tetap ada angin dingin. Karena lebih dkt ke kutub selatan. Namun ketika ada heat wave, gelombang panas matahari, suhu bisa diatas 40°c. Tp hanya sehari dua hari. Sisanya turun lagi ke 20-24°c.

Memang paling nikmat adalah di Indonesia, Alhamdulillah, suhu stabil dan waktu sholat jg stabil.

Closing
Teman2 yg insya Allah masih semangat mencari ridho-Nya,

berada di zona nyaman memang sangat nikmat. apalagi banyak fasilitas2 yg cocok buat diri kita dalam posisi saat ini. Namun demi menghadapi tantangan di masa depan, perlu juga kita ekspansi dan upgrade kapasitas kita sebagai seorang muslim. Agar tidak kalah dg mereka di jalan yg berbeda.

Merantau dan berdakwah d wilayah rantau sudah menjadi kebiasaan Nabi SAW dan para sahabat. Bayangkan bila para sahabat hanya mengejar kepentingan pribadi, mereka hanya berada di Mekkah dan Madinah saja, dengan alasan sholat di masjid harom dan nabawi ribuan kali pahalanya. Maka mereka tidak akan keluar dari sana. Buktinya mereka berlomba2 belajar bahasa asing dan menyiapkan bekal. Agar dakwah lebih ekspansif dan efektif.

Nah bagi kita yg jalur karirnya secara vertikal sudah jelas, perlu dipikirkan langkah2 membumikan quran.

Sekali lagi, bukan untuk tujuan pribadi saja. Sehingga kita akan prioritaskan quran sbg jalan kita. Dan jangan berhenti berinteraksi dengannya. 

Bisa jadi, sebetulnya bukan kita yg menjaga quran itu, tapi justru quran lah yg menjaga kita.

Semoga istiqomah, 

Wassalam.wr.wb.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

๐Ÿ“– Rumah Quran STAN ๐Ÿ“–
======================
๐Ÿก Baituna: bit.do/rumahquranstan
๐Ÿ‘ฅ Fb: Rumah Quran STAN
๐ŸŒ Web: rumahquranstan.com
๐Ÿ“ท IG : stanruqun_
๐Ÿ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

Kulwap 1 - Audiomatic dan Scrum Tahfidz (dari Materi, Diskusi, hingga Kunci Online Quiz)


Kulwap merupakan sarana pembelajaran berbasis online melalui grup whatsapp. Diinisiasi oleh Rumah Quran STAN dengan semangat memanfaatkan liburan akhir tahun mahasiswa PKN STAN, namun boleh diikuti oleh siapa saja, baik santri RQ STAN, non-santri, bahkan non-mahasiswa PKN STAN (lintas kalangan).

Nah, artikel ini akan membeberkan seluk beluk kulwap yang telah dilaksanakan pertamax-nya alias piloting tersebut.

Materi Kulwap 1: klik disini
Isi Materi:
- File ppt: Audiomatic Tahfidz (menghafal Quran metode mendengar)
- File ppt: Scrum Tahfidz (menghafal Quran gunakan framework/timeline ala Scrum)
- File ppt: Bonus timeline menghafal tahun 2020
- File note: Diskusi tanya jawab ala slido


Simak realita kulwap 1 berikut ini:

1. Kulwap 1 diisi langsung oleh Andi NS selaku Ketua Rumah Quran STAN
2. Kulwap 1 dibagi menjadi 2 timeline;
  • Timeline 1: Topik 1.1 Audiomatic Tahfidz 
  • Timeline 2: Topik 1.2 Scrum Tahfidz 
3. Timeline 1 meliputi:
  • Kamis, 28 November 2019: pkl 20.00-21.00 = materi dishare;
  • Kamis, 28 November 2019: pkl 21.00-05.00 = diskusi via slido, quiz via quizizz;
  • Jumat, 29 November 2019: pkl 05.00-07.00 = sharing jawaban pertanyaan slido; 
  • Sabtu, 30 November 2019: evaluasi kulwap 1.1;
4. Timeline 2 meliputi:
  • Jumat, 29 November 2019: pkl 20.00-21.00 = materi dishare;
  • Jumat, 29 November 2019: pkl 21.00-05.00 = diskusi via slido, quiz via quizizz;
  • Sabtu, 30 November 2019: pkl 05.00-07.00 = sharing jawaban pertanyaan slido; 
5. Topik 1.1 yang bertanya ada 5 peserta; Topik 1.2 yang bertanya ada 1 peserta;

6. Penggunaan Slido sangat efektif untuk manajemen pertanyaan selama kulwap berlangsung. Pertanyaan dipilih dari yang paling banyak jumlah like-nya.

7.  Model sesi pemaparan dalam Kulwap ini adalah One-Picture-One-Explanation yang kemudian dikonversi menjadi file power point dengan tambahan catatan di tiap slide-nya. Nah, power point ini bisa diunduh pada tautan di atas.

8. Setelah materi dishare dan diskusi slido digelar selama 8 jam istirahat malam (maklum masih piloting), pagi harinya, penanya dipersilakan bertanya atau like pertanyaan via slido, hingga pukul 7 diskusi dijawab oleh narasumber;

9. Oiya ada yang unik dalam piloting kulwap ini: tidak ada moderator hehe

10. Selain itu, penyiapan quiz juga menjadi penambah ramai kulwap pertama ini. 


Tanya Jawab Slido:

1...
Alhamdulillah, dapat ilmu baru utk manfaatin waktu idle biar tetep connect ke qur'an :D, adakah tips utk memperkuat kemampuan auditory kita tadz?
=======================

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Kunci agar kita dapat memperkuat kemampuan auditori adalah sering-sering belajar melalui mendengar. Terutama mendengar tilawah Quran. 

Mungkin beberapa tips nya adalah sebagai berikut:

✅ Coba untuk awal-awal, mungkin sebelum kita mendengar suara kita sendiri, sering-seringlah mendengar tilawah Quran dari syaikh atau reciter yang tajwidnya sdh terjaga. Hanya saja tilawah tsb perlu dipotong 1/2 halaman Quran (jangan banyak2) agar mendengarnya efektif sampai ke alam bawah sadar. Kalau 1 halaman apalagi lebih, tentu akan kebanyakan.

Yang saya perhatikan dari kita adalah, tidak memperhatikan porsi ayat Quran yang didengarkan. 1 halaman, 2 halaman, 3 halaman sekali dengar, nanti tdk akan efektif mendengarnya.

Tapi kalo fix sedikit2, seperti 1/2 halaman, tapi efektif didengarkan seharian, hingga berpuluh-puluh kali, in syaa Allah bisa, tinggal membiasakan di awal dulu.

✅ Tips yg kedua, kalau yg pertama dicoba-coba masih belum nangkep juga. Udah 1/2 halaman kok susah nyantolnya, coba kurangi jadi rekaman 1-3 baris mushaf Quran. Itu mungkin sekitar 15-20 detik. diulang-ulang aja dulu.

✅ Mungkin di awal-awal karena qt kebanyakan org visual, qt akan alami penyesuaian, tapi cobalah dgn yg banyak variasi nadanya dlu (seperti rekaman reciter syaikh tadi), sambil kita bisa pelajari bagaimana variasi nada tersebut yang kemudian kita rekam dari suara kita next time.

✅ Selain itu, kita kalau tilawah, coba nikmati suara kita juga. Suaranya yang keras. Kalau dikosan yang 1 kamar sendirian qt bisa puas tuh, suaranya keras2. Kalau di kosan yang banyak teman2nya, qt juga bisa keraskan suara minimal kita saja yang mendengarnya. Di mesjid malah bebas, yang penting kita mendengarkan suara tilawah kita. Ini juga salah satu tips untuk membiasakan kita bisa belajar dari type auditori.

Sebagai catatan: 
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dulu bukan sosok yang belajar secara visual. Beliau dan banyak sahabat yang lain dikatakan ummi (tdk bisa membaca), sehingga menghafal beliau adalah dengan bertalaqqi kepada malaikat Jibril.

"Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu." (QS Al Qiyamah ayat 18).

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikum.


2...
Bagaimana cara mengalihkan kebiasaan yang mana biasanya ketika kegiatan sambil membaca buku/mendengarkan kajian menjadi mendengarkan rekaman tilawah?

==========================

Kebiasaan sambil kegiatan membaca buku pastinya diperlukan untuk membungkam waktu2 idle kita. tapi ada waktu yang lebih idle dimana ketika melakukan kegiatan itu, kita tak mungkin melakukannya sambil membaca, contohnya: jalan ke kampus, apakah bisa sambil membaca? bisa sih, tapi membahayakan juga ya.

Atau sambil belajar apakah bisa sambil membaca? Lho, belajar itu khan membaca. multitasking begini tentu menyulitkan kita. Atau sambil melipat baju, sambil ngerjain tugas organisasi/kepanitiaan, khan ga mungkin sambil membaca juga ya?

Maka, sambil melakukan itulah kita sambil mendengarkan. Nah, ini lebih make sense. Karena dgn mendengar, kita seolah hmm ya udah denger aja. istilahnya lebih kepada HEARING, bukan LISTENING. Karena kita mendengar aja, bukan mendengar banget (maksudnya gak mendengar sampe fokus banget gitu enggak). 
*makanya qt sampaikan masuk ke alam bawah sadar, bukan menghafal dr mendengar.

Nah sekarang utk kebiasaan mendengarkan kajian, kalau bagi saya sebaiknya malah dibagi saja. Kalau biasanya kita utk "kill idle time" dengan banyak mendengar kajian, coba dibagi porsinya juga dengan mendengarkan tilawah 1/2 halaman yang diulang-ulang puluhan kali.

Coba cek efektivitasnya dgn setelah seharian penuh ada yang mendengar kajian, ada yang mendengar bacaan Quran, esoknya kita hafal secara manual hafalan itu. In syaa Allah akan lebih mudah dalam menghafal tersebut.

Ohiya, mendengar kajian sambil berkegiatan juga perlu diukur juga efektivitasnya: seberapa mampu menambah khazanah kita, cara pandang kita, adab kita, bahkan membuat kita mempraktekkan isi kajian tsb. Karena yang lebih baik tentunya, untuk mendengar kajian, lebih ke fokus, LISTENING to kajian tsb. (Hm ini di luar tema ya). 

Intinya...
kalau kegiatan sambil membaca, kita bs alihkan ke waktu2 lain yang lebih idel. Namun utk kegiatan sambil mendengar, kita bisa bagi porsi. Ada waktu2 kita utk mendengar kajian, ada waktu2 mendengar bacaan Quran. Perlahan kita cek efektivitasnya sembari esoknya kita hafal scr manual.

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikum

3...
Penasaran pilihan: ketika berkendara/ketika di toilet/ketika mandi/ketika belajar. XD

=====================

Kalau saya jawab ini, jadinya membocorkan QUIZIZZ sebetulnya. Ah, tapi tdk mengapa. Toh, tdk ada efeknya juga :) Justru kalau kita bahas, semoga malah jadi semakin faham.

Sebetulnya pertanyaan di QUIZIZZ adalah: Sambil melakukan apa sebaiknya kita memperdengarkan bacaan Quran (Audio Automatic Internalizing)?

Pilihan jawabannya: ketika berkendara/ketika di toilet/ketika mandi/ketika belajar.

1. ketika berkendara. Ini sebaiknya murajaah saja. Jangan mendengarkan suara gadget via headset. Nanti melanggar aturan lalu lintas. Disini saya menghormati aturan yg sdh dibuat agar qt dapat berlalu lintas dgn nyaman. 

Lho kok murajaah boleh waktu berkendara? Bukannya itu malah butuh fokus lebih? Nah disinilah. Qt pilih murajaah level 2. Di level 2 ini, qt sdh bisa secara otomatis mengulang hafalan Quran. Contohnya yg sdh level 2 adalah AL FATIHAH. Dah otomatis, dan juga surat2 pendek lainnya.

Makanya, qt coba perlahan pindahkan dari murajaah level 1 (baru ngafal) ke level 2 (hafal sambil merem), dengan cara seringkali mengulang-ulangnya dalam hal yg membutuhkan banyak fokus. Contohnya: duduk sambil meluk mushaf buka2 dikit.

2. ketika di toilet. Ini maksudnya bacaannya dibacakan di toilet qt pakai headset. tentu qt jadi kurang menghargai Al-Quran. Maka, kita hindari.

3. ketika mandi. Ini sama dgn poin 2, karena mandi biasanya satu lokasi dgn buang air kita, sehingga qt hindari yg demikian. 

4. ketika belajar. ini lebih make sense. Tapi jgn keras2 juga, nanti sulit belajarnya malah. Perlahan tapi pasti, masuk ke alam bawah sadar. Sembari saat qt sadar itu, qt sedang belajar akuntansi, pajak, anggaran, mankeu, dll.

Wallahu a'lam
Barakallahu fiikum

4...
Afwan, izin bertanya, adakah tips agar irama bacaan (dalam hafalan Quran kita) "baik dan selalu menentramkan kita"? Jazakumullah khairan katsir

======================== 

Hm... Maa syaa Allah, ini berat menjawabnya. Karena yg ditanya belum faham hal ini. Maka, saya awali dgn Wallahu a'lam, sambil saya coba menjawab.

Tips agar irama bacaan Quran agar slalu menentramkan kita:
✅ memahami berbagai macam keutamaan dalam bacaan dan hafalan Quran kita. Lihatlah! Inilah satu2nya kitab, dimana hanya dgn membacanya qt terhitung beribadah kepada-Nya. Inilah satu2nya kitab, yg banyak orang bisa menghafalnya. Allah jamin kemudahannya. Maka, kita fahami keutamaannya:
- 10 kebaikan per huruf
- syafaat bagi yg setia membaca, menghafal, dan mengamalkannya
- mahkota kemuliaan
- mahkota cahaya
- menjadi keluarga Allah, dll.

✅ Setelah memahami berbagai keutamaannya, coba resapi tilawah/murattal para reciter/syaikh yang tajwidnya terjaga. Barangkali sblum kita nyaman membacanya dgn suara kita sendiri. Dan Kita juga bisa sambil match-kan dgn tarjamah hingga tafsir ayat tsb. Coba renungi, semoga menjadikan kita berkontemplasi.

✅ Tentang nada/irama, mungkin kita bisa renungi hadits ini:

Hadis riwayat Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda:

ุฅِู†َّ ู‡َุฐَุง ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ ู†َุฒَู„َ ุจِุญُุฒْู†ٍ، ูَุฅِุฐَุง ู‚َุฑَุฃْุชُู…ُูˆู‡ُ ูَุงุจْูƒُูˆุง، ูَุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชَุจْูƒُูˆุง ูَุชَุจَุงูƒَูˆْุง» ุฃุฎุฑุฌู‡ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ููŠ “ุณู†ู†ู‡”.

Sungguh Al-Qur’an ini turun dengan kesedihan, maka jika kalian membacanya, menangislah. Jika kalian tidak dapat menangis, maka berusahalah untuk menangis.” (HR. Ibnu Majah).

Menangis saat membaca Alquran adalah dianjurkan (disunahkan). Coba kita sambil latih diri kita dgn poin 2 tadi (membaca tarjamah, tafsir ayat), sambil juga menangis merenungi ayat tersebut. 

Konon, dengan menangis, kita lebih mudah utk memahami sesuatu. Dengan menangis, kita scr spontan tawadhu, emosi kita melemah (tapi tdk lemah) sehingga mudah merenungi sesuatu.  

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikum

5...
Assalamu'alaikum. Saya tes beberapa kali hasilnya audiotori. Padahal saya merasa susah mengingat nada maupun lirik lagu. Lalu bagaimana penjelannya?

================================

Wa'alaikumussalaam warahmatullah wabarakaatuh.

Maa syaa Allah. Alhamdulillah. Barakallah. Ini mungkin cara Allah menajaga antum. Dengan tdk memudahkan antum mengingat nada/lirik lagu, sehingga ketika antum coba dgn al-Quran, antum jadi merasa mudah mendengarkan Quran dalam artian mudah memasukkan al Quran ke dalam alam bawah sadar.

Coba gunakan tips di atas ini (klik diskusi slido yg pertama), utk memudahkan kita dalam menstimulans kemampuan auditori kita. Semoga Allah memudahkan.

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikum


Kunci Online Quiz:
Jawaban dibold (tebal)

10Q - AUDIOMATIC TAHFIDZ
1. Berikut ini adalah gaya pembelajar yang disebutkan dalam pengantar metode Audiomatic, KECUALI...

  • auditori
  • visual
  • kinestetis
  • audio-visual

2. Manakah salah satu hashtag yang menjadi pondasi pemahaman kita agar kita slalu semangat dalam berinteraksi dengan Al-Quran?

  • #ahlunnur
  • #10kebaikanperhuruf
  • #10bidadarisurga
  • #hanzholah

3. Audiomatic itu cara mudah menghafal Quran dengan...
  • ... membiarkan suara menyentuh alam bawah sadar secara terstruktur, sehingga secara otomatis mudah dihafal secara manual.
  • ... membiarkan suara menyentuh alam ruh, sehingga secara otomatis mudah dihafal secara manual.
  • ... mengulang-ulang membaca Quran sampai 20 kali lebih
  • ... tidur sambil mendengarkan ayat Quran agar masuk secara otomatis
4. Manakah urutan yang benar dalam Audiomatic Recording?
  • Record planning - MP3 Editing - MP3 Organizing - Voice Recording
  • Record planning - MP3 Organizing - MP3 Editing - Voice Recording
  • Record planning - Voice Recording - MP3 Editing - MP3 Organizing
  • Record planning - Voice Recording - MP3 Organizing - MP3 Editing
5. Kenapa dalam record planning, sebaiknya kita melakukan REKAMAN itu secara marathon (sekali duduk, ngerekam 20 file sekaligus)?
  • Karena kalau kita tidak marathon, kita akan kesulitan mengoorganisir file rekamannya
  • Karena kalau kita melakukan 1 kali rekam 1 file lalu didengerin, lalu besoknya 1 kali rekaman lagi: BERAT
  • untuk memudahkan saat mendengarkan nanti, lebih mudah, dan lebih merdu
  • untuk membuktikan cinta kita kepada Allah, yaitu dengan secara jelas merencanakannya
6. Dalam audiomatic, kenapa kita disarankan mendengarkan suara kita (mengawalinya dengan rekaman), ga dengerin suara syaikh/reciter saja?
  • sulit cari audio syaikh yang bisa diulang-ulang
  • karena tajwidnya lebih bagus
  • ngerekamnya fleksibel, karakter suaranya kita banget (timbre, nada, cengkok)
  • karena karakter suara syaikh sama dengan kita
7. Sambil melakukan apa sebaiknya kita memperdengarkan bacaan Quran (Audio Automatic Internalizing)?
  • ketika di toilet
  • ketika mandi
  • ketika lagi belajar
  • ketika naik motor
8. Setelah mendengarkan ayat Quran secara otomatis (audio automatic internalizing), diperlukan manual internalizing = menghafal secara manual seperti biasa. Manakah yang BUKAN fungsi dari menghafal MANUAL ini?
  • memudahkan hafalan agar mutqin sepenuhnya dan tidak hilang selamanya
  • memperjelas konten ayat di alam bawah sadar menjadi sepenuhnya sadar
  • menghafal kalimah/kata pertama antar-ayat yang biasanya terpotong di alam bawah sadar
  • memudahkan hafalan sambil dibantu bermacam variasi nada yang sudah didengarkan berulang-ulang
9. Apa kelebihan menghafal dengan didahului audiomatic internalizing dengan tanpa didahului itu?
  • Lebih mudah dimurajaah dan dijaga terus menerus
  • Lebih mudah dihafal, karena sudah didahului dengan banyak mendengarkan bacaan Quran tersebut
  • Lebih sulit menyambungkan ayat karena mesti dihafal secara manual
  • Lebih mudah dihafal, karena cengkoknya terhafal sekaligus
10. Kenapa kok tilawah masuk dalam kategori murajaah never ending?
  • makin rajin tilawah 1 kali khatam per bulan, makin banyak pahalanya
  • karena tilawah itu sebetulnya audiomatic internalizing
  • makin rajin tilawah 1 kali khatam per bulan, makin tertanam di alam bawah sadar
  • karena tilawah itu memudahkan urusan-urusan kita
10Q - SCRUM TAHFIDZ
1. Apa yang tidak benar dari konsep awal "Scrum"?
  • Framework secara marathon, maksudnya: tidak ada relaksasi, dari Sprint 1 lanjut ke Sprint berikutnya begitu seterusnya.
  • Framework secara bertahap, maksudnya: ada tahapan yang direncanakan dan dikontrol berulang-ulang
  • Framework untuk pengembangan aplikasi/sistem informasi/programming, bukan untuk menghafal Quran
  • Framework yang dirancang untuk waterfall. Dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pengujian, dan implementasi
2. Scrum melibatkan beberapa aktor. Namun di dalam "Scrum Tahfidz" ini, kita menyederhanakannya menjadi 1 aktor saja, yaitu KITA yang berkepentingan untuk menghafal Quran. Nah, manakah yang bukan merupakan aktor dalam Scrum?
  • Scrum master
  • Scrum assistant
  • Product Owner
  • Development Team
3. Manakah istilah yang di dalam "Scrum" tidak ada, tapi di dalam "Scrum Tahfidz" ada?
  • Sprint planning
  • Relax
  • Sprint retrospective
  • Increment
4. Manakah istilah yang di dalam "Scrum" ada, tapi di dalam "Scrum Tahfidz" tidak ada?
  • Targetting
  • Sprint
  • daily meeting
  • Increment
5. Di bawah ini adalah yang dilakukan selama Sprint Planning, kecuali...
  • Membuat komitmen dan matching antara waktu-waktu yang kita prioritaskan dengan plotting pemanfaatannya
  • Membuat storyboard 1 kali sprint, tapi kalau dirasa ribet cukup komitmen saja bahwa sebulan ini 1 sprint = 20 file = 1/2 juz =setiap hari hafal 1/2 halaman
  • Melakukan audio recording secara marathon 20 file x 1/2 halaman untuk digunakan selama 1 bulan Sprint
  • Mengevaluasi sprint sebelumnya dengan mencari hal positif dan negatif untuk dioptimalkan pada Sprint berikutnya
6. Dalam day-to-day Scrum, kapan murajaah level 1 (hafalan yang masih liar) dimulai bila day-0 adalah audio recording marathon dan day-1 sudah mulai mendengarkan bacaan Quran?
  • day-1
  • day-2
  • day-3
  • day-4
7. Apakah tujuan utama adanya Relax dalam Scrum Tahfidz?
  • Adil terhadap ayat-ayat yang baru dihafal di akhir Sprint sehingga ikut termurajaah juga
  • Bila target 1 Sprint gagal, masih bisa mengejar target hafalan Quran di luar waktu Sprint tersebut
  • Sarana mensyukuri karena telah menghafal 1 Sprint
  • Pemanasan menghafal untuk Sprint berikutnya
8. Sprint Retrospective itu sarana kita untuk MOVE ON dan menghindari BAPER. Tapi, walaupun Sprint 1 sudah selesai, apa yang sebaiknya dilakukan bila ternyata hafalan Sprint 1 belum kuat?
  • Pada Sprint Planning 2, tetap masukkan hafalan Sprint sebelumnya sebagai agenda murajaah level 1 (diulang max 1 minggu sekali)
  • Pada Sprint Planning 2, tidak perlu ada murajaah hafalan level 1, langsung saja jadi level 2 (diulang sebulan sekali)
  • Pada Sprint Planning 2, fokus saja ke target hafalan baru, lupakan hafalan Sprint 1
  • Pada Sprint Planning 2, ulangi lagi hafalan pada Sprint 1. Sprint 2 nanti saja kalau Sprint 1 sudah kuat.
9. Bagaimana cara mengubah dari Sprint 1 yang semula sebulan menjadi Sprint dua pekan?
  • Diubah di dalam Sprint 1 pada pekan pertama, langsung diubah nambah lagi 1 pekan
  • Sprint 1 jalan terus = 1 bulan, sambil banyakin doa+komitmen, lalu diubah jadi 2 pekan di Sprint 2 (berikutnya) pada saat Sprint Retrospective
  • Sprint 1 jalan terus 1 bulan, tidak perlu diubah jadi 2 pekan karena terlalu cepat
  • Sprit 1 jalan terus 1 bulan, lalu tanpa relax langsung Sprint 2 = 2 pekan
10. Manakah wisdom yang tidak ada pada slide?
  • Banyak hafalan Quran = banyak beban
  • Menjadi penghafal Quran itu proses, bukan hasil, karena proses maka tidak pernah berhenti
  • Melancarkan itu urusan Allah, berusaha untuk terus dekat dan bermurajaah Quran itu baru ikhtiar kita.
  • Dengan membuat program menghafal, tanpa sadar kita banyak berdzikir tiap harinya, berkah aktivitasnya, lebih menebar manfaat buat sesama

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

๐Ÿ“– Rumah Quran STAN ๐Ÿ“–
======================
๐Ÿก Baituna: bit.do/rumahquranstan
๐Ÿ‘ฅ Fb: Rumah Quran STAN
๐ŸŒ Web: rumahquranstan.com
๐Ÿ“ท IG : stanruqun_
๐Ÿ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

7 Hal Baru di Tahfidz Camp Februari 2020 (+Pict)

Penulis : rumah quran stan on Sabtu, 29 Februari 2020 | 22.39.00

Sabtu, 29 Februari 2020

musyrif sedang menerima talaqqi hafalan...

Sejak 2017, Rumah Quran STAN biasanya bikin sekali saja Tahfidz Camp (TC) di tiap tahun ajaran, namun pada 2019-2020 ini bikin sekaligus 2 kali. Alhamdulillah, Allah mengaruniakan keberkahan waktu sehingga dapat terealisasi 2 kali. Semoga Allah senantiasa liputi keberkahan-keberkahan dunia akhirat lainnya sembari terus berusaha istiqomah bersama Quran.

Nah, belajar dari TC-TC sebelumnya, inilah yang baru saja diimplementasikan di TC Februari 2020 lalu:

1. Empat Kuadran karakter peserta Tahfidz Camp (hasil analisis beberapa TC belakangan)

4 kuadran
Dari TC-TC sebelumnya, maka dapat dianalisis, bahwa ternyata ada 4 tipe peserta TC:

Q1. yaitu mereka yang secara kemampuan, lambat menghafal. Tambah lagi, mereka malas-malasan, tidak memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk menghafal/mengulang-ulang hafalan. Inilah pribadi yang LAZY (pemalas), tentunya sia-sia ikut TC bukan?

Q3. meliputi mereka yang terbuai. Mengapa? Karena mereka mampu menghafal cepat, sehalaman 30 menit setor, tapi sehabis itu tidur sampai jam setoran berikutnya. Nanti diulangi lagi dan seterusnya. Jadi waktu menghafal+setor dan waktu tidur hampir sama. Inilah sosok yang terbuai dengan waktu dan kenyamanan. Maklum, ikut TC itu agak dimanja, makanan hadir di setiap jam makan.

Q2. inilah yang lebih keren. Mereka secara kemampuan biasa-biasa saja. Menghafal sehalaman mungkin butuh waktu berjam-jam, tapi setiap detik mereka termanfaatkan. Inilah sosok yang oleh ustadz Rizal Wahid saat penutupan TC 2019 akhir disebut sebagai: "kamu lebih besar pahalanya daripada mereka yang cepat menghafalnya tapi menyia-nyiakan waktu (Q3)."  

Q4. naah ini yang terakhir ini, merupakan fighter sejati. Yang kemampuan menghafalnya sudah bagus (karena persiapannya matang jauh sebelum TC dimulai), juga ketika ikut TC fight secara optimal, memanfaatkan detik, menit, dan jam untuk hal-hal bermanfaat. Mungkin sambil antre di depan toilet, sambil murajaah, sambil menunggu jam makan, menghafal Quran, dan sebagainya.
   

2. Bekal relatif lebih lengkap diberikan sebelum TC dan bisa diakses sepanjang TC
Bekal yang direminderkan saat awal pembukaan
Pada TC 2019 awal, bekal memang cukup lengkap dan dicetak untuk dibagikan ke setiap peserta, namun paperful/ful kertas alias tidak hemat kertas. Beberapa kertas cukup berserakan di masjid lokasi TC. Maka, pada 2020 awal, kita perbaiki dengan mencetakkan 1-2 saja di lokasi masjid (yang bisa diakses kapan pun selama TC), sementara jauh-jauh hari sekira 2-3 pekan sebelum TC dimulai, softcopy nya bisa diakses di tautan drive google. Peserta TC kudu canggih nih. Selain dari sisi prosedur, mengapa bekal TC tahun ini relatif lebih lengkap, karena memuat:

  1. Video: Hafalkan meski tidak hafal-hafal (dapat diakses di: https://www.youtube.com/watch?v=v4bKE4Z-qPA)  .
  2. Slide Pengantar Tahfidz Camp: untuk mengetahui sejarah, seluk beluk, dan gambaran semangat yang dibagikan sebelum mengikuti TC.
  3. 10 Menit 1 Halaman: Intisari dari video pelatihan Ustadz Ahmad Jazee sebagaimana tautan: https://youtu.be/5rG87RpyUzo
  4. Teknik Menghafal ala STIFIN (mengikutsertakan 5 karakter psikis yang berbeda dalam menghafal).
  5. Rundown dan Perlengkapan yang perlu disiapkan oleh peserta untuk mengikuti TC.

Semua bekal tersebut dapat diakses pada tautan: gg.gg/bekalTC


3. Porsi peserta dari kalangan non-santri RQ melonjak
setoran
Salah satu yang beda banget kelihatannya adalah data peserta berikut:
Putra: 7 santri, 8 non-santri
Putri: 21 santri, 18 non-santri

Hm... mungkin karena hampir seluruh santri sudah ikut TC akhir tahun 2019 sehingga awal tahun 2020 ini TC-nya cukup sedikit dari kalangan santri. Hanya sedikit yang berani mencoba tantangan 2 kali TC, hehe.

4. Sharing session terbuka tiap hari
sharing session diawali dgn pemanasan, agar lebih fresh
Setiap hari ada waktu sedikit untuk sharing biasanya di pagi hari 10-15 menit: ada masalah apa, ada kendala apa, hingga ada diskusi apa selama TC berlangsung. Namun, sejatinya, sharing itu bisa setiap saat, selagi ada musyrif hadir menemani, bersedia menyiapkan solusi dan mendengarkan keluhan terkait proses menghafal Quran. 

5. HP diizinkan untuk dibuka sekali saja
4 hari tanpa HP, eits sudah diubah: 2 hari tanpa HP, lalu 2 hari lagi tanpa HP 
Atas akumulasi saran dari para peserta TC, maka pada implementasi TC akhir 2019 dan 2020 ini, peserta diizinkan membuka HP hanya pada Ahad malam bakdiyah Magrib s.d. adzan Isya (tidak lebih dari 1 jam). Hal ini untuk memberi kesempatan peserta yang kangen, rindu, atau ada tugas dari dosen, misalnya. Selebihnya, dari Sabtu pagi, peserta boleh buka HP lagi saat kegiatan ditutup di Selasa sebelum zuhur.

6. Donasi Makan untuk TC 2020
makan siang
Pada TC kali ini, porsi demi porsi makanan diedarkan donasinya ke segenap alumni RQ STAN dan PKN STAN. Alhamdulillah terhimpun 570 porsi makanan dan 9 galon air minum. Itupun masih berlebih, sehingga dana dapat dibantu untuk pos pengeluaran yang lain.

7. Gamification TC 2020
testimoni peserta
Gamifikasi merupakan strategi bisnis untuk menarik minat yang cukup kekinian. Kalau tidak ada gamf ini, tidak ada poin yang dikumpulkan untuk dapat ditukar dengan gelas cantik. Tidak ada leaderboard yang membuat para peserta berlomba-lomba untuk menjadi yang terdepan. Tidak ada juga buku-buku hadiah untuk dibagi-bagikan di sesi akhir.

Alhamdulillah, ada donasi buku dari alumni dan manajemen RQ STAN untuk dibagi-bagikan dengan pertanyaan seputar materi penutupan TC 2020. Selain itu, gamf yang sedang diujicobakan namun belum maksimal: setiap santri menghitung sendiri poin pada lembar mutabaahnya dengan ketentuan:
- setiap setor 1 halaman: + POIN 3
- setiap setor 1/2 halaman: + POIN 1

Walaupun poin belum dapat dikalkulasi secara valid, paling tidak sudah mulai dulu. 


Semoga tahun-tahun berikutnya TC makin berbobot dan menghasilkan alumni-alumni yang senantiasa bersemangat dalam menambah dan menjaga hafalan Qurannya.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

๐Ÿ“– Rumah Quran STAN ๐Ÿ“–
======================
๐Ÿก Baituna: bit.do/rumahquranstan
๐Ÿ‘ฅ Fb: Rumah Quran STAN
๐ŸŒ Web: rumahquranstan.com
๐Ÿ“ท IG : stanruqun_
๐Ÿ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...

Cerita Mukhoyam Quran dari Perwakilan RQ STAN

Penulis : rumah quran stan on Sabtu, 22 Februari 2020 | 23.42.00

Sabtu, 22 Februari 2020

sumber foto: disini
Bismillahirrahmanirrahim

Horison, Ciledug, 2020 - Mukhoyyam Qur’an, sebuah sarana/wadah yang memfasilitasi kita untuk membina keakraban dengan al-Qur’an, merevitalisasi pola pikir kita terhadap al-Qur’an, serta memupuk kembali resolusi-resolusi kita terhadap kitab ilahi yang barang kali resolusi itu antara ada dan tiada, namun masih memiliki keutuhan harapan di dalam menjemput kesuksesan membersamai al-Qur’an kini dan nanti. Bisa dibilang, kegiatan semacam ini dirancang dengan serangkaian acara yang kesemuanya itu ditujukan dengan visi dan misi yang erat kaitannya dengan kehidupan Qur’ani. 

komentar | | Baca...

Bagaimana Teknik Menghafal Quran ala Mesin Kecerdasan STIFIN


Tulisan ini sengaja dibuat setelah menyaksamai (dan mentadaburi) buku Era Genetik yang ditulis oleh 15 penggagas Era Genetika dan dipengantari oleh Farid Poniman, penemu konsep STIFIn.

Dari konsep ini, kita perlu menyadari: cara kita menghafal, bergantung pada tipe STIFIn mana diri kita termasuk di dalamnya? Karena STIFIn itu kepanjangan dari 5 tipe tersebut: SENSING, THINKING, INTUITING, FEELING, dan INSTING.

komentar | | Baca...

Kenapa Sih Kita Menghafal Quran? (+Action Learning Tahfidz Camp)

Penulis : rumah quran stan on Senin, 30 Desember 2019 | 21.59.00

Senin, 30 Desember 2019


4 hari ziyadah 1 juz tidak akan bisa berhasil tanpa didukung skema pascakegiatan yang powerful dan optimistis. Kenapa powerful? Karena kegiatan yang fokus dan tertata tersebut dapat menjaga hafalan yang sudah disetorkan secara sporadis selama tahfidz camp. Kenapa optimistis? Karena ia akan menjaga hati dari baper, ketika kegiatan powerful itu sudah dilakukan ternyata hafalan belum juga kuat. Disinilah butuhnya kesabaran dalam menjaga hafalan. Jangan mudah menyerah untuk terus mengulang, mengulang, dan mengulang hafalan.

Sebegitu pentingnya kegiatan penutupan tahfidz camp, demi terciptanya action learning peserta yang tidak berhenti hanya sampai di penutupan ini saja, maka diperlukan motivasi yang kuat. Alhamdulillah founder motivasingle, BarbeQu, sekaligus Qori' Ammar TV, Ustadz Rizal Wahid, berkenan hadir dan memotivasi kami semua.


KENAPA Kita Harus Menghafal Quran?
Sering kita mendengar pertanyaan dasar "bagaimana" semisal "bagaimana sih, caramu menghafal Quran? Bagaimana sih caramu menghilangkan baper ketika menghafal? Bagaimana sih tips menghafal cepat? Bagaimana sih agar 10 menit bisa dapet 1 halaman hafalan?"

Kita terjebak dengan pertanyaan "bagaimana". Padahal, bagaimana itu cocok-cocokan, bagaimana itu cara, bagaimana itu teknis. Ibarat dari rumah ke masjid, kita bisa melewati jalan manapun, dengan mengendarai apapun, yang cocok dengan kita, yang nyaman dan mampu menjaga semangat kita. Lalu, kalau bagaimana itu teknis, apa pertanyaan konsepnya agar kita semangat menghafal Quran.

KENAPA...
Ya, kenapa ini pertanyaan pondasi, konsep dalam melakukan sesuatu. Bila tidak punya alasan kenapa, kita tak mungkin melakukannya. Kenapa kok walau jauh bagaimana pun lokasinya, kita tetap datang ke masjid? Karena Allah mengiming-imingi pahala besar. Yang menjadi penguat itu bukan cara hadirnya tapi alasan kenapa harus hadir. Begitu pula dengan menghafal: semakin banyak alasan kenapa kita harus menghafal Quran, semakin kokoh kita dalam mendawamkan dan menjaga hafalan itu. 

Maka, jawaban dari pertanyaan kenapa ini, sedikitnya ada 3 konsep utama:

1. Quran merupakan sumber keberkahan. Yang dicari dalam hidup ini: ketenangan hati.

๐Ÿ”ฐBerkah : ziyadatul khoir (kebaikannya bertambah)
๐Ÿ”ฐAl an'am 155 : kitab Al-Qur'an diturunkan dengan penuh berkah
๐Ÿ”ฐ harta, ketenaran, banyaknya dunia, tidak menjamin keberkahan seseorang

2. Yang berhubungan dengan Quran, pasti mulia di sisi Allah. Kalau sudah mulia di sisi Allah, maka dia akan mulia di hadapan manusia. 

๐Ÿ”ฐ malaikat jibril adalah malaikat paling mulia
๐Ÿ”ฐ nabi muhammad saw adalah nabi paling mulia
๐Ÿ”ฐ bulan ramadhan adalah bulan paling mulia
๐Ÿ”ฐ malam lailatul qadr adalah malam paling mulia
๐Ÿ”ฐ kemuliaan mereka bahkan dihormati oleh manusia, ex nabi muhammad berada di posisi pertama di dalam buku 100 orang paling berpengaruh di dunia karangan non-muslim. 

3. Interaksi apapun bersama Quran bernilai kebaikan

๐Ÿ”ฐ 1 huruf = 1 kebaikan x 10
๐Ÿ”ฐ quran sbg penolong/pemberi syafaat di hari kiamat bagi siapa yang membacanya
๐Ÿ”ฐ diberikan ketenangan, (sakinah), dicurahkan rahmat, dikelilingi malaikat, dan disebut-sebut namanya oleh Allah di hadapan penduduk langit.
๐Ÿ”ฐ orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Quran merupakan sebaik-baik manusia




Dalam surat Fathir ayat 32: "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar."

Ayat tersebut membuktikan pentingnya menjaga hafalan dengan menjaga akhlak. Golongan orang dengan hafalan Quran dibagi menjadi 3:
๐Ÿ”ฐ hafalan tidak dijaga = dzolimul linafsihi = akhlak tdk sesuai dgn akhlak quran, hafalan tdk berkah karena tdk membuat dirinya berubah.
๐Ÿ”ฐ muqtasid = pertengahan = kadang akhlak sesuai, kadang tidak.
๐Ÿ”ฐ perbuatan baik biidznillah (krn memang allah yg menolong utk berbuat baik) yakni berupa sabiqun bil khairat (orang-orang yang berlomba dalam kebaikan).

๐Ÿ”ฐ Catatan penting:
✅ Fungsi umum Tilawah = membantu menjaga hafalan (kalau sudah hafal)
✅ Murajaah bin nadzor = tilawah = membantu melancarkan bacaan (kalau belum hafal)
✅ Murajaah bil ghaib = tanpa buka mushaf = membantu menjaga hafalan
✅ Adzab kubur = org2 yg sengaja melupakan hafalan.
✅Di antara orang yang banyak munafiknya = kelompok penghafal quran, tapi akhlaknya tidak mencerminkan akhlak penghafal quran.  ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
✅ Talbis iblis (jebakan iblis) = jika tdk bs mengeluarkan dr islam, ia akan menjauhkan dr nilai2 islam.
✅ Iblis umurnya jutaan tahun = sdh berpengalaman, sehingga tau kelemahan manusia
✅ Jangan sampai hafalan tidak merubah sikap kita untuk menjadi lebih baik
✅ Ahlul Quran adalah kelompok orang yg menjadi keluarga allah, dimuliakan secara khusus
✅ Tips agar hafalan terjaga = cek surat Al Muzzammil
  • ✅ Penghafal quran itu bangun malam, ½ atau 1/3 nya, membaca quran secara tartil. 
  • ✅ Tsaqila = qaulan tsaqila (muzzammil) / yauman tsaqila (al insan) = Yang siap-siap menjumpai hari-hari yang berat, harus rajin baca ayat-ayat yang berat.


๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ⚠ ๐Ÿ”ฐ 

Setelah kajian selesai, peserta Tahfidz Camp diminta melengkapi form evaluasi sekaligus action learning apa yang akan dilakukan meliputi: tilawah, murajaah, dan menambah hafalan kembali. Ke-3 agenda tersebut perlu ada siklusnya. 


Setiap kita sudah memiliki siklus ibadah: 
⚠ dari mulai syahadat yang diulang-ulang dalam shalat, 
⚠ shalat itu sendiri, dari yang wajib 5 kali sehari, dhuha tiap hari, QL mungkin sepekan sekali, hingga gerhana yang ada siklusnya (hingga puluhan tahunan),
⚠ zakat saja ada, menyesuaikan haul (ketercapaian waktu untuk pembayaran zakat), bila perlu sedekah-sedekah juga bisa dijadwal tersiklus
⚠ Puasa seperti ramadhan setahun sekali, ayyamul bidh (3 kali sebulan) sebaiknya dirutinkan, atau lebih rutin lagi senin-kamis hingga puasa dawud
⚠ Hanya haji yang boleh jadi tidak rutin, hanya yang mampu saja yang bisa melakukannya minimal sekali seumur hidup

Dari siklus ibadah tersebut, ahlul Quran wa ahlullah sewajarnya memiliki 3 agenda utama bersama Quran, berikut ini:
✅ TILAWAH: santri RQ 2-3 juz per hari, sehingga khatam 10-15 hari sekali, diulang-ulang terus jangan sampai jenuh (shalat aja gak jenuh khan). Karena makin sering, makin akrab, makin mudah dihafal (utk ayat-ayat yang belum hafal), makin berimplikasi pada menjaga hafalan (utk ayat-ayat yang sudah hafal).
✅ MURAJAAH: santri RQ semisal punya hafalan 1 juz, maka 2-4 pekan sekali harus full dimurajaah bil ghaib (misal dalam shalat sunnah/sambil melakukan aktivitas semiotomatis). 2-4 pekan itu berarti setiap hari rata-rata 2 halaman murajaah. Kalau 5 juz tinggal dikali 5 = 10 halaman per hari, begitu seterusnya. Murajaah tidak boleh berhenti. Ia adalah indikator lancarnya hafalan kita.
✅ ZIYADAH: inilah agenda santri RQ yang berbeda-beda. Ada yang disesuaikan dengan aktivitasnya, bisa 2 halaman sehari, ada yang 1 halaman, ada yang hanya 1/2 halaman. 

Action Learning ini penting...
Agar habis tahfidz camp, kita tidak membiarkan hafalan kita tenggelam oleh aktivitas duniawi yang kembali merajai waktu-waktu kita. Harus ada sedikit waktu yang difokuskan untuk terus menjaga hafalan kita.

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

๐Ÿ“– Rumah Quran STAN ๐Ÿ“–
======================
๐Ÿก Baituna: bit.do/rumahquranstan
๐Ÿ‘ฅ Fb: Rumah Quran STAN
๐ŸŒ Web: rumahquranstan.com
๐Ÿ“ท IG : stanruqun_
๐Ÿ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi


komentar | | Baca...

4 Hari Memorable Moment (+Foto Terbaik Tahfidz Camp Akhir 2019)


Tahfidz Camp adalah kegiatan paling menguras energi manajemen dan peserta. Tapi, di luar itu, ia adalah agenda yang paling membuat kami semua terkesan, berkenang, dan membuat rindu bila ia terlewatkan. 

Bagi Manajemen RQ STAN, 
persiapannya bisa menguras waktu dari nyaris sebulan sebelumnya. 
✅ Minta izin masjid (Alhamdulillah selama ini, masjid slalu mengizinkan, bahkan ketika ada agenda tabrakan dgn walimah atau kajian sekalipun, tetap mengizinkan). Baarakallah, semoga Allah berkahi pengurusnya, juga para donatur2nya yang beberapa asetnya dimanfaatkan oleh peserta TC ini.
✅ Mengumpulkan musyrif/ah: bagaimana agar setiap 1 sesi setoran ada setidaknya 5 musyrif/ah, ternyata belum dipenuhi seutuhnya. Qadarullah ada yang tiba-tiba sakit, dll. Tapi, secara umum, musyrif/ah begitu antusias. Terbukti jelang tahfidz camp, melihat jadwal yang masih bolong-bolong, banyak yang menambah jadwal. Baarakallah untuk para musyrif/ah yang sdh menyempatkan waktu.


✅ Mengumpulkan peserta: bagaimana agar peserta tidak kelebihan, tidak juga kesedikitan. Mengingat santri RQ total capai 100. Hampir mustahil bila manajemen mengumpulkan semuanya dalam 1 kali TC, kapasitas masjid tentunya belum sanggup. Kalaupun ke villa, belum cukup biaya akomodasi kesana.
✅ Paling melelahkan adalah ketika pelaksanaan yaitu mengawal 4 hari 3 malam mabit. Ada yang ambil cuti, ada yang gantian jaga anak demi membersamai santri, ada yang sepulang kantor langsung mampir memantau santri. Bahkan di waktu QL, bagaimana membangunkan santri satu-satu agar bangun lebih awal. Membangunkan,,, ia kadang bertentangan dengan rasa kasihan. Tapi, demi target menghafal, yaa, harus tega.
✅ Yang juga kadang kasihan, ada peserta yang sakit namun memaksakan ikut TC. Manajemen tidak melarang. Namun, kami hanya bisa membantu, misalnya memberikan ruang lebih fleksibel, jaket lebih tebal, juga kalau lagi kumat, yaa ke dokter sebentar. Maa syaa Allah, semuanya semangat dalam kondisi apapun dan bagaimanapun. 
✅ Kadang dalam hati kecil kami manajemen RQ, sedikit tergelitik dengan pertanyaan retoris sekalian renungan kami sendiri: "Kok kalian mau sih, diasingkan ke mesjid. 4 hari tanpa HP. Jauh dari hingar-bingar duniawi. Dikekang suruh ngafal. Anak milenial macam apa kalian ini?" ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
✅ Tapi ketika melihat daftar registrasi santri, dimana peserta TC trend nya slalu naik dari tahun-tahun sebelumnya, kami jadi merasa perlu menyemangati diri. Ini ada 80 pemuda yang berharap ditempa dengan menghafal Quran secara maraton, 80 pemuda harapan negeri, 80 pemuda yang akan menjadi pewaris masa depan bangsa, kelak calon birokrat di segala penjuru unit dan daerah. (tercatat 46 akhwat + 34 ikhwan, termasuk 2 peserta eksternal santri RQ). Barakallah untuk seluruh peserta :)
✅ Disitulah kadang manajemen slalu berupaya utk mengawal ini semua. Walaupun kalau dihitung di atas kertas, wallahu a'lam apakah dana manajemen RQ STAN cukup hingga pertengahan tahun 2020 nanti? ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… *malahcurhat


Bagi Santri RQ STAN,
Selain tergambar dari antusiasme mereka di registrasi sebelumnya, sesi testimoni pasca tahfidz camp pun bisa memberi gambaran. Ikhwan yang diwakili Anggit Kuncoro menyampaikan bahwa ini adalah sebuah kegiatan yang membuka wawasan, membuat benchmarking baru dalam hidup, bangun sebelum Subuh, makan teratur, shalat di awal waktu terus-menerus, luar biasa. Akhwat yang diwakili Rauzhatul Makfirah juga menyampaikan kesan positif, bahkan ingin sekali ditambah waktunya. Maa syaa Allah mereka adalah orang-orang yang bisa merasakan nikmat berada lama-lama di masjid, berlama-lama bersama Quran. Alhamdulillah...

Berikut selengkapnya versi non-lisan untuk Kesan dan testimoni peserta:
  • Luar biasa, membuat pola hidup semakin teratur dan benar2 merasakan ketenangan dan kehikmatan, semakin termotivasi dalam menghafal quran
  • Seru! Rasanya kek kembali lagi ke pondok
  • Sangat berkesan
  • terjaga dalam ketaatan. Alhamdulillah semakin sadar untuk terus menjaga hafalan Al quran.
  • Luar biasa.
  • Kegiatan TC ini benar-benar membuat santrinya selalu dekat dengan Al-Qur'an, 
  • Pertama Kali ikut kegiatan seperti ini. Rasanya senang sekali bertemu dengan teman2 penghafal Al Quran. 
  • Jadi bisa fokus menghafal. Keren. 
  • Masyaallah, luar biasa acaranya. Ukhuwah lebih terasa untuk senantiasa menghafal, saling memberi semangat dll.
  • Sadar kalau pencapaian selama ini bukan apa apa jika dibandingkan dengan teman yang lain
  • Hasil Lebih baik dari Tahfidz Camp sebelumnya
  • Salah saya sendiri sedang sakit jadi kurang bisa full fokus di TC kali ini, tapi yang penting tetap dapat hafalan baru
  • Acaranya Bagus untuk mengisi bagian dari libur dengan menjaga hafalan atau ziyadah hafalan. Kedepannya semoga menjadi lebih baik lagi dan menjadi penyemangat santri maupun santriwati RQ STAN dalam berinteraksi dengan Al Quran
  • Dengan program ini saya jadi lebih terpacu untuk menghafal Al-Qur'an karena lingkungannya yg mendukung.
  • Mendapat waktu yang lebih untuk lebih dekat dengan al quran dan menemukan kebahagiaan bersama al Quran 
  • Lupa sejenak dengan urusan dunia, lebih punya banyak waktu dengan Al Qur'an dibanding hari biasa
  • Alhamdulillah lancar ingin ikut lagi, berkesan
  • Tahfidz camp terakhir saya di program Diploma Reguler. Sangat berkesan karena Alhamdulillah kali ini Allah izinkan saya bisa merasakan nikmatnya menambah hafalan baru. Pertama lancar setoran rasanya luar biasa senang. mencoba untuk senantiasa bersyukur. Di hari hari akhir baper melanda. Luarbiasa parah sampai saya mimpi buruk. Setelah kajian siang ini akhirnya saya tau, selama berjalannya setoran kemarin saya tidak menjaga kebersihan hati saya. Semoga Allah SWT menjaga kami (para santri RQ STAN) senantiasa dekat dengan Al Qur'an dan menjaga hafalan kami. Semoga kami bisa mewarisi akhlak Al Qur'an. Amiin
  • Saya punya benchmark baru tentang menghafal Al-Quran
  • Kereen, bisa jadi ladang fastabiqul khairat
  • Luar biasa
  • Alhamdulillah dengan adanya tahfidz camp, murajaah dan ziyadah Al-Quran jadi lebih aktif dan menambah motivasi untuk lebih berinteraksi dengan Al-Quran
  • Trima kashi manajemen dan musyrif/ah, akhirnya pesan mamak saia buat menjaga makan di sini terlaksana dengan baik, terus bisa nambah hafalan yang wic is baideweiy suda lama sekali tida saia laksanakan! Terus acara motivasinya jughak keren sekali uhuhuhu
  • Bagi pemula seperti saya, tahfidz camp ini memberi banyak hal positif kepada saya: dekat dengan Alquran sepanjang hari, ketiduran bersama Alquran, selalu terjaga dengan wudhu, jauh dari hal-hal duniawi, dan alhamdulillah untuk penghafal pemula seperti saya yang bisa memulai menghafal ini merupakan nikmat yang sangat luar biasa. Saya adalah orang yang tidak bisa lepas dari ponsel. Namun, program ini memaksa saya untuk jauh dari ponsel dan saya mendapatkan ketenangan yang luar biasa. Terima kasih, RQ STAN.
  • Luar biasaa Masya Allah
  • Alhamdulillaah, bisa merecharge kembali semangat dan motivasi untuk menghafal alquran
  • alhamdulillah
  • Saya sungguh seneng banget bisa ikut kegiatan sekeren ini.. bener bener kita fastabiqul Khoirot disini, ga pegang hape itu ternyata seru juga ya.. bener bener tenang dan ga ada beban. Seru pokoknya.. busa ketemu temen-temen yang baik baik banget. Orang orang sekeren musyrif musyrifah.. iya sih awalnya ngerasa tertekan harus selesai target, tapi ternyata lama lama itu nikmat setelah niat nya bener. Aku jadi belajar banyak hal disini. Kenal berbagai macam karakter orang. TERIMAKASIH RQ STAN.. gasabar tahfidz camp part 2 hehehe^^
  • Masyaallah bisa memfokuskan diri dalam membersamai Al-Qur'an menambah semangat tambah hafalan dan semangat dalam murojaah 
  • "Alhamdulillah bisa bergabung di acara tahfidz camp tahun ini dan ternyata acaranya memang sebagus kata orang-orang, masyaa allah. Baru pertama kali ini punya waktu yg banyak banget bersama al-quran dan rasanya nyaman.. kadang pas lihat teman yang semangat menghafalnya membara, jadi teguran buat diri sendiri yang masih sering lalai. Hal yang paling susah dilupakan yaitu melewati hari-hari tanpa hape, benar-benar berat di awal.
  • Semoga menjadi keberkahan sendiri bagi pihak penyelenggara dan pendukung acara tahfidz camp, aamiin. Allahu akbar!"
  • Program tahfidz camp membuat saya menjadi lebih semangat untuk menghafal Al-Quran, mendapat pelajaran dan motivasi dari teman2, serta mempererat ukhuwah antar cabang RQ
  • Sangat bermanfaat, benar benar sarana tempat melatih diri yang sangat baik. Tapi qadarullah satu hari harus terlewat akibat sakit yg tidak bisa di kompromikan.. tapi untuk keseluruhan banyak pelajaran yang bisa diambil
  • "Alhamdulillah, TC kali ini menjadi kegiatan yang paling berkesan menjelang akhir tahun, diberi kesempatan untuk bisa berkumpul dengan pejuang Quran lainnya semakin menambah semangat menghafal dan murojaah.
  • Berinteraksi dengan teman-teman yang masyaAllah menginpirasi."
  • Alhamdulillah luar biasa
  • Bisa menambah semangat dan mengevaluasi diri sendiri
  • Alhamdulillah dengan adanya tahfidz camp hafalan kita yang terutama menjadi dan bertambah drastis dan juga dengan adanya olahraga bersama tentunya sangat membantu sekali untuk refreshing setelah banyakmya hafalan yang telah dihafalkan, yng akan menjadikan kita menjadi lebih terbuka lagi pikirannya agar hafalan menjadi lebih mudah masuk lagi
  • Masya Allah tabarakallah, Alhamdulillah bisa ikut TC untuk kedua kalinya. Bagi saya TC selalu meninggalkan kesan positif sesudahnya, terlebih untuk periode saat ini. Saya sangat terkesan, selain melihat progres yang sangat pesat dari santriwatianya, dimana untuk periode ini santriwati lebih semangat dalam menghafal dan menyetorkan hafalannya, kemudian musyrifah yang sangat beragam sehingga antrian tidak sepanjang dulu hehe, serta pelayanan yang diberikan oleh RQ dalam kegiatan TC ini selalu luar biasa. Terutama untuk pembicara dalam kajian tadi, masya Allah benar-benar memotivasi dalam menjadi penghafal qur'an sebenar-benarnya lillahita'ala.Terimakasih banyak semua manajemen, panitia, dan musyrif/musyrifah. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan dalam kehidupan antum semua.
  • Alhamdulillaah, bersyukur sekali bisa menjadi org yg dipilih Allah untuk melanjutkan estafet penjaga firman-Nya. Lagi lagi Alhamdulillaah karena bersyukur bisa dipertemukan dengan orang orang yang punya satu misi untuk memberikan yang terbaik di akhirat nanti. Terimakasih untuk RQ yang telah memfasilitasi niat saya untuk menjadi penghafal Qur'an. Jujur, disini saya sangat merasakan bahwa ketika keseharian dekat dgn Al-Qur'an, dekat dengan Allah, tanpa gadget, dibangunkan tahajjud, Dhuha bareng, makan bareng, dan banyak lainnya yang insyaAllah memories itu akan menjadi unforgottable moment, saya bisa merasakan"hati yang tenang" itu. Disini pula saya merasakan bahwa ketika di tengah2 merasa down, banyak teman2 yang menjadi supporting system saya ketika TC, serta musyrifah2 yang sangat baik dan sabar dalam mendengarkan hafalan yang masih gagap ini. Semoga Allah berikan kesehatan untuk semua para musyrif/ah RQ dan makin banyak lagi teman2 di luar sana mengikuti jejak ini. 
  • Sangat2 memotivasi. Apalagi waktu kajian nya
  • Memperkuat Ukhuwah, dapat lebih kenal dekat dengan sesama santri.
  • Alhamdulillah terima kasih sudah diadakan kegiatan Tahfidz Camp di liburan akhir tahun ini yang membuat waktu libur saya lebih bermakna. Melalui kegiatan ini alhamdulilah bisa meningkatkan semangat membersamai Al-Qur'an yang sebelumnya sempat turun dan memperbaiki kualitas shalat dengan shalat berjamaah di awal waktu. Semoga kedisiplinan di saat Tahfidz Camp bisa terus berlanjut, baik disiplin dalam shalat fardhu, shalat tahajud, shalat Dhuha, waktu istirahat/makan, dll. 
  • MasyaaAllah tabarakallah, saya salut dg antusiasme baik dari peserta maupun panitia karena agenda seperti inilah yg seharusnya dibutuhkan bagi mhs yg futur utk meningkatkan keimanan sekaligus memanfaatkan momen liburan utk membersamai Al Qur'an. Sy baru pertama kali mengikuti camp khusus utk menghafal Al Qur'an, dan pastinya, sy masih agak kaget dibawa utk berlari kencang. Namun alhamdulillah, hal ini membuat sy termotivasi utk terus mencintai Al Qur'an. Momen paling berkesan dalam agenda Tahfidz Camp tahun ini adalah saat saya berhasil menyetorkan dgn lancar ke musyrifah--walaupun tidak banyak namun berhasil membuat saya semakin dan semakin percaya diri, sebab, ya, Al Qur'an itu mudah. Terlebih ketika Ustadz Rizal menyampaikan kajiannya, entah bagaimana semua perkataan beliau membekas dlm jiwa saya. Semoga sy mampu istiqomah hingga akhir nanti, aamiin
  • Alhamdulillah melalui tahfidz camp bisa membersamai al-quran jauh lebih lama dari hari biasa, menambah motivasi untuk terus menambah hafalan. 
  • Belajar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya
  • Alhamdulillah, selama tahfidz camp bisa lebih fokus menghafal, jadi kembali semangat, kembali terpacu untuk fastabiqul khoirot, hati menjadi tenang, kebersamaan dengan teman2 juga lebih terasa, saling menyemangati, saling menyimak hafalan, saling mengingatkan, masyaAllah, semoga kebaikan selama tahfidz camp bisa terbawa untuk ke depannya. Selain itu, jadwal menjadi lebih teratur (tidur, tahajud, al-matsurat, makan). Di akhir tahfidz camp, ada kajian yang sangat mengena ke dalam diri, pengingat untuk terus menjaga amanah Allah dan terus memperbaiki diri, mencerminkan akhlak qur'ani, alhamdulillah, bersyukur dengan adanya pengingat ini, yang menyadarkan diri setelah futur dan larut dengan hal yang melalaikan, bersyukur dengan adanya tahfidz camp ini, dengan menjadi bagian rumah qur'an stan, alhamdulillah. Jazakumullah khoiron untuk semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program ini.
  • Pertamanya ikut tahfidz Camp, dan bersyukur bangeeet dipertemukan dengan orang-orang yang semangat berlomba dalam kebaikan. Alhamdulillah, jadi pengen ikut lagi :")
  • Luar biasa. Kegiatan yang produktif dan bermanfaat untuk mengisi liburan. Bisa nge-charge semangat kebaikan dan terus menghafal juga☺
  • Terimakasih tahfidz camp sudah membuat hidup saya memiliki 4 hari yang sangat berharga :)
  • Berhasil menjauhkan hal-hal duniawi dari santrinya, musyrifnya cukup banyak sehingga antrian tidak terlalu panjang, ada sesi buka hp sehingga tetap bisa memantau hal-hal yg penting, dan letak masjid yg jauh dari tempat tinggal membuat lebih fokus.
  • luar biasa saya sebagai seseorang yang tidak pernah ikut tahfidz camp, sangat berpengaruh tahfidz camp ini terhadap saya. dengan semangat mengejar kebaikan nya luar biasa dari teman2
  • Luar biasa. Kegiatan yang produktif dan bermanfaat untuk mengisi liburan. Bisa nge-charge semangat kebaikan dan terus menghafal juga☺
  • Menambah semangat dan motivasi hafidz 30 juz
Pasca tahfidz camp di luar masjid annur

kajian mabit arridho yang mayoritas hadirinnya adalah peserta tahfidz camp RQ STAN

Allahummarhamnaa bil Qur’aan
Allahummaj’alnaa wa ahlinaa min ahlil Qur’aan.

๐Ÿ“– Rumah Quran STAN ๐Ÿ“–
======================
๐Ÿก Baituna: bit.do/rumahquranstan
๐Ÿ‘ฅ Fb: Rumah Quran STAN
๐ŸŒ Web: rumahquranstan.com
๐Ÿ“ท IG : stanruqun_
๐Ÿ’Œ gg.gg/infoDonasiRQSTAN

#RumahQuran #RumahQuranStan #RuqunStan #YukNgaji #YukDonasi
komentar | | Baca...
 
Tentang Kami | Kontak Kami | Privacy policy | Term of use | Ingin Berdonasi? | Site map
Copyright Ruqun STAN© 2015. Rumah Qur'an STAN . All Rights Reserved.
Design Template by klik di sini |